review

Hands-On: Asus Padfone 2, Satu Perangkat Dua Kemampuan (Fitur dan Kamera)

Hands-On: Asus Padfone 2, Satu Perangkat Dua Kemampuan (Fitur dan Kamera)

Asus PadFone 2 berjalan dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich (ICS) dengan sedikit tambahan dari Asus. OS-nya memang sedikit tertinggal karena saat ini Android sudah KitKat walau belum ada perangkat secara resmi yang menggunakan OS ini. Tetapi Anda akan mendapat pengalaman menggunakan Android yang mewah di perangkat ini dan lagi pula, perangkat ini bisa di upgrade ke Jelly Bean. Asus menambahkan aplikasi seperti SuperNote, aplikasi note Android yang cukup lengkap. Ada juga Asus Story dan Asus Studio,. Asus Story sebenarnya sebuah galeri foto hanya saja di sini Anda bisa membuat foto landscape.

Uniknya, aplikasi ini membuat slidenya seperti sebuah album foto aslinya, Anda juga menulis cerita dan mengganti templatenya mengenai foto tersebut. Ada juga aplikasi Asus Studio untuk mengedit foto, App Backup untuk mem-backup aplikasi yang sudah Anda instal dan App Locker untuk mengunci aplikasi yang sudah Anda instal. Dan juga ada beberapa aplikasi tambahan lagi. Satu lagi yang tidak kalah penting pada Asus PadFone 2 adalah WebStorage, Anda diberi penyimpanan awan 50GB secara gratis.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ketika menyatukan handphone dan tablet begitu mulus, tidak seperti pendahulunya. Transisi tampilan dari handphone ke tablet tida ada gangguan sama sekali. Ditambah, Anda dapat memanfaatkan fitur yang disebut (DDS) Dynamic Display Switch yang memungkinkan aplikasi yang sedang dijalankan tidak tertutup ketika handphone disatukan ke tablet kecuali untuk game. Karena ketika Paseban coba menjalankan game Plant Vs Zombie, Air Hockey Pro 2 dan Dear Hunter 2014 di handphone dan menyatukannya dengan tablet game tersebut berhenti bekerja. Tetapi untuk semua aplikasi, DDS berjalan mulus dan juga resolusinya di optimalkan pada tablet. Sayangnya, pada perangkat ini tidak terdapat menu shortcut di lockscreen, padahal ini sangat membantu pengguna agar tidak selalu membuka tutup perangkat hanya untuk membaca atau menulis SMS misalnya.

Fitur lain yang cukup membantu adalah Instant Dictionary. Aplikasi ini bisa langsung menterjemahkan hanya dengan memberinya tanda saja. Ini seperti stabilo, Anda memberi tanda pada kata yang Anda tidak tahu artinya. Cukup swipe pada kata tersebut maka artinya akan muncul. Pilihan bahasa juga banyak dan Bahasa Indonesia termasuk didalamnya. Instan Dictionary bisa Anda aktifkan langsung dari ikonnya atau dari bar pemberitahuan (notifikasi).

Kamera

Perangkat ini memiliki kamera yang lumayan, 13 megapixel. Mampu menghasilkan gambar dengan resolusi 4128 X 3096 pixel. Kamera juga dilengkapi fitur auto fokus. Auto Focus yang disediakan di sini bisa kita tentukan titiknya, tinggal Anda tap saja di titik mana Anda ingin memfokuskan gambar. Bukan hanya fokus yang berubah, pencahayaan juga akan ikut berubah bila perbandingan cahaya dari titik yang ingin kita jadikan titik fokus berbeda. Namun, untuk ukuran handphone high-end dan 13 megapixel, hasil jepretan kamera PadFone 2 tidak terlalu bagus bila dibandingkan dengan kamera high-end handphone lain seperti Galaxy S4 atau iPhone 5. Yang tampak dilayar PadFone 2 ketika ingin memotret, seperti lebih tajam dari hasil jepretannya.

landscape

fokus ada di kiri objek

diluar ruangan yang cerah

di dalam ruangan yang terang

di dalam ruangan yang kurang cahaya/gelap

di dalam ruangan yang gelap/kurang cahaya tetapi menggunakan flash

Untungnya aplikasi bawaan PadFone 2 cukup bagus. Kita bisa menambahkan beberapa efek gambar agar lebih terlihat cantik. Memang tidak selengkap dan sebagus aplikasi Camera 360 tetapi, aplikasi bawaan suatu perangkat lebih bisa memaksimalkan fitur-fitur yang ada pada perangkatnya. Dia dibuat untuk melengkapi perangkat tersebut. Satu lagi yang mungkin Anda sukai adalah fitur Beutification. Foto ini akan memberi sedikit sentuhan yang membuat gambar close-up wajah Anda tambah cantik. Sebenarnya ada beberapa pilihan dalam mode ini seperti mata bersinar, muka cerah dan beberapa pilihan lainnya.

Video

PadFone 2 dengan kamera belakang mampu merekam video dengan resolusi 1080p pada kecepatan 30fps dan 720p pada kecepatan 60fps. Bukan hanya pada foto saja aplikasi ini memberikan pilihan untuk menambahi efek, di video juga ada. Mode ini disebut Silly Faces dan juga terdapat beberapa pilihan seperti Big Mout, Big Eyes, Small Mout dan lain sebagainya. Untuk melengkapinya mereka menambahkan filter, sama dengan yang ada pada kamera.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads