article

Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

di zaman sekarang, hampir semua mengenal media sosial, dari mulai anak anak, remaja, bahkan sudah dewasa, setiap hari mereka bermain handphone entah itu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Kadang tanpa kita sadar, kita terus terusan menatap layar handphone padahal itu bagi kesehatan mata kita tidak baik atau bahkan bisa sampai rusak (minus). Media sosial memang bikin banyak hal jadi lebih gampang, mulai dari update kabar teman atau keluarga, mecari informasi jadi lebih mudah, belajar hal hal baru, sampai kenalan dengan banyak orang luar daerah. Tapi kalo dipakai tanpa batas, media sosial juga bisa membawa dampak negatif untuk diri kita. Banyak remaja yang ga sadar kalau mereka bisa menghabiskan waktu berjam jam cuma buat scroll media sosial dan melihat kehidupan orang lain. Padahal, apa yang kita lihat di media sosial biasanya hanya sisi terbaik yang ingin ditampilkan. Akhirnya, kita jadi sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain. “Ko dia kayaknya lebih bahagia?” atau “Kenapa hidup dia kelihatannya seru banget?” Pikiran seperti ini kalau terus muncul bisa bikin kita merasa kurang dan percaya diri jadi menurun. Padahal, kita ga pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik foto, video, atau postingan yang terlihat sempurna itu.

Selain itu, jika kita terlalu lama menatap layar handphone, juga akan berdampak buruk bagi kesehatan mata kita. Mata menjadi cepat lelah, pola tidur terganggu, dan waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar, beristirahat, atau bergaul langsung dengan orang di sekitar malah terbuang begitu saja. Belum lagi banyak informasi yang belum tentu benar (hoax) atau hal-hal yang belum pantas kita lihat. Jika kita tidak bisa menyaring apa yang masuk, pikiran kita pun bisa menjadi berantakan.

tapi jangan salah bukan berarti media sosial itu buruk semuanya, selama kita bisa mengatur waktu bermain handphone kita dan tau batasannya menggunakan media sosial juga banyak manfaat nya, gunakan media sosial dengan baik misalnya dengan di pakai untuk mencari ilmu, memperluas wawasan, mencari penghasilan seperti berdagang secara online di medsos, dan masih banyak lagi. kita bisa mulai mengatur penggunaanya, misalnya setelah selesai belajar atau pekerjaan baru kita boleh bermain handphone

ads

Intinya, media sosial itu cuma alat. ada yang berdampak positif ada juga yang negatif, semuanya balik lagi ke cara kita menggunakannya. Jangan sampai kita yang pegang teknologi, malah teknologi yang mengendalikan kita. Tetap jadi diri sendiri, gunakan seperlunya, dan jangan biarkan kehidupan di sosmed mengubah diri kita yang sebenarnya.

Kesimpulannya,

 media sosial memang memiliki banyak manfaat, tetapi juga bisa memberikan dampak negatif jika digunakan secara berlebihan dan tanpa batas. Semuanya kembali lagi pada bagaimana kita menggunakannya. Kita bisa menggunakan media sosial untuk mencari ilmu, menambah wawasan, berkomunikasi, bahkan mencari penghasilan seperti dengan memanfaatkan berjualan secara online. Namun, kita juga harus bisa mengatur waktu dan tahu batasannya agar tidak terlalu bergantung pada handphone. Jangan sampai kita yang pegang teknologi, malah teknologi yang mengendalikan kita. Tetap jadi diri sendiri, gunakan media sosial dengan bijak, dan jangan biarkan kehidupan di sosmed mengubah diri kita yang sebenarnya. Intinya, media sosial itu cuma alat. ada yang berdampak positif ada juga yang negatif, semuanya balik lagi ke cara kita menggunakannya

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads