Sejak jaman dulu, di kota wisata Oaxaca, Meksiko merupakan sebuah daerah penghasil jagung terbaik dan terbesar di Meksiko. Tak mengherankan jika banyak ditemukan kudapan ringan berbahan dasar dari tepung jagung yang mudah ditemukan di kafe - kafe gaul atau resto - resto mewah pada beberapa kawasan wisata disana. Salah satunya yang populer adalah bernama temale.
Berwisata kuliner ke Meksiko akan terasa lebih lengkap jika anda bisa meluangkan sedikit waktu buat mencicipi sajian khusus orang Meksiko bernama temale. Kudapan tradisional ini dibuat dari bahan dasar tepung jagung yang di dalamnya dicampur dengan daging ayam, daging babi, sayuran, keju, lalu dibungkus dengan kulit dari jagung atau daun pisang. Temale sangat mudah ditemukan di luar rumah yaitu merupakan camilan ringan yang biasa dijajakan dengan model stand angkringan dari rumah ke rumah di Meksiko.
Menciptakan kreasi terbaru terhadap masakan khas Mexico yang satu ini, yang perlu anda ketahui adalah seharusnya temale itu dibuat dengan memakai klobot jagung tapi karena di luar negeri sangat susah menemukannya, maka mereka biasa memakai daun pisang sebagai alternatif. Sebelum digunakan, daun - daun pisang tersebut dibersihkan terlebih dahulu, dilap sampai kering, lalu dipanaskan di atas api kecil hingga daun - daunnya agak lentur. Nah, apabila anda ingin mencoba membuat roti ini di rumah karena tidak mempunyai banyak waktu untuk berlibur ke Meksiko, kami bisa membantu dengan menyajikan resep praktis membuat roti temale Meksiko ala orang Indonesia, simak caranya di bawah ini :
Bahan - bahan yang harus disediakan adalah :
Langkah awal adalah membuat adonan temale : sediakan 400 gram tepung maizena. 1 sdt garam, 1 sdt baking powder, 50 ml minyak zaitun, dan 300 ml air kaldu jamur.
Langkah  kedua adalah membuat isian temale : 3 buah jamur portobello, potong kotak     - kotak. 1 buah paprika merah, potong kotak - kotak. 2 sdm saus salsa, 3 siung bawang putih cincang, 1 butir bawang bombay cincang, 1 sdt garam, 1 sdt merica hitam bubuk, 1 sdt kaldu jamur, dan 2 sdm minyak goreng.
Langkah ketiga adalah menyediakan pembungkus dari daun pisang secukupnya.
Langkah - langkah yang harus dilakukan adalah :
Buat adonan tamale : campur tepung maizena, garam dan baking powder dalam mangkuk besar. Masukkan minyak zaitun, aduk hingga rata, lalu tuangkan air kaldu jamur sedikit demi sedikit sambil adonan diuleni hingga tercampur rata. Tutup adonan dengan plastik dan diamkan selama 30 menit.
Buat adonan isi tamale : panaskan minyak goreng, tumis bawang bombay cincang hingga agak layu selama 1 menit, masukkan bawang putih cincang, tumis hingga harum. Tambahkan paprika, tumis hingga paprika mulai lunak, tambahkan potongan jamur, masukkan saus salsa, garam, merica dan kaldu jamur, aduk rata. Masak hingga jamur dan paprika matang, lalu angkat.
Siapkan daun pisang yang telah dipanaskan, tambahkan adonan sebanyak 2 sendok makan, tambahkan isi temale di atasnya, lipat daun pisang dengan rapi, ulangi hingga adonan habis. Kukus tamale selama 60 menit hingga matang. Angkat.
Cara penyajian adalah buka daun pisang, lalu sajikan tamale dengan saus salsa di piring saji. Nikmat disantap bersama dengan kopi atau teh.
Temale adalah kudapan yang sudah dikenal sejak jaman Maya kuno, sekitar 250 tahun sebelum masehi. Pada waktu itu tamale merupakan bekal yang selalu dibawa oleh masyarakat Meksiko ketika mereka akan pergi berburu, piknik bahkan berperang. Kudapan ini dipilih karena cara membuatnya yang mudah dan tahan lama.
Nah, jika anda berniat liburan ke Meksiko ketika musim liburan menjelang sekitar bulan Juni dan Juli, jangan lupa untuk mencicipi kudapan ini yang dengan mudah dapat anda jumpai di setiap sudut kota. Tamale sering disajikan pada saat acara - acara khusus seperti hari Natal, tahun baru, hari memperingati Orang Mati, acara Las Posadas dan hari kemerdekaan. Masyarakat Meksiko menyajikannya dengan ditemani oleh sup babat dan bubur jagung yang gurih.
Selamat mencoba !
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.