Dari kota Paris, sebuah kisah cinta bergulir, seperti setiap tempat punya cerita. Dan inilah sepotong kisah cinta yang kami kirimkan dari Paris dengan prangko yang berbau harum.
Cerita ini menggambarkan tentang makna sebuah pertemuan karena takdir, antara seorang gadis belia bernama Ellita dan seorang laki - laki dewasa bernama Charles. Terlepas dari hal - hal menarik yang dia temukan di diri laki – laki itu, Charles menyimpan misteri, seperti mengapa dia mengajak aku bertemu di Bastille yang jelas - jelas adalah bekas penjara, pukul 12 malam pula !? Dan mengapa laki - laki itu sangat hobi mendatangi tempat - tempat seperti pemakaman Père Lachaise yang konon berhantu ?Â
Kami bertemu di kolam renang hotel Parc du Soleil kota Keukenhof Belanda berdekatan dengan pantai Noordwijks, berkenalan dan cepat menjadi akrab satu dengan yang lainnya. Apalagi keindahan taman hotel sangat mendukung, seperti kolam renang milik keluarga superstar Hugh Hefner dari majalah Playboy. Menakjubkan karena tema kolam renangnya sangat simpel, seperti goa – goa dari batu berusia sangat tua di tengah hutan belantara. Desainnya unik dimana para pengunjung bisa merasakan liarnya kehidupan manusia purbakala di dalam goa sebagai rumah tinggal mereka, wow !
Charles adalah seorang laki – laki yang sangat tampan berasal dari keluarga bangsawan Skotlandia namun lahir dan dibesarkan di kota Paris. Dia memiliki sebuah rumah sangat mewah di pusat kota, tinggal bersama kedua orangtuanya, beberapa housemate dan pekerja taman. Rumah Charles lebih menyerupai kastil berhantu daripada sebuah rumah mewah milik para bangsawan pada umumnya di kota Paris. Charles suka hal – hal berbau mistis, ketika pertama kali aku melangkahkan kaki ini memasuki halaman rumah, tampak hijau rumput Jepang menutupi beberapa petak lahan kosong yang sangat luas, bunga warna – warni terlihat rapi pada titik – titik tertentu sudut taman seperti sekelompok bunga bleeding heart berbentuk hati dan berwarna merah muda pucat, putih, atau ada yang berwarna merah darah. Ada bunga anggrek lebah, anggrek bebek terbang, sekelompok bunga lembah, lily of the valley, anggrek pria telanjang, anggrek lady, anggrek merpati, dan si cantik bunga alien.
Masuk lebih dalam ke ruang keluarga, suasana semakin mencekam, tergantung lukisan – lukisan tua di sepanjang dinding yang kokoh, perabot rumah tangga yang klasik, dan sebuah ruangan perpustakaan pribadi dimana terdapat ribuan koleksi buku – buku unik dari mahakarya penulis terkenal dunia, ada Phantom Of The Opera, The Crocodile In The Sewers, dan buku The Werewolf Of Paris.Â
Adakah sesuatu yang disembunyikan oleh Charles, karena kedua orangtua Charles dan beberapa pelayan dapur menunjukkan sikap serupa saat berkenalan denganku ?
Buku diary tua !
Pada halaman terakhir tertulis untaian kalimat yang membuat aku benar – benar terkejut : “ I start making my life with you, I fall madly in love as Romeo and Juliet, everything seems beautiful. Seems as if we will be together for ever. I fly so high, failing the stars, leaving the birds singing and smile, than I say I’ll shout, I’m so happy. “ Pemakaman Père Lachaise, kota Paris, tempat paling berhantu di kota ini adalah peristirahatan terakhir Lady Ibrahim, first love Charles ketika mereka bersama – sama kuliah di salah satu universitas terbaik, kota Paris. Ternyata cerita ini yang disembunyikan oleh dia namun tak kuasa membendung hasrat untuk mengajak aku melihat kehidupan Charles di masa lalu, sangat bahagia meskipun ending mereka tak seindah kisah paling romantis di dunia, Romeo and Juliet.
Our neighbor, … lembar demi lembar diary tua ini aku baca hingga aku menyadari bahwa dia adalah seorang laki – laki yang sangat baik hati.
