Di zaman ini, siapa yang tidak mengenal bahasa pemrograman? Hampir semua teknologi yang kita gunakan di dunia digital harus diprogram terlebih dahulu agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Bahasa pemrograman sendiri merupakan sekumpulan aturan dan instruksi yang digunakan oleh programmer untuk berkomunikasi dengan komputer agar dapat menjalankan tugas atau fungsi tertentu. Dengan menggunakan bahasa pemrograman, pengembang dapat menciptakan berbagai perangkat lunak, mengelola data, mengembangkan aplikasi, hingga membangun sistem yang mendukung berbagai aktivitas di era digital.
Ada beberapa bahasa pemrograman yang memiliki permintaan tinggi di dunia kerja karena banyak digunakan di berbagai bidang industri. Menurut Itransition.com yang mengacu pada data TIOBE Index, bahasa pemrograman yang paling dibutuhkan saat ini adalah Python dengan tingkat popularitas mencapai 18,96% per Juni 2026. Popularitas Python terus meningkat karena dikenal memiliki sintaks yang sederhana, mudah dipelajari, serta didukung oleh ekosistem pustaka yang sangat lengkap. Bahasa pemrograman ini banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi berbasis web, analisis data, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), machine learning, otomatisasi, hingga komputasi ilmiah. Banyaknya bidang yang memanfaatkan Python menjadikannya sebagai salah satu keterampilan yang paling dicari oleh perusahaan di berbagai sektor dan diprediksi akan tetap relevan di masa depan.
Di posisi berikutnya terdapat bahasa pemrograman C yang juga menjadi salah satu keterampilan yang paling dicari oleh perusahaan. Berdasarkan TIOBE Index, bahasa C memperoleh rating sebesar 10,77%, sehingga menempati posisi kedua sebagai bahasa pemrograman paling populer per Juni 2026. Popularitas bahasa ini tidak terlepas dari perannya yang masih sangat penting dalam pengembangan sistem operasi, perangkat lunak tingkat rendah (low-level programming), sistem tertanam (embedded system), hingga berbagai aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dan penggunaan sumber daya yang efisien. Selain itu, banyak bahasa pemrograman modern yang dikembangkan dengan konsep atau fondasi dari bahasa C, sehingga menguasai bahasa ini dapat membantu programmer memahami cara kerja komputer dan proses pengembangan perangkat lunak secara lebih mendalam.
Di posisi ketiga terdapat bahasa pemrograman C++ dengan tingkat popularitas sebesar 8,03% berdasarkan TIOBE Index. Pencapaian tersebut menjadikan C++ sebagai salah satu bahasa pemrograman yang masih sangat populer dan banyak digunakan hingga saat ini. C++ dikenal memiliki performa yang tinggi sehingga sering dimanfaatkan dalam pengembangan game, aplikasi desktop, sistem operasi, perangkat lunak berperforma tinggi, hingga aplikasi yang membutuhkan pengelolaan memori secara efisien. Selain itu, C++ juga banyak digunakan di berbagai industri, seperti otomotif, keuangan, dan pengembangan perangkat lunak berskala besar. Meskipun memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan beberapa bahasa pemrograman modern, kemampuan yang dimiliki C++ membuatnya tetap menjadi salah satu keterampilan yang banyak dicari oleh perusahaan dan diperkirakan masih akan relevan di masa yang akan datang.
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, kebutuhan terhadap bahasa pemrograman juga akan terus mengalami perubahan mengikuti perkembangan industri. Meskipun saat ini Python, C, dan C++ menjadi beberapa bahasa pemrograman yang paling banyak dibutuhkan, bukan tidak mungkin di masa mendatang akan muncul bahasa atau teknologi baru yang semakin diminati. Oleh karena itu, setiap programmer maupun calon programmer perlu memiliki kemauan untuk terus belajar, mengikuti perkembangan teknologi, serta meningkatkan keterampilan yang dimiliki agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan memahami dasar-dasar pemrograman dan terus mengembangkan kemampuan, seseorang akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan serta peluang karier di era digital yang terus berkembang.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.