Dikenal ada beberapa primbon perjodohan sebagai rambu - rambu atau pertanda dalam memilih pasangan hidup bagi laki - laki dan perempuan dewasa yang didasarkan atas dasar wewarigan.
Jodoh Berdasarkan Atas Gabungan Neptu Panca Wara Dan Sapta Wara
Perhitungan dengan cara gabungan atau jumlah neptu ( urip ) dari Panca Wara dan Sapta Wara terhadap sepasang laki - laki dan perempuan ini dibagi menjadi 5. Masing - masing menunjukkan pengaruh kuat yang ditimbulkan dari perjodohan.
-
Bagian pertama : SRI, berarti rumah tangga beroleh rezeki
-
Bagian kedua : DANA, berarti rumah tangga dengan keadaan keuangan baik
-
Bagian ketiga : LARA berarti anggota rumah tangga dalam kesusahan atau kesakitan
-
Bagian empat : PATI berarti kesengsaran, mungkin bisa menemui kematian atau kehilangan rezeki
-
Habis dibagi : LUNGGUH, berarti akan mendapatkan kedudukan.
Berdasarkan Jumlah Seluruh Neptu Dibagi Empat
Jumlah neptu Pancawara dan Sapta Wara lanang sesuai dengan jumlah dari Panca Wara dan Sapta Wara Wadon, kemudian dibagi 4, dan sisanya adalah menunjukkan pengaruh yang ditimbulkan dari perjodohan sebagai berikut :
-
Sisa 1 disebut GENTO berarti jarang anak
-
Sisa 2 disebut PATI berarti banyak anak
-
Sisa 3 disebut SUGIH berarti banyak rezeki
-
Habis dibagi disebut PUNGGEL berarti kehilangan rezeki, cerai atau mati
Sebagai kelanjutan dari jenjang perjodohan yang berhasil dilakukan oleh para orangtua dengan memperhatikan beberapa pertimbangan tersulit dari tersebut di atas, sudah tentu diharapkan akan berlanjut kepada sebuah jenjang perkawinan. Perkawinan yang dimaksud adalah perkawinan yang sah baik itu secara agama maupun secara hukum.
Secara agama, sebuah perkawinan adalah sakral. Sehingga dalam pelaksanaannya, masing - masing pelaku perlu memilih hari yang bagus karena akan memberikan pengaruh baik dalam keharmonisan rumah tangga.
Berikut ini akan diuraikan beberapa dewasa ayu atau hari baik untuk melakukan upacara manusa yadnya ( pewiwahan ).
1. Mertha Yoga : upacara dalam ajaran agama Hindu yang bertujuan untuk manusa yadnya. Yang termasuk ke dalam mertha yoga yaitu : soma keliwon landep, soma umanis taulu, soma wage medangsia, soma umanis medangkungan, soma paing menail, soma pon ugu, dan soma wage dukut.
2. Baik buruknya sapta wara untuk melakukan upacara pewiwahan.
-
Minggu : sangat buruk, sering terjadi pertengkaran, dapat berakibat pertengkaran
-
Senin : baik dimana bisa mendapat keselamatan dan kesenangan
-
Selasa : buruk, suka berbantah, masing - masing tidak mau mengalah
-
Kamis : baik, hidup rukun, senang dan disenangi orang
-
Jumat : baik, tentram sentosa, tak kurang sandang pangan
-
Sabtu : sangat buruk, senantiasa dalam kesusahan.
Demikianlah beberapa gambaran tentang perjodohan sempurna terhadap sepasang kekasih yang terjadi dalam hari - hari tertentu apabila dihitung berdasaran sistem wewaran Bali.
Semoga bermanfaat !
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.