Setelah mengumumkan Kaveri, prosessor APU terbarunya, AMD pun berencana mengeluarkan generasi penerus dari prosessor Temash dan Kabini. Prosessor AMD APU ini dikenal sebagai prosesor yang hemat daya. Dan prosessor penerusnya nanti, diklaim AMD hadir dengan kemampuan yang lebih baik dan asupan daya yang lebih sedikit. Kode nama untuk prosessor tersebut bernama Beema dan Mullins.
Sebelum membicarakan kedua prosessor ini, simak terlebih dahulu penjelasan singkat tentang Kabini dan Temash.Seperti yang diketahui, Temash merupakan prosessor AMD APU Ultra-Low Power untuk perangkat tablet . Sementara itu, Kabini merupakan APU AMD yang performanya sedikit lebih tinggi dibandingkan Temash tetapi mengonsumsi daya yang sama rendahnya. Sedangkan Kabini lebih banyak digunakan untuk perangkat laptop meski prosessor ini pun dipakai juga pada perangkat Tablet.
Kedua prosessor AMD APU tersebut dalam waktu dekat akan segera digantikan. Beema akan menggantikan Kabini dan Mullins akan menggantikan Temash. Lalu detail apa yang ditawarkan oleh prosessor ini? Berikut dijelaskan hal-hal menarik tentang kedua prosessor AMD APU hemat daya ini.
Mengusung sistem SoC
Kedua prosessor AMD APU ini mengussung sistem yang sama dengan sistem yang diusung oleh Beema dan Mullins. Sistem tersebut biasa disebut SoC (system on a chip) atau bahasa sederhananya adalah sirkuit yang terintegrasi. SoC yang didukung oleh Beema dan Mullins sendiri sama seperti prosessornya sebelumnya yang mendukung 4 core didalamnya. Jenis prosesor yang digunakan pada Beema dan Mullins sendiri adalah core Puma.
Peningkatan Performa Dua Kali Lipat
Prosessor AMD APU terbaru ini memiliki performa dua kali lipat dibandingkan Temash dan Kabini. Hal tersebut diklaim oleh AMD yang menguji prosessornya dengan bencmark PCMark 8 Home dan 3DMark11.Tentu dengan kemampuan prosessor yang tergolong cepat ini memberikan alternartif kepada pengguna dalam memilih perangkat tablet atau laptop yang memiliki performa baik. Apalagi umumnya tablet dan laptop yang mengususng SoC AMD dibanderola dengan harga yang lebih murah
Daya yang Lebih Rendah
Seperti diungkap di awal paragraf, prosessor AMD APU ini mengusung prosessor APU yang hemat daya. Hal ini dapat terlihat dari TDP yang dimiliki oleh Beema dan Mullins. Jika pendahulunnya, Kabini memiliki TDP 15W-25W maka Beema memiliki TDP (thermal design power) sekitaran10W-25W. Yang menarik justru prosessor AMD APU Mullins. Prosessor ini mampu bekerja tanpa kipas pendingin, Bahkan TDP-nya lebih sedikit dibandingkan Beema. Dengan kenyataan seperti ini, tentu membuat membuat Mullins cocok digunakan sebagai dapur pacu untuk tablet, ultrabook , atau perangkat lainnya.
Dukungan Penuh Windows 8.1
Beema dan Mullins merupakan prosessor AMD APU yang didukung penuh oleh sistem operasi Windows. Hal ini terjadi karena terdapat kerjasama antara pihak AMD dan Microsoft. Salah satu fitur menarik dari kolaborasi ini diantaranya adalah AMD Wireless Display. Fitur ini pada dasarnya merupakan fitur yang mampu menjalakan sistem operasi Windows 8.1 dengan dukungan teknologi Miracast. Selain itu terdapat juga fitur Microsoft InstantGo yang membuat komputer menjadi semakin responsif.
Pada sisi performa, kedua prosessor AMD APU ini dijanjikan optimal dalam peningkatan performanya. Dengan menggunakan AMD, performa platform APU akan menjadi semakin cepat. Hal lain yang cukup baik adalah sensasi kenyamanan berinternet menggunakan peramban Internet Explorer 11. Ketika pengguna menggunakan peramban bawaand ari Microsoft ini, dukungan akselerasi WebGL akan dioptimalkan dengan grafis yang terdapat dalam APU.
Fitur Sekuriti ARM TrustZone
Salah satu keunggulan dari prosessor AMD APU Beema dan Mullins ini adalah dukungan sekuriti. Di dalam SoC-nya, AMD menyematkan prosessor ARM yang bertugas untuk melindungi sistem yang disebut ARM TrustZone. DI dalam ARM TrustZone ini, terdapat Trusted Execution Environment yang berguna melindungi sistem dari perangkan lunak yang berbahaya. Bisa dikatakan, Beema dan Mullins meruipakan prosessor AMD pertama dengan fitur ARM ini.
Simpulan
Prosessor AMD APU Beema dan Mullins merupakan prosessor yang perlu dinanti kehadirannya. Tentu dalam wujud perangkat tablet atau laptop. Selain karena kemampuannya yang baik, TDP yang kecil menjadikan prosessor ini bisa jadi pertimbangan ketika membeli sebuah perangkat. Apalagi tampaknya dua prosessor ini mendukung penggunaan dual channel memory yang tentunya akan semakin meningkatkan performa. Beema dan Mullins sendiri tampaknya bakal diluncurkan sebelum pertengahan tahun 2014. Namun kepastian ini baru bisa dipastikan pada awal tahun 2014 nanti. [HMN]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.