Bandung, Plimbi.com -- Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya AMD dan Intel, apalagi kalau kamu adalah tech enthusias sudah pasti tahu tentang keduanya. Namun, apasih AMD atau Intel itu? AMD atau Intel adalah dua Perusahaan manufaktur raksasa yang memproduksi komponen komputer terutama di bidang CPU. Keduanya sudah menguasai pasar prosesor sejak puluhan tahun sambil bersaing satu sama lain. Apa itu CPU? Bagaimana asal muasalnya? Apa saja kelebihan dan kekurangan keduanya? Yuk, simak penjelasan dibawah!
Apa itu CPU?
Sebelum mengenal lebih jauh ke pembahasan merk nya, lebih baik jika kita mengetahui dulu apa itu CPU karena belum tentu semua orang yang membaca ini tahu apa itu CPU. Jadi, Central Processing Unit atau CPU adalah komponen di komputer yang bertugas menjadi komponen pemrosesan pusat atau bisa dibilang otak dari komputer yang mengatur semua komponen layaknya otak manusia yang mengatur semua organ di dalam tubuh.
Advanced Micro Device (AMD)
Memulai perjalanannya awalnya sebagai produsen chip memori pada tahun 1969. Namun, terjadi transformasi besar saat AMD mulai fokus untuk mengembangkan prosesor. Pada tahun 2017 AMD melakukan sebuah terobosan besar saat meluncurkan seri Ryzen, karena berhasil mengubah persepsi publik tentang performanya dan sering ditemukan pada berbagai spesifikasi laptop di pasaran.
Intel
Berdiri lebih awal dibanding AMD yaitu pada tahun 1968 dan telah lama menjadi pemimpin dalam sektor prosesor. Intel dikenal sebagai pionir yang memperkenalkan mikroprosesor pertama di dunia, Intel 4004 pada tahun 1971. Dan sejak saat itu, Intel teruss mendominasi pasar dengan berbagai inovasi seperti arsiterktur x86 yang legendaris.
Kelebihan dan Kekurangan AMD
AMD memiliki kelebihan pada harganya yang terjangkau, seri Ryzen nya memiliki rancangan yang sangat efisien dalam menangani multitasking. Dan juga AMD menjadi pelopor dalam dukungan teknologi PCIe 4.0 yang membuat transfer data lebih cepa tantara CPU dan perangkat lain seperti GPU atau SSD.
Kekurangan AMD terletak pada performa single-core nya yang bisa dibilang masih tertinggal dibanding pesaingnya Intel. CPU nya yang mudah panas dan itu sudah melekat dengan CPU buatan mereka khususnya ada laporan seri Ryzen 7000 yang mengalami overheating. Dan konfigurasi sistem nya bisa dibilang lebih rumit.
Kelebihan dan Kekurangan Intel
Prosesor Intel memiliki kinerja yang sangat baik terutama dalam hal kecepatan clock dan kemampuan multi-threading. Stabilitas jangka Panjang yang baik juga menjadi kelebihan dari Intel, lalu unggul dalam performa single-core. Pada seri K milik Intel dikenal lebih mudah untuk di-overclock sehingga memberikan pengguna fleksibilitas.
Dibalik kelebihan yang ditawarkan tentu saja ada kekurangan yang dimiliki oleh Intel yaitu harganya yang lebih tinggi dan kadang untuk perbaikannya kamu harus merogoh kocek dalam-dalam. Dengan semua kemampuan yang dimilliki sudah pasti mengkonsumsi daya yang lebih tinggi.
Kesimpulan
AMD itu cenderung lebih murah di segmen entry-level dan mid-range nya, makannya jadi pilihan menarik bagi pengguna dengan budget pas-pas an saat membeli notebook dan laptop.
Sedangkan Intel di segmen yang sama harganya lebih mahal, namun menawarkan performa single-core yang superior dan fitur tambahan seperti grafis terintregasi.
Jadi semuanya kembali lagi ke pilihan kamu untuk membeli antara Intel dan AMD karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, juga memiliki spesialisasi pada bidangnya masing masing seperti AMD cocok untuk gaming dan Intel untuk multitasking.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.