Ada cukup banyak orang yang berkeluh kesah dimana tubuhnya pada waktu malam hari kerap mengalami kondisi buruk yaitu suka berkeringat ketika tidur malam, padahal udara di luar rumah adalah sedang tidak panas tetapi anda justru merasa kegerahan. Banyak cara yang dapat anda lakukan guna mengatasinya sehingga anda tidak akan merasa khawatir dengan kondisi ini. Kekhawatiran anda sebenarnya merupakan sikap yang biasa dan anda pasti pernah merasakan khawatir seandainya menderita suatu penyakit yang menyebabkan tubuh mudah berkeringat di malam hari.
Perlu diingat bahwa jika anda berkeringat karena kondisi kamar tidur yang panas atau anda suka memakai selimut yang tebal, maka hal ini adalah wajar dan normal.
Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang berkeringat di malam hari yang berlebihan dan biasanya berupa keringat dingin yang bisa membasahi pakaian dan seprai, meskipun lingkungan atau udara di sekitar kamar sedang tidak panas. Beberapa kondisi atau penyakit yang mungkin disebabkan oleh keringat saat anda tidur malam adalah:
Hiperhidrosis idiopatik. Kondisi ini adalah suatu kondisi berkepanjangan yang menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak keringat tanpa penyebab medis yang bisa anda ketahui.
Gangguan hormon. Berkeringat di malam hari bisa dihubungkan dengan sejumlah gangguan hormon, antara lain pheochromocytoma, sindrom karsinoid, serta hipertiroidisme.
Kanker. Beberapa jenis penyakit kanker menyebabkan gejala - gejala awal berupa keringat berlebihan di malam hari. Jenis kanker yang dapat memicu keringat berlebihan adalah limfoma (salah satu jenis kanker darah). Selain berkeringat, penderita kanker juga sering mengalami demam dan penurunan berat badan yang pada awalnya tidak diketahui penyebabnya.
Kondisi neurologis. Sejumlah kondisi neurologis seperti dysreflexia otonom, syringomyelia paska trauma, stroke, serta neuropati otonom adalah dapat menyebabkan meningkatnya produksi keringat dan bisa menimbulkan keringat keluar secara berlebihan di malam hari. Akan tetapi, hal ini jarang terjadi.
Hipoglikemia. Gula darah yang rendah bisa menjadi penyebab berkeringat saat tidur malam. Pasien diabetes yang memakai insulin atau obat diabetes oral adalah besar kemungkinan pernah mengalami kondisi hipoglikemia pada malam hari dengan ditandai berkeringat berlebihan.
Obat - obatan. Mengonsumsi obat - obatan jenis tertentu diduga bisa menyebabkan berkeringat saat tidur malam. Jenis obat yang paling ampuh menyebabkan sakit jantung ialah antidepresan. Selain itu, obat penurun demam seperti aspirin dan asetaminofen (parasetamol) juga kadang - kadang bisa menjadi penyebabnya.
Infeksi. Salah satu jenis infeksi yang umum menyebabkan berkeringat di malam hari adalah Tuberkulosis atau TBC. Jenis infeksi lainnya antara lain endokarditis ( radang katup jantung ), osteomyelitis ( radang pada tulang ), abses, serta HIV juga menjadi penyebab berkeringat saat tidur malam.
Menopause. Biasanya berkeringat disertai dengan hot flash pada wanita yang sedang mengalami menopause. Kondisi ini merupakan penyebab utama berkeringat di malam hari yang kerap dialami oleh wanita berusia 40 tahun ke atas.
Karena beragam penyebab berkeringat saat anda tidur malam tersebut di atas, maka untuk memastikan apakah sebenarnya penyebab yang ada di dalam diri anda, perlu dipastikan dengan pemeriksaan secara medis dan menyeluruh.
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.