Adalah Ira Aira anak bungsu dari keluarga Ibrahim, pengusaha tailor yang galak dan keras. Berbeda dengan si sulung yang selalu patuh, sejak kecil Ira tetap berusaha mematuhi peraturan atau larangan sang ayah meskipun dengan sedikit penyesuaian di sana - sini demi tetap mendapatkan yang ia mau. Larangan sang ayah ditujukan pada kecintaan Ira erat kaitannya dengan hal – hal bermotif mistis, perkawanannya dengan teman lelaki hingga hobi menari.Â
Bagaimana Ira menjalani hidup dengan semua kungkungan dan larangan sang ayah ? Dapatkah akhirnya Ira menari sesuai dengan musik pengiring yang diingininya sendiri atau berakhir dengan setitik rasa iba seperti para Lady bangsawan keluarga terhormat Le Manoir dari kota Paris, Perancis ?Â
Di atas kapal pesiar Mesir, geliat tari perut Belly Dance dari negeri seribu satu malam bintang, Turki.
Charles dan penonton lainnya asyik memandang Aira mengenakan pakaian minim sebagai kostum umum seorang penari Belly Dance, sangat cantik dan sexy dengan kulit putih mulus, di puncak acara show up, menari sangat gemulai dengan meliukkan perutnya diiringi irama keras musik – musik dari negeri timur tengah yang dimainkan oleh sekelompok pemain musik Mesir di sebelah kanan sudut panggung, menghipnotis puluhan penonton selama berpuluh – puluh menit, dimana Aira terlihat begitu bergairah. Hebat !Â
Kisah cinta Charles dan Ira Aira Ibrahim menyebar secepat cahaya pelangi di atas langit kota Paris. Mereka rajin berkunjung ke gereja, berdoa semoga kisah cinta ini menjadi kenyataan, dimana sepasang merpati akan berlabuh di altar pernikahan sebagai suami istri. Keluarga Charles sangat bahagia, mereka mengadakan sebuah pesta tunangan yang mengundang puluhan tamu istimewa dari keluarga besar kedua orangtua Charles, kolega dan beberapa tetangga mereka termasuk kedua orang tua Aira, meskipun sebenarnya Ayah Aira kurang menyetujui hubungan tersebut karena masalah sangat umum, rivals bad business competition, mereka adalah bertetangga dan sama – sama dari latarbelakang keluarga bangsawan Eropa kaya – raya.
Adalah 7 penyihir hebat datang membantu keluarga Charles untuk memberikan doa – doa bagi calon sang mempelai, hingga jam berdentang sepuluh kali tepat tengah malam, keenam penyihir hebat sudah memberikan beberapa untai doa, menunggu penyihir ketujuh membacakan sebait doa – doa pujian kepada Allah, tiba – tiba badai menerjang panggung digelarnya pesta tunangan kedua keluarga bangsawan tersebut. Seorang penyihir jahat tak dikenal muncul dari atas langit, sangat murka dan marah lalu menembak dada Aira hingga tersungkur di atas lantai, bersimbah darah lalu tak sadarkan diri. Â
Peyihir ketujuh hanya bisa menolong Charles selamat dari amukan penyihir jahat kerajaan langit, sementara Putri Aira akhirnya tidur abadi dalam pelukan Allah, tidak mampu menghindar kutukan seorang penyihir jahat dan dalam usia yang sangat belia, beliau disemayamkan di pemakaman Père Lachaise, kota Paris.Â
Sejak saat itu, kota Paris berubah menjadi sebuah kota yang benar – benar mencekam, seperti yang terjadi di kota London, kisah penyihir jahat dan senang membunuh tanpa motivasi, Jack The Ripper. Suka wara – wiri di tengah malam buta pada lorong – lorong sempit dan miskin di distrik Whitechapel, sudut paling kumuh kota Paris.
“ Maybe my love is not lucky, I feel so lost at the moment because I know that I really gave all my heart to make this relationships happy forever ? I have been lucky to fall in love twice … hoping so strong. As I make a silly question and there's some cause to no definite need answer but I feel lucky, at least I’ve experienced with true love in a hole of my life. I'm just wondering, to be alone for the rest of my eyes (like life is a self pitying that some sound run out from my feel). Has anyone been happily to fill my place with a beautiful love ? “
Setelah kematian putri tunggal keluarga Ibrahim, Ira Aira Ibrahim, hubungan kedua belah pihak yang sempat berseteru kecil menjadi membaik. Charles kembali ke kehidupan lamanya, bergaul dengan puluhan gadis – gadis manis, beberapa keluarga kerajaan tetangga memberi dia setumpuk hadiah menarik untuk welas asih dan kebaikan hati, dan pelayan – pelayan handal di dalam rumah mewahnya bekerja sangat rajin dan penuh pengabdian hingga suatu hari di musim semi yang sangat indah, Charles berkenalan dengan seorang gadis Belanda bernama Ellite, adalah aku yang diam – diam mencuri buku diary tua, tempat Charles mencatat kenangan – kenangan indah bersama yang terkasih, Aira, seorang gadis Perancis yang sangat anggun dan cantik jelita.
“ Apakah anda tidak mengajak saya jalan – jalan ke pemakaman Père Lachaise untuk melihat hantu – hantu Madam Inggris berhias di depan kaca ajaib mereka atau menikmati happy halloween pumpkin di kastil Bastille ? “ Charles hanya tersenyum, sangat lembut.
Sementara buku diary tua milik dia tetap aku simpan, masih banyak kisah – kisah romantis dari kehidupan mereka berdua di masa lalu belum sempat aku baca, aku menargetkan akhir tahun ini tuntas membacanya lalu akan aku kembalikan ke perpustakaan pribadi milik keluarga Charles.
“ Trick or treat ? “ Aku mencium pipi kiri Charles. Setiap tanggal 31 Oktober, kami selalu merayakan hari penuh kejutan ini, semua senang bergabung di dalamnya, anak – anak, remaja, dewasa hingga para oma dan opa, laki – laki atau perempuan, golongan kaya – raya, para bangsawan, Sir Arthur atau Lady hingga rakyat jelata. Kami berlomba menyiapkan kantong – kantong cantik penuh dengan aneka permen seperti permen kiloan semacam permen cokelat susu dan karamel snicker, twix, bounty, atau mars miniature. Permen dari teh hijau perpaduan jeruk lemon dan daun mint semacam mini cubic green tea, checkers green tea, permen – permen mahal dari Eropa seperti bola – bola cokelat beryl’s mix almond, beryl’s white almond, beryl’s sesame grey almond, matcha (green tea) almond, dan tiramisu milk almond. Ritter minis cube milk and yoghurt, cokelat toblerone, choco heart, cadbury heart, M & M chocolate dan aneka permen lainnya kesukaan anak – anak.      Â
Pada jaman dahulu dimana penghuni bumi hidup berdampingan dengan para penghuni dunia dongeng, kurcaci, peri, elf, pangeran laut, putri langit dan yang lainnya, mereka menciptakan sebuah hari penuh kejutan untuk ajang hiburan rakyat, adalah hari Halloween diciptakan oleh para penyihir baik hati dari bangsa Celtic. Mereka beranggapan bahwa tanggal 31 Oktober merupakan hari kesenangan bagi para arwah jahat, mereka dengan usil datang ke dunia manusia dan kadang – kadang merusak atau mencuri hasil panen para petani di desa – desa terpencil dari pemukiman penduduk. Mereka menampakkan wujudnya seperti badut yang mengenakan kostum aneh dan seram, keliling desa untuk menakut – nakuti keluarga petani terutama anak – anak mereka sehingga mau berteman dengan arwah jahat tersebut. Â
Pada hari selanjutnya, tanggal 1 November, muncullah roh – roh baik hati setelah malam sebelumnya, yaitu pada tanggal 31 Oktober beberapa arwah jahat dan usil jalan – jalan ke negeri manusia, mereka pada umumnya bereinkarnasi menjadi beberapa binatang yang lucu dan senang membantu manusia terutama anak – anak kecil. Dibeberapa negara Eropa, hari datangnya arwah orang – orang yang sudah meninggal atau arwah keluarga yang telah meninggal, adalah peri – peri baik hati dimana penduduk bumi yang masih hidup akan dengan senang hati membukakan pintu bagi mereka, karena mereka dipercaya mampu menyingkirkan benda – benda tajam yang membahayakan kehidupan anak – anak manusia, juga pemberian permen kepada para peserta pesta Halloween berfungsi mengarahkan arwah - arwah jahat dan terluka menjadi baik hati.Â
Hubungan kami kian hari semakin dekat, Charles memberikan banyak perhatian kepada Ellite, sehingga gadis cantik tersebut luluh oleh kebaikan hatinya dan seraut wajah yang sangat kalem. Charles jatuh cinta kepadanya sejak pertama kali mereka berjumpa dan kenalan di kota sejuta taman bunga, Keukonhof, Belanda. Namun baru kali ini dia berhasil mendapatkan hati Ellite. Semua keluarga Charles, pelayan – pelayan rumah mewah mereka sampai kepada para pekerja taman dan ladang milik keluarga kaya – raya Charles merasa setuju dan bahagia, memberkati rencana pernikahan mereka yang akan berlangsung nanti, ketika musim salju mulai turun.
The end !
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.