Plimbi.com - Pemerintah Singapura punya cara terbaru untuk membantu warganya yang masih lajang menemukan pasangan. Melalui program Government Technology Agency (GovTech) maka Singapura meluncurkan aplikasi kencan bernama FirstDate.
Berbeda dari aplikasi kencan pada umumnya, FirstDate tidak mengharuskan para pengguna memilih pasangan dengan cara menggeser atau swipe berbagai profil. Aplikasi ini memakai sistem pencocokan berbasis algoritma untuk mempertemukan pengguna dengan satu calon pasangan yang dinilai mempunyai kecocokan berdasarkan sejumlah preferensi.
Untuk tahap awal, FirstDate masih memiliki status proyek percontohan dan hanya tersedia bagi pegawai pemerintah Singapura berusia 21 tahun hingga 35 tahun. Program tersedia kegiatan pendaftaran dibuka sampai dengan akhir Oktober 2026 ini.


Sebelum memperoleh pasangan, para pengguna FirstDate haruslah mengisi kuesioner mengenai berbagai hal, seperti minatnya apa, kebiasaan-kebiasaan, nilai yang dianggap penting, hingga preferensi pribadi.
Data-data tersebut selanjutnya akan digunakan sistem untuk mencari pasangan yang dianggap paling sesuai. Dalam setiap siklus pencocokan, para pengguna hanya akan memperoleh satu calon pasangan. Informasi yang diberikan mencakup skor kompatibilitas, deskripsi singkat mengenai calon pasangan serta catatan personal.
FirstDate memakai algoritma Gale/Shapley yaitu metode matematika yang khusus dirancang untuk mencocokkan dua kelompok berdasarkan preferensi masing-masing. Metode serupa juga digunakan dalam berbagai sistem pencocokan di dunia nyata termasuk proses penerimaan siswa di sekolah dan penempatan dokter dalam program residensi.
Setalah peserta memperoleh pasangan maka kedua pengguna akan menerima pemberitahuan melalui pesan teks. Mereka kemudian mempunyai waktu 72 jam untuk memutuskan apakah ingin menerima hasil pencocokan tersebut. Kontak pribadi baru akan ditukarkan apabila kedua pihak sama-sama menyetujuinya.
Meskipun menarik perhatian karena dibuat oleh pemerintah, FirstDate saat ini masih merupakan proyek percontohan pemerintah. GovTech akan melakukan evaluasi pengalaman para pengguna awal sebelum melangkah tentukan apalah layanan ini nantinya akan diperluas dan tersedia untuk masyarakat umum.
Para pengguna yang mengikuti program ini juga diminta memberikan masukan-masukan termasuk mengenai apakah sistem pencocokan FirstDate benar-benar membantu mereka bertemu dengan orang yang dianggap cocok.
Dengan melakukan pendekatan berbasis algoritma dan verifikasi digital, maka program FirstDate menjadi salah satu eksperimen pemerintah Singapura dalam memanfaatkan teknologi untuk membantu warganya membangun hubungan sosial dan menemukan pasangan.***
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.