Laptop paling ringan saat ini memang dikuasai antara Macbook Air dari Apple dan Ultrabook yang merupakan platform standar dari Intel. Kedua jenis standar laptop ini jatuh pada angka bobot antara 1,08 kg – 1,8 kg. Lalu bagaimana jika ada yang lebih ringan dari angkat bobot itu? Jawabannya adalah laptop dari NEC, perusahaan multi-nasional di bidang teknologi informasi yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang.
Lewat produknya kali ini, NEC mencoba mendobrak tren laptop ringan yang berada di bawah 1 kg. Produk tersebut adalah LaVie Z LZ750/NS. Laptop tersebut diklaim sebagai laptop teringan. Selain ringan juga sangat tipis sehingga laptop ini sangat mudah dibawa kemana saja. Lalu seperti apa produk laptop paling ringan ini? Simak ulasannya berikut ini.
Desain dan Bobot
LaVie Z LZ750/NS tentu mengusung desain menampilkan desain yang elegan bahkan terkesan mewah layaknya notebook kelas atas. Laptop ini dibalut magnesium alloy yang membuatnya menjadi semakin super ringan. Bobotnya sendiri adalah 795 gram. Sebuah bobot berat yang belum pernah dilakukan produsen laptop lainnya. Tidak heran jika laptop ini bisa dikatakan sebagai laptop paling ringan.
Menggunakan casing super ringan magnesium alloy. Dan meskipun memiliki bobot yang ringan, bukan berarti notebook ini punya spesifikasi yang rendah. Bahkan notebook ini tidak kalah jika dibandingkan dengan laptop high end yang ada di pasaran.
Keyboard and Touchpad
Laptop paling ringan dari NEC ini sendiri hanya mengusung jenis keyboard standar yang umum dipapakai oleh vendor lain. Tidak ada tombol makro layaknya botebook gaming. Laptop ini sendiri terhitung sebagai ultrabook yang ditujukan untuk keperluan mobilitas tinggi sehingga tidak mungkin ditemukan tombol makro pada keyboard-nya. Untuk urusan touchpad, LaVie Z LZ750/NS hadir dengan tocuhpad yang terbilang nyaman.
Display
Laptop paling ringan ini mengusung lebar layar 13 inci. Tepatnya 13,3 inch. Meskipun hanya mengusung layar 13 inch, namun resolusi yang diusungnya cukup tinggi. LaVie Z LZ750/NS mengusung layar dengan resolusi 2560 x 1440 piksel.
Selain itu layarnya sendiri sudah mendulung teknologi layar sentuh dan merupakan layar khusus berteknologi IGZO yang dikembangkan oleh Sharp.
Performa
Jika menelisik prosessor yang diusung oleh laptop paling ringan ini, performa didalamnya tidaklah meragukan. NEC memercayakan dapur pacu milik Intel pada laptop LaVie Z LZ750/NS ini. Sepesifikasi detail prosessornya sendiri adalah Intel Core i7-4500U dengan kecepatan 1.8GHz.
RAM dan Graphics Performance
Untuk mendukung performa prosessornya, laptop paling ringan ini dibekali RAM sebesar 4 GB. Selain itu LaVie Z LZ750/NS ini juga telah didukung grafis dari Intel, yaitu Intel® High Definition Graphics 4000. Kombinasi ini tentu membuat performa laptop ini tegolong baik meskipun tidak mendukung games kelas berat. Lagipula laptop ini sendiri tidak ditujukan untuk gaming kelas atas. Jadi grafis RAM sudah mumpuni dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari bahkan desain sekalipun.
Kapasitas Penyimpanan dan Sistem Operasi
Notebook paling ringan ini memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 256GB dengan jenis penyimpanan SSD. Kapasitas penyimpanan ini tentu sangat baik jika dibandingkan HDD. Selain itu, didalam kapasitas penyimpanan ini berjalan sebuah sistem operasi terbaru dari Microsoft. Sistem operasi tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Windows 8.1
Battery Life
Catu daya pada notebook laptop paling ringan ini sangatalah baik. NEC sendiri mengklaim bahwa laptop LaVie Z LZ750/NS menggunakan baterai yang mammpu menyala hingga 9 jam. Tentu rentang waktu tersebut sangat lama. Tampaknya daya tahan baterai yang lama ini menjadi kelebihan sendiri dan semakin mengokohkan posisi laptop ini sebagai laptop portable yang sangat ringan.
Kesimpulan
LaVie Z LZ750/NS dari NEC ini merupakan perangkat laptop menarik. Laptop ini bisa jadi akan membuat Macbook Air dan Ultrabook lain merasa iri karena vendor semacam NEC mampu menghadirkan dan mendobrak standar.
Sebuah laptop paling ringan dengan spek premium adalah kombinasi menarik untuk dimiliki. Laptop ini sendiri akan beredar di pasaran Jepang pada bulan depan. Belum jelas apakah laptop paling ringan ini akan hadir di pasar global. Harganya sendiri belum diungkap oleh NEC, namun diperkirakan seharga ¥175,000 atau sekitar Rp 19 jutaan. [HMN]

Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.