Asam Jawa merupakan bumbu masak yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, kecantikan dan pengobatan tradisional. Manfaat asam Jawa sebagai tanaman herbal telah lama dikenal. Orang tua sering memanfaatkan buahnya untuk mengobati sariawan, luka, eksim dan mengatasi gigitan serangga. Sementara daun dari pohon asam digunakan untuk mengobati demam.
Seperti yang sudah dijelaskan, asam Jawa dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal untuk mencegah beberapa jenis penyakit. Bagian yang digunakan adalah buah dan daunnya.
Berikut ini adalah ramuan tradisional asam Jawa untuk diaplikasikan sebagai obat tradisional.
1. Mengobati Eksim
Eksim sering juga disebut eksema atau dermatitis. Penyakit ini suka menyerang jaringan kulit sehingga kulit akan melepuh dan mengeluarkan nanah. Pada umumnya menyerang anak - anak yang kurang memperdulikan kesehatan kulit. Asam Jawa membantu menyembuhkan.
Ambil segenggam asam Jawa, umbi temulawak dan gula aren secukupnya. Semua bahan ditumbuk lalu direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring lalu minum. Lakukan pengobatan ini sebanyak dua hari sekali.
Untuk pengobatan luar, siapkan 1 genggam daun asam Jawa yang masih muda dan rimpang kunyit sebesar ibu jari. Kedua bahan tersebut ditumbuk hingga menjadi halus, lalu ditempelkan atau dibalurkan pada kulit yang sakit.
2. Mengobati Disentri
Disentri berasal dari bahasa Yunani yang berarti gangguan usus. Gejalanya adalah berupa perut mulas, buang air besar terkadang disertai darah dan lendir. Penyebabnya adalah bakteri dan amoeba. Bisa diobati dengan memakai ramuan tradisional asam Jawa.
Caranya, haluskan 5 gram asam kawak, 10 gram kunyit dan 10 gram temulawak. Tambahkan secangkir air panas kemudian aduk hingga tercampur rata. Saring dan ambil airnya, lalu tambahkan 1 sendok makan madu murni. Aduk hingga rata untuk diminum sekaligus pada pagi hari.
3. Obat Penyakit Difteri
Difteri adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphtheriae. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari mulut dan hidung, serta tubuh sangat lemah. Di masa lalu, penyakit ini bisa merenggut ribuan nyawa. Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu medis penyakit ini semakin maju, dapat diatasi dengan ramuan tradisional asam Jawa.
Caranya, sediakan 5 gram lobak, 5 gram bawang merah, 5 gram kencur, dan 10 gram daun pepaya muda. Semua bahan ditumbuk atau diblender hingga halus. Tambahkan asam Jawa, lalu seduh dengan segelas air panas. Ramuan tersebut dipakai untuk berkumur hingga ke tenggorokan. Lakukan 3 kali sehari.
4. Mengatasi Demam Setelah Nifas
Nifas adalah darah yang keluar dari rahim setelah melahirkan, ada beberapa wanita yang rentan mengalami demam. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan ramuan tradisional berikut ini.
Sediakan satu jari asam kawak ( asam yang sudah diolah, berwarna hitam ) dan gula aren secukupnya. Kemudian asam dan gula aren diseduh dengan satu gelas air panas. Setelah agak hangat, airnya diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini sebanyak dua kali sehari.
5. Menurunkan Demam Bayi
Jika bayi anda mengalami demam, jangan panik atau hindari mmberikan obat yang mengandung antibiotik karena akan menimbulkan efek buruk pada sistem kekebalan tubuhnya. Buatlah ramuan tradisional untuk menegah demam bayi berikut ini.
Ambil asam kawak dan kunyit masing - masing sebesar ibu jari, 5 lembar daun melati muda, dan dua tangkai daun bawang. Semua bahan ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada ubun - ubun bayi, biarkan hingga kering. Ini merupakan resep turun temurun dari nenek moyang yang sudah terbukti keampuhan khasiatnya.
6. Menurunkan Kolesterol
Penderita kolesterol harus bisa menjaga gaya hidup dan pola makan. Banyak pantangannya. Nah, ramuan tradisional berikut ini bisa membantu anda menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Ambil 200 gram daun asam Jawa, kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan 200 ml atau segelas air panas. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 3 kali sehari.
Semoga bermanfaat !
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.