article

Pengguna Internet Aktif Diklaim Sudah 81 Persen, Nezar Minta Pemerintah Jadi Pemain Utama Sub Digital

Pengguna Internet Aktif Diklaim Sudah 81 Persen, Nezar Minta Pemerintah Jadi Pemain Utama Sub Digital

Plimbi.com - Para pengguna internet di RI diklaim kini sudah mencapai sekitar 80.6 persen dari jumlah total penduduk.

Wakil menteri komunikasi dan digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai angka besar ini harus dimanfaatkan supaya Indonesia bisa menjadi pemain utama di ekosistem digital dunia, bukan sekadar menjadi target pasar produks asing. 
 
Dengan jumlah ini kita memiliki market power luar biasa. Janganlah berhenti di situ saja. Kita haruslah bisa menjadi pemain signifikan dalam ekosistem digital, kata Nezar ketika kesempatan hadiri ulang tahun ke-20 pengelola nama domain internet Indonesia (PANDI) di Jakarta Selatan, kemarin siang. 

Salah satu yang menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia adalah memperluas penggunaan domain,id. Dimana PANDI telah mencatat saat ini ada sekitar 1.5 juta yang terdaftar. 

ads

Nezar mendorong pemerintah, PANDI dan para pelaku industri untuk berkelanjutan mengajak UMKM, sekolah hingga layanan publik memakai domain,id. Menurutnya domain lokal ini bikin produk dan layanan asli Indonesia jauh lebih mudah dikenali di internet. 

Tidak hanya berlaku untuk bisnis, Nezar juga melihat domain,id adalah sebagai wadah untuk melestarikan budaya Nusantara. Salah satu contohnya adalah penggunaan aksara dan bahasa Bali yang saat ini sudah bisa dipakai dalam domain,id. 

Domain,id ini bukan hanya dua huruf saja. Di baliknya ada simbol kekayaan budaya dan kearifan Nusantara. Langkah ini dinilai krusial supaya generasi muda tidak lupa dengan bahasa daerahnya sendiri di tengah gempuran budaya asing. 

Di sisi lain, Nezar ingatkan pentingnya faktor keamanan seiring meningkatnya penggunaan domain,id. Layanan berbasis ,id ini harus bebas dari ancaman penipuan online, konten-konten berbahaya hingga kebocoran data. 

Ia meminta PANDI aktif bekerja sama dengan para penyedia internet dan lembaga keamanan siber untuk bisa deteksi dan tangani penyalahgunaan domain secara cepat. Nezar juga tekankan agar akses domain,id tetaplah ramah di kantong dan tentu saja bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. 

Memasuki usia 20 tahun, keberhasilan PANDI tidak hanya diukur dari seberapa banyak domain yang terdaftar melainkan seberapa besar manfaatnya untuk kehidupan digital masyarakat Indonesia.***

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads