Event Computex 2013 menjadi sebuah ajang pamer bagi para perusahaan teknologi kelas dunia. Tidak hanya komputer maupun laptop, berbagai hardware lainnya juga dirilis pada event tahunan ini. Corsair menjadi salah satu perusahaan yang ikut serta dalam event ini. Selain merilis produk memori RAM terbaru mereka, Corsair juga merilis beberapa produk baru di jajaran casing komputer mereka. Dengan seri Corsair Carbide Air, perusahaan ini menargetkan pasar casing komputer game.
Casing komputer game baru dari Corsair yang terbaru adalah Corsair Carbide Air 540 dan Corsair Carbide 330R. Dalam rubrik ini mari kita intip lebih lanjut bagaimana kualitas dari casing Corsair Carbide Air 540 ini.
Material
Dibanding dengan Corsair Carbide Air 330R, Corsair Carbide Air 540 ini memiliki desain yang lebih unik. Bagian chasis memiliki dua tempat yang digunakan untuk komponen utama dan untuk komponen di belakang plat motherboard. Desain uniknya ini diharapkan akan mengalirkan sirkulasi udara yang lebih baik daripada desain komputer lain yang lebih konvensional.
Dengan dua tempat berbeda pada chasis ini, tentu saja Corsair Carbide Air 540 memiliki ukuran yang lebih lebar daripada casing lainnya. Walaupun dengan ukuran yang lebih lebar, desain dari Corsair Carbide Air 540 ini lebih pendek daripada casing lainnya dikarenakan komponen PSU yang tidak diletakkan di bawah motherboard. Dilihat dari sisi manapun, perangkat ini akan terlihat memiliki bentuk kubus.
Style
Unik dan tidak konvensional, itulah yang akan Anda lihat pada produk keluaran Corsair ini. Carbide Air 540 ini dibalut dengan warna hitam, pada beberapa sisi Corsair sengaja menggunakan case yang dibuat transparan untuk membuat orang dapat mengintip performa tiap komponen di dalamnya.
Adapun pada bagian ini akan diberikan lampu LED yang menyala ketika komputer sedang bekerja, dengan demikian komponen di dalamnya dapat dilihat. Casing ini sangat cocok untuk menampilkan sebuah komputer gaming yang berbasis desktop dengan tampilan futuristik namun simple.
Fungsi
Dengan desain yang unik ini, motherboard diletakkan pada bagian di mana sirkulasi udara dibuat untuk memberikan efek langsung untuk sistem pendinginan yang lebih optimal. Selain itu, pada bagian motherboard ini tidak akan ditemukan drives, suplai daya, ataupun drive optik. Pada bagian ini hanya diletakkan komponen penting seperti yang disebutkan sebelumnya di atas.
Dengan pembagian sistem dua tempat ini, casing komputer game ini akan memberikan konsentrasi sirkulasi udara yang lebih baik pada komponen yang lebih penting.
Performa
Selain sistem pendinginan yang menggunakan sirkulasi udara, casing yang terkesan pendek ini masih memberikan space untuk air radiator untuk sistem pendinginan dengan menggunakan air. Dengan ini optimalisasi pendinginan dapat ditingkatkan.
Teknologi sistem pendinginan Direct Airflow Path sendiri sudah memberikan performa yang baik. Dengan sistem pendinginan yang lebih baik, operasi yang dijalankan dari teknologi ini akan lebih tenang dan tidak berisik. Untuk sistem pendinginan dengan sirkulasi udara, casing ini memberikan space untuk kipas berukuran diameter 120mm hingga enam buah, atau juga lima buah jika Anda akan menggunakan kipas berdiameter 140mm.
Corsair Carbide Air 540 ini juga memberikan tempat untuk graphic card hingga 320 mm untuk performa grafis komputernya. Dengan demikian, Anda tidak perlu bingung untuk memilih graphic card yang sesuai dengan kebutuhan gaming Anda. Untuk motherboard sendiri. Carbide Air 540 ini dapat dijejalkan sebuah motherboard berjenis ATX dan EATX, dengan delapan slot ekspansi.
Harga dan Kesimpulan
Untuk harga, Corsair membandrol perangkat ini dengan harga US$139 saja. Carbide Air 540 ini memberikan sistem pendinginan yang sangat efektif dan optimal bagi gaming PC yang akan Anda bangun. Carbide Air 540 sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam perakitan gaming PC Anda. Untuk perilisan resmi ke pasaran dunia, Corsair sendiri mengatakan akan meluncurkannya pada bulan Juli nanti. Jadi, yang sudah siap berganti casing, ada baiknya memilih Carbide Air 540 sebagai casing PC gaming Anda.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.