article

Enaknya Makan Lontong Campur Glenmore Di Pasar Tradisional, Kota Banjarmasin

Enaknya Makan Lontong Campur Glenmore Di Pasar Tradisional, Kota Banjarmasin

Apakah anda pernah berkunjung ke Kota Banyuwangi ?

Salah satu kawasan wisata bernama Glenmore adalah cukup populer di mata wisatawan domestik karena tidak hanya unik dari sisi seni dan budaya tetapi sesuai dengan namanya yang terdengar asing dan kebarat - baratan diantara 24 kecamatan lain yang ada di Kota Banyuwangi, kecamatan yang merupakan area perkebunan dan memiliki kuliner unik seperti yang banyak anda temui di Kota Banjarmasin. Salah satu yang menarik perhatian adalah lontong campur glenmore, sesuai dengan namanya, penjual makanan ini jumlahnya tidak banyak, hanya beberapa orang saja di pasar - pasar tradisional yang berada di Kota Banjarmasin seperti halnya di Kota Banyuwangi, terdapat sebuah desa kecil dikenal sebagai Desa Glenmore dengan pasar tradisionalnya bernama Pasar Glenmore. Ya, inilah salah satu makanan yang membuat anda kangen untuk melancong ke Kota Banyuwangi buat liburan. Makanan ini selalu tersedia jika Idul Fitri tiba, dimana para penjual lontong ini adalah menjadi tujuan favorit dari kaum perantauan buat menikmatinya.

Di waktu pagi hari, ada sejumlah penjual di pasar - pasar tradisional di Kota Banjarmasin yang siap melayani pembeli hingga siang hari yaitu sekitar pukul 10.00. Sedangkan di waktu malam hari, hanya ada beberapa penjual di pinggir jalan raya yang berlokasi di sekitar Masjid Sultan Suriansyah, merupakan masjid bersejarah yang ada di kota ini. Pada awalnya makanan ini hanya dijual oleh warga perantauan dari Madura, tetapi lambat laun campur menjadi kuliner khas Kota Banjarmasin yang jarang ditemukan di kawasan lain sekitar Pulau Kalimantan.

ads

Makanan ini terdiri dari potongan lontong dan mi putih yang disiram dengan memakai sambal kacang tanah dan kuah merah yang beraroma khas rempah - rempah seperti cengkeh. Potongan daging yang digunakan adalah sapi muda melengkapi kudapan untuk menu sarapan pagi ini dengan rasa kuah yang gurih karena kaldu sapi di dalamnya. Kuah campur dibuat dari berbagai macam rempah - rempah seperti cengkeh, pala, kayu manis dan yang lainnya. Kuah berwarna kemerah - merahan dicampur dengan dengan mi putih untuk bahan pelengkap bakso, lalu diberi irisan berupa daging sapi, dan dihidangkan dengan krupuk ikan, rasanya akan membuat yang pernah mencicipi sajian ini selalu ingin terus mencobanya.

Rata - rata yang membeli lontong ini adalah kelompok wanita dewasa yang suka makan makanan pedas sehingga tingkat kepedasan pada warung - warung angkringan tersebut disesuaikan dengan selera pembeli. Rasa gurih dan panasnya kuah lontong menyebabkan makanan ini cocok dikudap pada waktu pagi dan di malam hari, terutama dengan rasa pedas yang menyengat ketika sedang musim hujan. Akan lebih sedap lagi apabila ditambah kerupuk ikan atau kerupuk bawang putih seperti kerupuk puli yang dicocol dengan sambal petis.

Kuliner yang unik ini merupakan warisan secara turun - temurun, terutama di lingkungan warga perantauan dari Madura. Meskipun pada awal mereka berada di Kota Banjarmasin adalah mewariskan usaha dari para pendahulu mereka secara turun - temurun, kini penjual lontong campur glenmore tidak terbatas pada keturunan saja. Sudah mulai banyak yang berjualan lontong campur glenmore, bahkan tak jarang pada musim - musim tertentu muncul penjual lontong campur glenmore dadakan. Misalnya, dua atau tiga minggu setelah Lebaran Idul Fitri, banyak penjual dadakan muncul karena warga Glenmore di perantuan Kota Banjarmasin biasanya kembali ke kota dan kangen dengan makanan khas desa mereka di Madura.

Harga seporsi lontong ini adalah satu piring terdiri dari empat hingga lima potong lontong, yang disiram sambal kacang dan kuah merah dari sop daging sapi, tidak lebih dari Rp 5.000,-

Meskipun lontong campur glenmore pada jaman dulu hanya dinikmati oleh masyarakat etnis China di Madura, akan tetapi saat ini etnis lain yang tinggal di Kota Banjarmasin sudah familiar dengan masakan ini, bahkan beberapa wisatawan asing yang suka berkunjung ke Banjarmasin ingin mencoba mencicipi lontong campur glenmore ini. Mereka bilang bahwa sajian ini adalah unique and very delecious.

Jika anda ingin menikmati sepiring lontong campur glenmore, karena kuliner ini merupakan khas Kota Banjarmasin sehingga tidak akan mudah anda jumpai di daerah lainnya, maka anda bisa meluangkan waktu buat liburan ke Kota Banjarmasin. Atau bagi yang tinggal di luar Pulau Kalimantan, datang saja ke ke Kota Glenmore di Banyuwangi. Lokasi Glenmore adalah di sekitar kawasan Pasar Tradisional Glenmore terletak diantara Jember dan Banyuwangi, sambil anda menikmati kesejukan kawasan perkebunan sayur dan buah - buahan terbesar di Pulau Jawa yang mengelilingi Kota Glenmore.

Semoga anda suka !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads