review

Hands-On - Asus Padfone 2, Satu Perangkat Dua Kemampuan

Hands-On - Asus Padfone 2, Satu Perangkat Dua Kemampuan

Asus PadFone membawa desain inovatif untuk pasar mobile. Penggabungan antara smartphone dan tablet yang mereka usung memberikan angin baru bagi pengguna gadget. Memang untuk Asus PadFone pertama masyarakat tidak terlalu antusias menyambutnya. Tapi kini mereka kembali lagi dengan Asus PadFone 2 yang masih menggunakan desain smartphone-tablet tetapi dengan kualitas yang jauh lebih baik dari pendahulunya. Mari kita lihat secara mendalam PadFone 2 ini secara eksklusif dari Paseban dan Asus berikut ini

Desain

Desain umumnya masih mirip dengan pendahulunya. Namun secara dimensi PadFone 2 lebih tipis. Asus PadFone 2 memiliki panjang 137,9 mm, lebar 68,9 mm dan ketebalan 9 mm, lebih tipis 0,2 mm dari pendahulunya. Beratnya 135 gram, ini memang lebih berat dibandingkan dengan pendahulunya, tetapi bila disatukan dengan tabletnya, PadFone 2 lebih ringan, selisih 206,9 g dengan pendahulunya.

Asus PadFone 2 masih mempertahankan desain lingkaran konsentris pada bagian belakangnya. Tekstur ini berguna agar perangkat tidak licin saat dipegang. Tekstur ini terbuat dari campuran alumunium. Bentuk ini semakin terlihat mewah karena adanya bumper metalic yang mengelilingi pinggiran PadFone 2 ini. Bentuknya yang makin mengecil di bagian bawah membuat kita semakin nyaman memegangnya.

Pada bagian sisi kanan atas terdapat tombol fisik volume dan di atasnya merupakan tombol lockscreen. Tombol lockscreen ini bila Anda tahan beberapa saat akan mengarah ke pilihan Power Off, Air Plane Mode dan Rebot. Di bawahnya juga terdapat menu tambahan seperti mematikan menghidupkan suara dan juga aktif-non-aktif mode flip. Di bagian sisi atas tengah, terdapat lubang jack 0.35mm untuk output suara. Dan bagian bawahnya merupakan tempat penghubung antara PadFone 2 dengan tabletnya.

 

Kamera utama sendiri ada di bagian belakang yang didampingi lampu flash dan speaker. Resolusi kamera ini cukup besar, yakni 13 megapixel. Dan juga memiliki kamera depan yang diletakkan di kiri atas di sebelah speaker untuk menelepon.

Bagian depan dari PadFone didominasi plastik. Untuk melindungi layarnya Asus mempercayakan kepada Corning Gorilla Glass. Desain plastik pada bagian depan dan pelindung ini membuat kesan mewah Asus PadFone 2 semakin terlihat, segar dan eksklusif. Saat review ini, kebetulan Paseban mendapat warna hitam, keeleganan PadFone 2 inipun semakin terlihat, begitu mewah.

Asus PadFone 2 tidak mengusung unibody. Anda bisa membuka chasingnya dengan mencongkel menggunakan kuku. Tetapi tetap harus hati-hati agar body tidak lecet. Sayangnya baterai perangkat ini tidak bisa dilepas dan juga tanpa memori eksternal. Untuk PadFone 2, semua diberi memori internal yang besar 16, 32, 64 GB. Tinggal Anda pilih mau yang mana. Harganya juga tidak akan berbeda jauh.

Ketika Anda memegang Asus PadFone 2 merasa memegang smartphone dengan kualitas yang luar biasa. Dan ketika Anda menggabungkannya dengan tabletnya rasa itu juga tidak hilang. Tablet dengan layar 10,1 inci memberikan pengalaman yang sama ketika menggunakan PadFone 2. Bedanya, di tablet semua menjadi lebih besar, lebih detail dan lebih mudah untuk menavigasinya. Ketika melakukan penggabungan juga tidak perlu menunggu lama agar tampilan ada di layar tablet. Tinggal masukkan smartphone ke slotnya di layar langsung menyala. Begitu juga ketika mencabutnya, layar tablet langsung mati dan layar smartphone menyala. Desain yang inovatif dan sangat berguna sekali.

Tombol fisik yang ada pada tablet dan smartphone sama hanya berbeda posisi saja. Di tablet, tombol volume ada di sebelah kiri bila Anda memegangnya secara horizontal. Dan tombol lockscreen berada pada bagian kiri atas. Fungsinya tetap sama, bila ditahan akan memunculkan pilihan menu lagi.

Speaker pada tablet lebih besar, ditempatkan di bagian belakang kiri. Berbeda dengan bagian belakang smartphonenya, di tablet tidak terdapat tekstur lingkaran konsentris yang memusat ke kamera. Bahannya juga didominasi pelastik tanpa bazel logam seperti yang terdapat pada  PadFOne 2. Pada slot untuk PadFone 2, ada sistem pengunci untuk smartphone bila dimasukkan. Ini yang menahan smartphone agar tidak jatuh walau sedang kita balikkan. Kunci ini sangat fleksibel tetapi kokoh. Mudah memasukkannya dan juga mudah mengeluarkannya. Tetapi tidak jatuh walau kita guncang.

Paseban akan memberikan review Asus Padfone 2 lebih detail lagi, simak pada artikel selanjutnya. [RIC]

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads