article

Kilas Balik Pergerakan Forex Tahun 2015 dan Prediksi Tahun 2016

Kilas Balik Pergerakan Forex Tahun 2015 dan Prediksi Tahun 2016

Pada tahun 2015 yang sebentar lagi akan kita lewati ini banyak sekali pergerakan forex dipengaruhi oleh isu naiknya suku bunga Amerika dan perlambatan ekonomi Cina serta devaluasi mata uang Cina akibat masalah pada bursa saham Cina di Shanghai. Isu naiknya suku bunga Amerika beberapa kali menguatkan Dolar AS terhadap mata uang lainnya di tengah beberapa kali ketidakjelasan Janet Yellen akan menaikkan suku bunga Amerika atau tidak hingga akhirnya suku bunga Amerika tersebut benar-benar dirilis naik pada tanggal 16 desember 2015 waktu Amerika, atau 17 Desember 2015 dini hari waktu Indonesia Bagian Barat dari 0.25% menjadi 0.50%. Keterpurukan bursa saham di Shanghai Cina juga mempengaruhi bursa-bursa saham dunia lainnya ikut anjlok dan juga melemahkan mata uang lainnya dikarenakan Cina merupakan negara ekonomi terbesar kedua di dunia yang sangat mempengaruhi perekonomian negara-negara lainnya karena ketergantungan ekonomi mereka terhadap Cina sebagai sasaran ekspor mereka yang besar. Hal ini kembali diperparah Devaluasi Yuan sebagai upaya Cina untuk memperbaiki ekonominya yang sempat jatuh akibat masalah di Bursa saham Shanghai tersebut.

 

Menjelang tahun berganti dari tahun 2015 ke tahun 2016, perlambatan ekonomi global dan penurunan beberapa mata uangnya, selain karena masalah perlambatan ekonomi Cina dan Masalah di bursa saham Cina yang akhirnya memaksa Cina mendevaluasi mata uangnya dan karena isu kenaikan suku bunga Amerika yang akhirnya benar-benar terealisasi naik di bulan Desember ini, juga karena turunnya harga minyak di pasaran dunia akibat OPEC tidak bersedia mengurangi produksinya di tengah permintaan minyak dunia yang menurun akibat menurunnya ekonomi global sehingga pemakaian bahan bahar minyak untuk keperluan industri dan yang lainnya berkurang. Ketidak tersediaan OPEC mengurangi produksi membuat pasokan minyak mentah dunia di pasaran melimpah akibat berkurangnya permintaan terutama dari Cina. Inilah yang menjatuhkan harga minyak dunia terhadap Dolar AS. Jatuhnya harga minyak bumi ini semakin memperkuat dominasi Dolar Amerika selain terhadap minyak, juga terhadap mata uang lainnya.

ads

 

Bagaimana Prediksi Atas Pergerakan Forex Tahun 2016 ?

 

Prediksi di tahun 2016 mengenai Forex masih dipengaruhi oleh penguatan Dolar AS terlebih lagi dengan prediksi akan semakin melemahnya harga minyak bumi terhadap dolar AS karena OPEC memproyeksikan bahwa permintaan minyak dunia masih akan alami penurunan terhadap dolar AS hingga tahun 2020 dan OPEC sendiri akan meningkatkan produksi minyak mentahnya hingga 1.7 juta barrel / hari dari produksi tahun lalu. Salah satu yang akan meningkatkan produksinya adalah Iran.

 

Akibat hal ini adalah beberapa mata uang juga akan terimbas penguatan dolar AS terhadap minyak bumi di tahun 2016 yang diprediksi akan mencapai harga terendahnya di $30.00 bahkan melewati tahun 2016, penguatan dolar AS terhadap minyak dapat mencapai level $20.60 sedangkan dolar Index diprediksi dapat mencapai level $104.83  pada tahun 2016 dari level 98.15.

 

Pergerakan mata uang dunia di tahun 2016 antara lain :

 

– Usdjpy diprediksi masih teruskan pelemahan ke level 118.08 hingga level 116.00 pada bolinger bawah 5 dan 11 monthly. Jika tidak tembus level-level tersebut tidak tembus, maka diprediksi usdjpy akan kembali naik menuju level 124.70 pada bolinger atas 11 Monthly hingga level tertingginya di tahun 2015 di level 125.86.

 

– AUDUSD diprediksi akan kembali meneruskan trend pelemahannya menuju level 0.6755 pada bolinger bawah 20 Monthly jika koreksi naiknya tidak menembus resistennya di level 0.7500. Tapi jika tembus level 0.7500, maka Audusd akan terus naik ke level 0.7740 pada MA 20 monthly. Seiring dengan perlambatan ekonomi Cina yang masih terjadi, maka Aussie diprediksi masih melemah.

 

– GBPUSD diprediksi masih akan turun menuju bolinger bawah 20 monthly di level 1.4355 jika tembus level 1.4745 pada bolinger bawah 5 dan 11 Monthly. Selain karena masalah penguatan dolar AS, pelemahan Gbpusd ini diprediksi karena survey di Inggris yang menyatakan bahwa masyarakat Inggris yang menyatakan ingin keluar dari Uni Eropa semakin meningkat, padahal jika keluar dari Uni Eropa, ekonomi Inggris diprediksi akan terpuruk.

 

– EURUSD diprediksi masih akan bergerak stabil di kisaran antara level 1.0530 pada bolinger bawah 5 monthly hingga level 1.1440 pada bolinger atas 5 dan 11 monthly. Namun jika dampak penguatan dolar AS ini cukup kuat, dan eurusd menembus supportnya di level 1.0530, maka eurusd akan terus melemah hingga level 1.0210 pada posisi tertinggi Juli 2002.

 

Demikian proyeksi kami tim forexsimpro mengenai pergerakan forex di tahun 2016.

 

http://forexsimpro.com/kilas-balik-pergerakan-forex-tahun-2015-dan-prediksi-tahun-2016/

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads