article

Pengaruh AI Dalam Pendidikan

Pengaruh AI Dalam Pendidikan

AI termasuk ke dalam bidang ilmu komputer yang sengaja dirancang secara khusus sebagai solusi masalah kognitif terkait dengan kecerdasan manusia. Kecerdasan tersebut mencakup pengenalan gambar, pembelajaran, dan penciptaan.

AI memiliki kemampuan untuk menyediakan materi pembelajaran yang adaptif sehingga setiap siswa dapat menerima pengalaman belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuannya masing-masing.

Bagaikan pedang bermata dua, AI memiliki dampak positif dan negatif terhadap bidang pendidikan. Cari tahu kedua dampaknya dengan baca penjelasan di bawah ini.

ads

 

Dampak Positif AI Dalam Pendidikan

1. Pembelajaran Mandiri

Dengan adanya AI siswa dapat dengan mudah belajar dimanapun dan kapanpun, Siswa bisa belajar menggunakan cara apa pun dengan AI tanpa harus di dampingi oleh pengajar atau dosen.

2. Pengajar Bisa Lebih Fokus Pada Materi

AI bisa menggantikan tugas lain pengajar seperti penjadwalan, administratif, dan penilaian. Terlebih tentang penilaian yang sangat rentan human eror dan memakan banyak waktu. 

3. Akses Pembelajaran 24/7

AI bisa beroperasi 24jam tanpa henti, yang berarti siswa dan pengajar bisa mengakses AI jam berapa pun tanpa khawatir waktu habis. 

4. Mendorong Inovasi 

AI juga dapat mendorong inovasi atau kemajuan baru dalam dunia pendidikan, seperti daring, cara pengajaran baru, dan kurikulum baru. 

5. Meningkatkan Aksesibilitas Pendidikan

Dengan adanya AI, aksesibilitas pendidikan bisa lebih meningkat karena AI mampu menyediakan beragam konten pendidikan dalam format yang lebih mudah untuk di akses semua kalangan

 

Dampak Negatif AI dalam Pendidikan

1. Adanya dampak ketergantungan terhadap AI

siswa yang terbiasa menggunakan AI saat mengerjakan tugas dan dalam proses pembelajaran akan terus mengandalkan AI sehingga dapat menghambat kemampuan siswa dalam berpikir kritis.

2. Dapat menurunkan kreativitas

siswa akan mengalami penurunan kreativitas di dalam proses pembelajaran karena AI dapat memberikan informasi yang detail yang membuat siswa terlalu bergantung pada AI saja tanpa mencari sumber lain.

3. Menimbulkan rasa malas

siswa akan cenderung malas ketika mengerjakan tugas sebab AI menjadi alat alternatif siswa dalam mngerjakan tugas. AI memberikan jawaban dan informasi dengan waktu yang singkat dan mendalam sehingga mahasiswa sering menunda-nunda bahkan melakukan budaya SKS (Sistem Kebut Semalam).

4. Dapat menurunkan interaksi sosial 

pada keadaan ini siswa dikatakan lebih antusias berinteraksi dengan AI di banding dengan manusia karena interaksi dengan manusia seiring berjalannya waktu akan terasa jenuh dan membosankan (Fadhillah & Lestari, 2024). Hal ini terjadi dikarenakan topik pembicaraan atau pembahasan mengenai tugas akademik antar siswa terlihat sangat monoton sehingga tidak ada reaksi antusias diantara siswa tersebut. 

5. Adanya resiko peretasan data 

ketika menggunakan AI pengguna di haruskan menyertakan email agar dapat mengajukan berbagai pertanyaan. Hal ini yang mengakibatkan terjadinya peretasan data terhadap pengguna AI.

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads