article

Mengenal Sejarah Perkembangan dan Peran GDDR pada VRAM

Mengenal Sejarah Perkembangan dan Peran GDDR pada VRAM

Ketika kita ingin merakit PC, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah memilih Graphics Card yang tepat terutama bila kamu orangnya suka bermain game. Mulai dari memilih seri GPU yang sesuai dengan budget kita, mengukur daya yang diperlukan untuk PSU, mencari tahu apakah akan terjadi Bottleneck dengan CPU, hingga melihat kapasitas VRAM dan generasi GDDR. Tapi pernah penasaran ga sih apa hubungan antara VRAM dengan GDDR dan seberapa pengaruhnya generasi GDDR terhada[ performa bermain game kita? Kali ini saya akan membahas keduanya di artikel ini.

Fungsi dan Cara Kerja VRAM

VRAM atau Video Random Access Memory, gampangnya merupakan penyimpanan khusus sementara GPU yang berfungsi untuk menyimpan data-data visual berupa texture, maping atau asset UI yang kemudian akan diproses lalu ditampilkan ke layar monitor kita.

Di dalam VRAM ini ada istilah GDDR (Graphics Doubel Data Rate) yang berfungsi hampir sama dengan DDR yang ada pada ram namun di khususkan untuk menghandle pekerjaan yang berkaitan dengan graphics

ads

Ada beberapa jenis VRAM yang ada, antara lain Synchronous Graphics RAM (SGRAM), Rambus Dynamic RAM (RDRAM), Window RAM (WRAM) dan Multibank Dynamic RAM (MDRAM). Namun yang paling popular dan umum digunakan untuk kartu grafis modern ialah SGRAM.

Generasi-generasi GDDR VRAM

Berikut ini beberapa jenis/generasi memori GDDR yang umum atau pernah digunakana pada VGA card.

GDDR1 dan GDDR2: Awal Perjalanan

Generasi pertama, GDDR1 SGRAM, diperkenalkan diawal tahun 2000-an sebagai pengembangan dari DDR SDRAM biasa, namun dioptimalkan untuk kartu grafis. GPU seperti NVIDIA GeForce FX series dan ATI Radeon 9000 series mulai memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kinerja grafis 3D.

Selanjutnya, hadir GDDR2 SGRAM yang membawa peningkatan kecepatan transfer. Namun, popularitasnya tidak bertahan lama akibat isu konsumsi daya dan panas berlebih, sehingga tidak banyak digunakan secara luas.

GDDR3: Standar Baru yang Efisien

Pada tahun 2004 - 2005, GDDR3 SGRAM resmi diperkenalkan dan menjadi standar bagi banyak kartu grafis generasi selanjutnya, seperti GeForce 6000 series dan Radeon X1000 series. GDDR3 menawarkan efisiensi daya yang lebih baik, kecepatan transfer data hingga sekitar 4–8Gbps per pin, dan pengelolaan panas yang lebih baik dibanding pendahulunya.

Memori GDDR3 ini cukup popular pada saat itu bahkan beberapa console game pun menggunakan tipe memori ini anatara lain Playstation 3, Xbox 360, dan Nintendo WII.

GDDR4: Peralihan Singkat

GDDR4 SGRAM muncul pada 2006 dengan peningkatan data rate dan penurunan konsumsi daya. Namun, masa pakainya cukup singkat karena produsen kartu grafis segera beralih ke GDDR5 yang lebih menjanjikan dari segi performa.

GDDR5: Generasi yang Dominan

Dirilis pada 2008, GDDR5 menjadi salah satu generasi yang paling lama dan luas penggunaannya. Dengan kecepatan transfer data hingga 8Gbps dan bandwidth per chip mencapai sekitar 64GB/s, GDDR5 mendukung banyak GPU dari kelas menengah hingga flagship, seperti seri NVIDIA GTX 900 dan AMD Radeon RX 500. Kombinasi harga, kecepatan, dan stabilitas menjadikan GDDR5 populer selama hampir satu dekade.

Sama halnya dengan GDDR3, memori GDDR5 ini digunakan oleh console game populer seperti Playstation 4 dan Xbox One X.

GDDR5X: Penyempurnaan Performa

Pada 2016, hadir GDDR5X sebagai versi pengembangan dari GDDR5. Tipe Memori GDDR5X ini memiliki potesnsi bandwith hampir dua kali lipat dari GDDR5 standar, yang berhasil menghadirkan performa lebih tinggi dan menjadi standar memori untuk kartu grafis seperti NVIDIA GTX seri 10 (Pascal).

GDDR6: Standar Modern

Mengenal Sejarah Perkembangan dan Peran GDDR pada VRAM

sumber: semiconductor.samsung.com

Tahun 2018 GDDR6 SGRAM berhasil dikembangkan dari suksesnya GDDR5X, yang membawa kecepatan lebih tinggi hingga 14–16Gbps dan konsumsi daya yang lebih rendah dengan potensi performa yang lebih tinggi. Kartu grafis modern, seperti NVIDIA RTX 2060 hingga RTX 3060, dari AMD ada Radeon RX seri 5000, menggunakan GDDR6 karena seimbang dari segi performa, efisiensi, dan biaya produksi.

GDDR6X: Inovasi Teknologi PAM4

Pada 2020, NVIDIA bersama Micron memperkenalkan GDDR6X yang memanfaatkan teknologi PAM4 (Pulse Amplitude Modulation). Inovasi yang memungkinkan kecepatan transfer lebih tinggi, hingga 19–21Gbps per pin, yang membuat lebih ideal dalam penggunaan berat seperti rendering, AI atau bermain game di resolusi tinggi. Memori ini diterapkan di GPU seri RTX 3080 dan RTX 3090.

GDDR7: Generasi Terbaru dan Paling Canggih

Mengenal Sejarah Perkembangan dan Peran GDDR pada VRAM

sumber: micron.com

GDDR7 SGRAM dikenalkan pada 2024. Dengan teknologi PAM3 yang lebih stabil dibanding PAM4, GDDR7 mampu mencapai data rate hingga 32Gbps per pin, bandwidth per chip hingga 192GB/s, dan total bandwidth di GPU kelas atas yang dapat melampaui 1.5TB/s. Selain lebih cepat, GDDR7 juga dirancang lebih efisien dibanding generasi sebelumnya

Penutup

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai perkembangan GDDR dari masa kemasa, mulai dari GDDR1 yang menjadi awal perkembangan memori khusus kartu grafis hingga sekarang GDDR7 dengan fitur canggih yang lebih optimal.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads