David Moyes pernah ditunjuk menjadi suksesor Sir Alex Ferguson diawal musim 2013-14. Saat itu, beban berat ditumpukkan di pundak pelatih asal Skotlandia tersebut. Moyes diharapkan bisa menjaga konsistensi performa United sepeninggal Fergie yang pensiun setelah mempersembahkan gelar juara ke-20 bagi MU.
Sayangnya, Moyes gagal mewujudkan ekspektasi tersebut. Performa The Red Devils anjlok hingga terlempar ke posisi ketujuh. Imbasnya, Moyes hanya bertahan selama sepuluh bulan bersama United, ia dipecat dari posisinya sebagai pelatih utama
Sebagai gantinya ditunjuklah Ryan Giggs yang menjadi pelatih sementara hingga akhir musim 2013-14. Dipecat MU, Moyes mencoba peruntungan ke La Liga Spanyol dengan menukangi Real Sociedad. Tapi, nasibnya tak jauh berbeda seperti saat melatih MU. Ia didepak bulan November lalu.
Performa buruk MU sepanjang bulan Desember 2015 yang tak sekalipun meraih kemenangan mencuatkan spekulasi bakal dipecatnya Louis van Gaal. Meski belum ada keterangan resmi dari manajemen klub, sejumlah nama calon pengganti Van Gaal sudah banyak bermunculan.
Moyes pun tak mau menutup kemungkinan bakal kembali ke Old Trafford walaupun jejak rekamnya tidak memuaskan.
"Apakah saya akan mengambil pekerjaan itu lagi? Tentu saja saya mau. Ada banyak pelatih di dunia yang tidak bisa menolak melatih Manchester United," kata pria 56 tahun kepada BT Sport.
Dalam kesempatan itu, Moyes juga sedikit menjelaskan alasan pemecatannya sama sekali tidak tepat. Dengan tingginya ekspektasi, Moyes merasa kurang mendapat dukungan dari klub.
"Saya memiliki sejumlah pemai hebat yang memenangkan gelar Liga Premier Inggris bersama Sir Alex, tetapi butuh waktu untuk perubuhan, tetapi itu tidak cukup dengan sepuluh bulan," pungkas mantan pelatih Everton.
Â
Sumber:Â Squawka
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.