Desain, Layar dan Kamera
Nokia Asha 210 ini memiliki desain yang kompak dan bertubuh ramping serta memiliki estetika minimalis yang cukup dengan Lumia. Di dalam handset ini tertanam port jack 3.5 mm untuk headset dan port micro-USB untuk pengisian, dan sebuah slot di sebelah kiri ponsel ini untuk opsional SIM kedua. Handset ini memiliki konstruksi polikarbonat dan bentuk yang tipis serta berat. Namun bahan polikarbonat ini akan terasa sangat halus ditangan, jadi akan memberikan pengalaman yang nyaman pada saat menggunakan perangkat ini. Asha 210 memiliki dimensi 4.39 x 2.36 x 0.46 inci dan memiliki berat sebesar 99.7 gram yang tergolong ringan di tangan. Peramgkat ini hadir dalam empat warna, yang diantara lain putih, cyan, magenta, dan hitam selain kuning yang menjadi andalannya. Di penampang bagian depannya, ponsel ini menyematkan layar QVGA sebesar 2.4 inci dengan resolusi sebesar 320x240-pixel.
Handphone Nokia Asha 210 ini memiliki layar yang disematkan di dalamnya sudah terhitung sebagai fitur yang wajar. Meskipun ponsel ini tidak memiliki kemampuan untuk menampilkan video dalam kualitas HD, namun ponsel ini masih memiliki kemampuan untuk menghasilkan ikon, teks yang jelas dan mudah untuk dibaca. Di bagian bawah layar ada dua tombol pilihan, dua tombol untuk membuat dan mengakhiri panggilan, navigasi tombol tengah dan tombol shortcut kamera yang bisa anda temukan di sisi sebelah kanan, dan hotkey di sebelah kiri yang akan meluncurkan layanan WhatsApp.
Empat baris jajaran lampu pada tombol QWERTY akan menyala ketika anda gunakan dan lampu ini disematkan kepada anda untuk memudahkan pada saat anda mengetik pesan atau menggunakan papan ketik ini untuk tujuan lainnya. Selain itu, anda juga akan dimudahkan untuk mengaktifkan kanal WiFi dengan cara mengklik dan tahan tombol spasi. Hal ini tentu akan sangat memudahkan anda para calon pengguna ketika anda akan mengkoneksikan perangkat anda dengan jaringan internet nirkabel yang tersedia di kawasan lingkungan anda. Untuk anda yang hobi atau gemar mengirimkan pesan singkat, atau chatting, maka anda harus sedikit bersabar menggunakan ponsel ini, pasalnya penataan papan ketik yang terlalu rapat akan menyulitkan anda pada saat anda mengetik pesan. Alhasil, anda akan mendapatkan satu dua kesalahan pada saat anda sedang mengetik pesan singkat.
Namun jangan berpikiran anda akan kecewa dengan ponsel ini, memang kesalahan dalam mengetik itu sangat menjengkelkan, namun tombol yang empuk yang disematkan di dalam deretan papan ketik ini sangat menyenangkan ketika ditekan, karena tombol ini sangat empuk dan halus. Setiap orang pasti akan menyukai tombol dengan struktur yang halus dan empuk, karena akan memberikan pengalaman yang berbeda ketika sedang menulis sebuah pesan. Di bagian belakang, anda akan menemukan lensa kamera berkekuatan 2 megapiksel yang tidak memiliki lampu flash namun memiliki kemampuan zooming hingga 4x. Tentu ini akan menjadi kekurangan dan deal breaker bagi para calon pengguna yang menggemari fotografi mobile.
Di bawah kameranya, anda akan menemukan sebuah grill speaker yang berukuran besar. Dengan bantuan indent yang kecil di bagian atas, lempengan bodi di bagian belakang ponsel ini nantinya akan sangat mudah untuk di lepas. Jika anda berhasil membukanya, maka anda akan menemukan slot kartu SIM utama, slot untuk kartu microSD dan slot untuk mengekspansi kartu memori yang mampu menampung kapasitas hingga 32 GB dan tentu saja baterai dari ponsel ini.
Fitur
Salah satu fitur menjual dari ponsel ini adalah bahwa Nokia Asha 210 mendorong konektivitas untuk jejaring sosial tertentu dan layanan pesan. Dengan menggunakan kanal Wi-Fi nya atau kemampuan 2G, pengguna dapat mengakses aplikasi ini dengan tombol shortcut dari WhatsApp itu. Untuk Eropa dan Amerika Latin, handset akan menampilkan tombol fisik untuk meluncurkan Facebook. Nokia Asha 210 di Cina akan memiliki Weibo, sebuah mobile messaging dan layanan micro-blogging, dan India, Timur Tengah, Afrika, dan sebagian Asia (lebih khusus, Indonesia, Singapura, dan Malaysia), akan mendapatkan WhatsApp. Perangkat ini didukung oleh baterai 1.110 mAh, yang memiliki kemampuan untuk menjaga ponsel ini tetap aktif hingga 12 jam dalam penggunaan untuk berbicara dan 24 hari dalam keadaan standby.
Harga
Di Amerika Serikat, perangkat ini dibanderol dengan harga $72 atau seharga 699 ribuan, tentunya harga perangkat ini sangatlah murah untuk ponsel yang berjalan di kelas basic. Tapi masih belum diketahui kapan perangkat ini akan terbang ke Indonesia. [PY]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.