review

Wacom Cintiq Companion Hybrid – Grafis Tablet yang Merangkap Menjadi Tablet Android

Wacom Cintiq Companion Hybrid – Grafis Tablet yang Merangkap Menjadi Tablet Android

Namun, ketika anda melihat Wacom Cintiq Companion Hybrid, mungkin anda akan berpikir dua kali. Jika dibandingkan dengan saudaranya yang menjalankan sistem operasi Windows di dalamnya, Wacom Cintiq Companion Hybrid justru menjalankan sistem operasi Android dan membungkus chip Tegra 4 untuk membantu Anda menyelesaikan tugas anda di manapun anda berada. Tentu saja, ketika ditambatkan ke laptop atau mesin desktop, anda bisa menggunakannya sebagai grafis tablet untuk menyelesaikan tugas desain grafis anda. dengan gerakan multitouch. Para pekerja kreatif tentu sudah hafal dengan harga yang dibanderol oleh Wacom, dan pertanyaan sesungguhnya adalah apakah kemampuan untuk menggunakannya sebagai perangkat Mobile dalam hal ini tablet Android bernilai premi lebih tinggi? Dengan stablemate yang mampu menjalankan versi penuh dari Photoshop, Wacom Cintiq Companion Hybrid adalah investasi dari sebuah pen tablet grafis yang memukau. Atau apakah lebih baik membayar lebih untuk Companion Cintiq dengan sistem operasi Windows di dalamnya?

 

Hardware

Perbedaan antara Cintiq Companion Hybrid dan Cintiq 13HD benar-benar tidak bisa dilihat secara kasat mata. Kecuali jika anda melihat di sisi kanan dari tablet ini dan anda akan menemukan sebuah kamera sebesar 2 megapiksel, sementara di bagian depan, anda akan menemukan ExpressKeys dan Rocker Ring di sisi kiri. Di sisi kananya, anda juga akan menemukan micro-HDMI, microSD reader, headphone/mic Jack dan 3-in-1 connector agar bisa dikoneksikan dengan komputer.  Perangkat ini memiliki dimensi sebesar 375 x 248 x 16 mm dan berat yang mencapai 1,7kg. Jika anda bandingkan dengan tablet Android lainnya, maka anda menemukan perbedaan yang sangat signifikan. Dan perlu diingat, ini adalah perangkat hybrid yang memang tidak hanya membawa sistem operasi Android saja di dalamnya. Bobot ekstra tentu dapat dikaitkan dengan set fitur yang ditanamkannya meskipun nantinya akan terasa berat ketika anda masukkan ke dalam ransel anda.

 

Layar

Perangkat ini membawa layar seluas 13.3 inci yang membawa panel TFT LCD (IPS) yang beresolusi sebesar 1,920 x 1,080. Layar ini digabungkan dengan bodi yang terbuat dari Matt eksterior yang menghasilkan sebuah perangkat kerja yang mengagumkan. Meskipun layar yang dibawanya ini tidak setajam seperti apa yang dibawa Apple dengan Retinanya, namun kerapatan piksel yang ditawarkan perangkat ini masih bisa memanjakan mata anda.

 

Setup dan penggunaan pen display

Wacom Cintiq Companion Hybrid membawa pengaturan yang sama seperti beberapa perangkat Wacom lainnya. Setelah anda hubungkan ke laptop atau desktop, maka  anda akan melihat sebuah wizard pada layar yang akan memandu Anda melalui kalibrasi kursor, mobile dan desktop setup dan instalasi driver. Dari sana, ketika memilih Wacom Center pada tablet dan desktop, maka ini akan memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi ExpressKeys, Rocker Ring dan menu radial sehingga Anda memiliki akses yang sangat mudah ke alat yang paling sering Anda gunakan. Dan Anda dapat mengatur setiap mode independen juga.

 

Software

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya,  Wacom Cintiq Companion Hybrid membawa sistem operasi Android yang lebih tepatnya adalah Android 4.2 Jelly Bean. Kabar baik di sini adalah, anda akan melihat tampilan Android yang benar-benar berbeda, terutama pada bagian dalam menunya. Dan sesuai dengan fungsinya, aplikasi yang ditanamkan di dalam tablet ini hanya dioptimalkan untuk penggunaan keperluan menggambar desain grafis. Android tidak menawarkan pilihan aplikasi untuk mengambil sebuah proyek dari awal sampai akhir.  Namun anda akan difasilitasi dengan program seperti Photoshop Touch dan Autodesk SketchBook Pro yang tentunya akan sangat berguna untuk menyelesaikan tugas grafis anda.

 

Performa dan baterai

Dengan prosesor quad-core Tegra 4 dan RAM sebesar 2GB, tablet ini mampu menjalankan setiap tugas yang anda lemparkan ke dalamnya. Dengan prosesor yang ditanamkannya, tablet ini juga mampu menjalankan sistem operasi Jelly Bean di dalamnya terutama untuk penggunaan sketching  dan lainnya.

Kesemua performa tersebut ditopang oleh baterai 7.4V Li-polymer yang mampu membawa tablet ini bertahan selama 11 jam.

 

Kamera

Selain memiliki kamera sekunder sebesar 2 megapiksel, perangkat ini juga ditanami dengan kamera utama yang memiliki kekuatan sebesar 8 megapiksel. Kamera yang ditanamkan pada perangkat ini mungkin tujuan utamanya tidak ditujukan kepada penggunaan fotografi, namun mungkin digunakan untuk tujuan mengabadikan momen visual yang menginspirasi kerja grafis anda.

 

Harga

Wacom Cintiq Companion Hybrid ditawarkan dengan dua harga yang berbeda. Untuk model 16GB, tablet ini dihargai dengan harga $1,499 atau sekitar Rp17 jutaan dan versi 32GB ditawarkan dengan harga $1,599 atau sekitar Rp19 jutaan jika dikonversikan dengan kurs rupiah terhadap dolar saat ini.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads