review

Motorola Moto X, Handphone Terbaru yang Benar-Benar Menjadi Andalan

Motorola Moto X, Handphone Terbaru yang Benar-Benar Menjadi Andalan

Tidak seperti biasanya, kali ini Motorola mengeluarkan produk yang benar-benar mereka Andalkan. Diberi nama Motorola Moto X yang akan mengusik ketenaran Samsung Galaxy S4 dan HTC One. Belakangan ini Motorola tidak mengeluarkan produk-produk yang high-class walau Razr Maxx dan seri Droid (Mini, Ultra dan Maxx) cukup terkenal. Tetapi handphone tersebut bukan handphone yang benar-benar di unggulkan, bukan produk ultiamate dari Motorola. Bagaimana ketangguhan produk uber Motorola ini? Mari kita simak bersama-sama.

Disain

Dari depan Motorola Moto X ini mirip dengan disain smartphone-smartphone saat ini. Sudut-sudutnya tidak terlalu tajam. Yang agak mencolok bila dibandingkan dengan smartphone saat ini adalah chasing belakangnya yang melengkung sekali. Lengkungan ini membuat pengguna nyaman sekali memegangnya. Kalau kita lihat mirip dengan remot televisi apalagi dilihat dari sudut depan. Keseluruhan bodynya tidak ada yang terbuat dari logam, semua merupakan pelastik polycarbonate yang terlihat mahal. Yang membuatnya semakin indah, adanya berbagai pilihan warna. Namun warna yang berbeda hanya bagian belakang chasing saja. Anda bisa memilih hitam, abu-abu, pink, hijau, merah, putih dan biru.

Produk ini memiliki tinggi 129.3mm, lebar 65.3mm dan ketebalan 10.4mm, ukuran yang tidak jauh berbeda dengan Samsung Galaxy S4 hanya lebih kecil. Ketebalannya cukup jauh karena bentuk lengkungan yang berbeda. Tidak terdapat tombol apapun dibagian depannya, tidak seperti handphone-handphone Android biasa yang memiliki tiga tombol fisik pada bagian depan. Atau paling tidak memiliki satu tombol fisik.

Display

Dari sisi tampilan bila dibandingkan dengan smartphone-smartphone saat ini Moto X sebenarnya masih kalah. Misalnya Samsung Galaxy S4, Sony Experia Z, dan HTC One yang mengusung layar sebesar 4,7 inci dengan resolusi full HD (1920x1080 pixel yang berhasil menciptakan layar dengan kepadatan tinggi.

Motorola Moto X memang memiliki lebar layar yang sama yaitu 4,7 inci namun, resolusinya jauh berbeda dengan smartphone high-class lainnya. Dia hanya memiliki resolusi 1280x720 pixel dengan tekonologi layar OLED. Ini tidak akan bisa menterjemahkan layar gambar secara tajam dan detail. Namun, kelebihan layar OLED adalah mampu memperlihatkan warna-warna cerah seperti warna vivid, hitam legam dan sudut pandang yang lebar. Untuk melindungi layarnya, Motorola menggunakan Corning Gorilla Glass.

Hardware dan Performa

Mesin Motorola dirangkai dari component yang disebut mereka sebagai X8 Mobile Computing System, komponen yang sama pada seri Droid. Mereka mengklain kalau Moto X dipasangi delapan prosesor yang berbeda, system yang sepertinya akan sangat impresif. Namun semua chip yang mereka gunakan sebenarnya adalah peningkatan kekuatan prosesor dual-core 1,7GHz Qualcomm S4 Pro dengan grafis Andreno 320 quad-core. Untuk menjadikannya setara dengan delapan prosesor Motorola menambahkan dua pemusatan prosesor low-power, satu computing kontekstual dan lainnya untuk menganalisa bahasa lisan. Ini yang sebenarnya membuat dia mencapai angka ajaib, bukan hasil kerja chipnya saja. Untuk melengkapi kinerja Motorola di pasangkan RAM 2GB, tetapi ini belum pasti ketika sudah ada di pasaran. Bisa lebih tinggi atau juga lebih rendah.

Dengan mesin seperti ini Moto X sangat responsif. Seperti pergantian menu, aplikasi atau apapun yang disediakan Android. Kecepatannya memang mengagumkan, tidak ada kesan patah-patah ketika kita mengganti menu atau aplikasi secara cepat. Untuk baterai sepertinya kita tidak akan meragukan Motorla. Moto X mampu memutar film berkualitas HD dalam waktu 10 jam 9 menit nonstop.

Fitur

Sepertinya ponsel ini tercipta sebelum Android 4.3 dirilis jadi, dia masih menggunakan Android 4.2.2 yang biasa kita sebut Jelly Bean. Bekerja sama dengan Google, mereka sedikit mengkostumisasi Jelly Bean ini agar sesuai dengan visi Moto X seperti penambahan komtektual computing atau yang disebut Motorola sebagai Control Touchless. Mungkin Anda bisa menebak-nebak apa fungsinya. Mengontrol ponsel dengan perintah suara.

Ini merupakan cara yang canggih memberikan perintah. Motorola menyematkan mic yang akan berlatih mengenali suara Anda. Ini sama seperti pada fitur seri Droid yang membuat suara Anda menjadi suara sakti. Perangkat akan patuh pada suara Anda, bukan suara orang lain.

Pada bagian belakangnya terdapat kamera dengan 10 megapixel. Ini menunjukkan kalau Motorola memang serius menangani bagian kamera. Kamera dilengkapi dengan teknologi RGBC dan flash LED yang membuatnya mampu menangkap gambar dalam kecepatan tinggi. Ini juga membuat kamera lebih mampu menangkap gambar dalam kondisi gelap dibandingkan dengan produk lainnya. Ketika merekam video, kamera mampu bekerja pada resolusi 1080p dengan kecepatan 30fps.

Kesimpulan

Motorola Moto X memang produk unggulan perusahaan. Tetapi dari segi display dia kalah dengan rival-rivalnya. Padahal saat ini smartphone kelas atas berupaya memberikan display yang mengagumkan. Namun bila kita lirik dari segi kekuatan dan fitur dia memang bisa bersaing dengan Galaxy S4 atau HTC One. Bahkan bisa dibilang Moto X memiliki kemampuan yang lebih dibeberapa sisi.

Untuk memiliki produk ini Anda harus menyiapkan dana sekitar US$199,99. Produk ini akan dipasarkan pada akhir Agustus atau awal September. Di Indonesia sendiri, belum ada kepastian kapan produk ini akan pasarkan. Kemungkinan besar tiga bulan setelah pemasaran global. [RIC]

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads