review

Sony Xperia Tablet S, Tablet Premium dengan Fitur Mewah

Sony Xperia Tablet S, Tablet Premium dengan Fitur Mewah

Tablet tampaknya masih menjadi salah satu gadget yang digemari masyarakat saat ini. Kesempatan ini tidak dilewatkan begitu saja oleh Sony. Sony sebagai salah satu vendor tersohor di dunia sejak lama, meluncurkan Sony Xperia Tablet S sebagai salah satu produk Andalannya, dibanderol dengan harga yang lumayan terjangkau dengan spesifikasi menarik, menjadikan tablet ini sebagai salah satu tablet yang paling ditunggu. Penasaran? Ayo kita simak ulasannya berikut ini.

Desain

Bila masih ingat pengampilan Sony Tablet S, saudara mudanya ini tampak jauh lebih tipis. Itu karena “bantalan” di belakang tabletnya sekarang lebih kecil. Bagian depan sepenuhnya ditutupi kaca. Tepat di tengah. Tak ada panel sentuh di sekeliling layar. Layar kapasitif terasa responsif, dan dukung 10 titik sentuh. Mampu menampilkan warna-warna alami, objek tampak solid dengan detil tajam.

Tak begitu silau di bawah terik matahari, Brightness layar bisa disetel otomatis menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Bagian belakang tablet terkesa dibagi tas “bantalan” dan bodi. Di bagian “bantalan”, permukaan mengilap dengan tekstur titik halus. Sementara selebihnya berpermukaan doff khas perak.

Ber-default lima jendela, homescreen Sony Xperia Tablet S dibubuhi banyak pintasan aplikasi khas Sony. Sony menanamkan banyak aplikasi, antara lain AccuWeather, Clip Note, Evernote Widget, File Transfer, Movie Studio, Remote Control, Office Suite, dan Zinio. Juga aplikasi khasnya sendiri, seperti Desk clock, Album, Movies, Media Remote, Play Music, Reader by Sony, Socialife, Sony Select, Walkman, WiFi Checker, sampai Xperia Link.

Apliaksi Google yang jarang dijadikan pra-install pun cukup banyak yang dimasukkan, seperti Chrome, Drive, dan Translate Xperia tablet S bisa langsung mengenali pengaturan internet operator yang dipasang. Kalau pun tidak, penyetelannya mudah dilakukan. Sayangnya disini tak bisa Tethering, apalagi dijadikan Portable Hotspot.

Meski Sony punya suite, tapi kami tak menemukannya dalam storage. Ketika tablet terhubung ke komputer lewat kabel, tak ada permintaan instalasi suite. Pun ketika di komputer sudah ada PC Companion, tak bisa mendeteksi.

Performa

Xperia Tablet S berbekal Android 4.0 yang dikombinasi prosesor Nvidia Tegra 3 Mobile 1.4GHz quad-core, serta RAM 1 GB. Ada tiga pilihan storage, yaitu 16 GB, 32 GB, dan 64 GB. Dan storage masih bisa bertambah lagi dengan kartu SD.

Uniknya, Sony masih mempertahankan kartu SD. Sebab mayoritas tablet sudah beralih ke microSD yang berkapasitas dan kecepatannya sudah sama saja dengan SD. Meski fungsinya sama (menyimpan data). Bagian belakang bodi relatif tetap dingin setelah dihajar bermain game HD satu jam non-stop. Meski ada slot SIM, tak ada fungsi telepon maupun SMS di tablet ini. Jadi, jaringan seluler sepenuhnya digunakan untuk koneksi data.

Tak ada FM Radio, seperti produk Sony lainnya, Xperia Tablet S Andalkan Walkman sebagai palyer musik. Meski begitu, jika kita punya klip video lagu, akan diputar di player video. Di Walkman ada Play on device untuk streaming ke perangkat lain, dan Visualizer untuk latar.

Untuk kualitas Audio, dibenamkan ClearAudio+, serta Sound enhancement yang terdiri dari Equalizer (12 opsi, termasuk Off, Custom, dan 2 User-defined), Clear Phase, xLOUD, dan S-Force Front Surround sound. Suara yang keluar dari speaker maupun earphone terdengar penuh dan jernih, meski volume disetel maksimal.

Kamera

Tak ada tombol kamera. Cara cepat mengaktifkan kamera adalah lewat ikon kamera di lockscreen. Prosesnya relatif cepat, kurang dari 4 detik. Pengoprasian kamera lewat shutter sentuh. Kamera Xperia Tablet S lumayan tinggi, yaitu 8 MP HD autofocus atau kamera utama dan 1 MP HD untuk kamera depan. Tak tampak flash. Ada tiga moda pengambilan gambar, yaitu Camera, Camcorder, dan Panorama. Perpindahan antar moda mudah dilakukan dari slider di sisi kiri jendela.

Tampilan jendela pengamat pun terasa unik dengan hadirnya bar preview berbingkai ala film negatif di sisi bawah. Pada moda Camera di kamera utama ada Picture size ( 5 opsi, maksimal 3248x2432), Zoom (maksimal 8x), Store location, Exposure, White balance (5 opsi), Scene mode (6 opsi), dan Focus mode (4 opsi). Di kamera depan hanya ada Picture Size (2 opsi, maksimal 1280x800) dan Store location.

Sementara moda camcorder di kamera utama ada Video quality (4 opsi, maksimal High), Exposure, White balance (5 opsi), dan Time lapse interval (8 opsi). Di kamera depan hanya ada Video quality (3 opsi, maksimal High) dan Time lapse interval (8 opsi). Kamera depan tak khusus untuk video call; tapi memang bisa dipakai untuk itu dengan tambahan aplikasi pihak ketiga. Untuk ukuran tablet, hasil foto dan video tergolong solid dan natural.

Kesimpulan

Penampilan cantik dan performa ciamik memang menarik hati. Sayangnya, masih banyak layanan Sony yang belum berfungsi di Indonesia. Namun, untuk Anda para pencinta sejati merk Sony, tablet ini bisa menjadi pilihan utama. Tablet ini dibanderol 5.8 juta untuk 16GB, 6.8 juta untuk 32GB, dan 7.8 juta untuk 64GB. [IRW]

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads