Plimbi.com - Persyaratan sistem perangkat keras untuk dapat bermain Minecraft adalah dilengkapi dengan aplikasi Java Edition kini secara resmi ditingkatkan oleh Mojang.
Kebijakan ini menjadi pembaharuan spesifikasi pertama yang dilakukan studio milik Microsoft tersebut setelah hampir dua dekade. Langkah strategis ini diambil demi menjaga kelancaran dan relevansi game di masa depan.
Kendati demikian, para pengguna komputer berfitur lawas harus bersiap-saiap menghadapi potensi penurunan performa saat bermain. Pembauran standar sistem ini secara resmi berlaku mulai 21 Juli 2026.
Penyesuaian tersebut mencakup target performa resolusi 1080p pada 30 FPS untuk preset Fast serta style 1080p pada 60 FPS untuk preset Fancy.
Tahun 2026 Game Mojang sarankan kepada para pemakai perhatikan kapasitas RAM ukuran 16 GB adalah standar kenyamanan jalankan aplikasi Java Edition. Keputusan ini diambil karena batas bawah sistem lama dinilai tidak lagi representatif untuk standar game modern sebagaimana dikutip dari media sosial.
Kebutuhan RAM 16 GB tersebut tidak seluruhnya dipakai oleh game. Karena Java Edition secara bawaan hanya mengalokasikan sekitar 4 GB memori, sementara sisanya dibutuhkan untuk sistem operasi serta aplikasi latar belakang.
Persyaratan khusus ditingkatkan untuk tujuan sasar sisi prosesor dan mengolah grafis. Para pemain kini diarahkan memakai CPU modern berarsitektur x86/64 atau Arm64 agar preset Fancy dapat berjalan secara optimal.
Meskipun varian Bedrock Edition membutuhkan spesifikasi lebih rendah, Java Edition tetap menjadi pilihan utama pengguna PC karena fleksibilitas dukungan mod kustomnya. Mojang menilai penyesuaian ini masih tergolong ringan dibandingkan game AAA modern.
Pihaknya ingin memperjelas kepada para pemain mengenai jenis komputer apa yang bisa menjalankan Java Edition dengan mulus. Meskipun perangkat lama memungkinkan masih bisa membuka game ini, mereka akan kesulitan memberikan pengalaman bermain yang baik.
Hal ini bisa berujung pada frame rate yang rendah, masalah visual, waktu pemuatan (loading) yang lama atau performa yang tidak sesuai ekspektasi, jelas pihak Mojang seperti dikutip dari Techspot dua hari yang lalu.
Dukungan penuh untuk perangkat keras tua kini secara resmi sudah dihentikan. Tim pengembang memilih berfokus kepada pengembangan teknis yang sifatnya krusial yang diawali dengan pengalihan arsitektur grafis dari OpenGL menuju Vulkan.***
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.