Penyakit yang satu ini yaitu penyakit otak termasuk ke dalam kategori penyakit yang berbahaya untuk kesehatan manusia secara keseluruhan. Penyakit ini bersifat sangat krusial sehingga bagi mereka yang menderita penyakit ini memiliki konsekuensi yang harus ditanggung cukup besar. Jika terlambat dalam penanganan klinis dari tim dokter apalagi sampai salah obat dan salah perawatan maka bisa saja berakibat sangat fatal bagi si penderita. Di seluruh dunia terutama di Indonesia tidak sedikit dari mereka yang mempunyai penyakit di bagian otak ini berakhir dengan meninggal dunia. Penyakit ini dalam istilah kedokteran dikenal dengan nama meningitis.Â
Meningitis adalah sebuah kondisi buruk yang sangat serius terjadi yang menyerang lapisan otak dan sumsum tulang belakang sehingga si penderita akan mengalami peradangan. Meningitis biasanya menyerang segala lapisan usia yaitu mulai orang dewasa, anak-anak bahkan bayi yang baru lahir pun mempunyai resiko untuk terkena penyakit meningitis ini. Penyebab utama dari kemunculan penyakit ini adalah bakteri. Bakteri ini berbentuk sangat kecil dimana organisme jenis ini membuat sarang di bagian otak yang dapat menjadi sangat berbahaya. Meskipun yang sebenarnya cukup banyak bakteri yang tinggal di dalam tubuh manusia, tetapi tidak semua bakteri ini bersifat aktif, beberapa diantaranya memiliki sifat pasif yang ternyata akan berubah menjadi aktif apabila sistem kekebalan tubuh manusia mulai melemah.
Penyakit meningitis bisa menular dengan sangat mudah dimana penularan bisa disebabkan karena adanya interaksi secara langsung dengan para penderita yang sudah duluan terkena penyakit meningitis. Media yang dapat menjadi tempat penularan adalah ingus, ludah atau mengobrol secara langsung tanpa mengenakan masker dengan penderita.
Nah seperti yang dijelaskan tersebut di atas, penyakit meningitis yang menyerang bagian otak di kepala manusia ini disebabkan karena beberapa bakteri yang bersarang di dalamnya. Bakteri yang menyebabkan penyakit otak ini adalah tersebut di bawah ini :
1/ Bakteri Eschericia
Bakteri jenis yang pertama adalah bakteri yang biasa bersarang di dalam usus manusia. Bakteri ini mempunyai fungsi yaitu membantu pembusukan makanan yang dikonsumsi setiap hari dan masuk ke dalam tubuh. Namun pada kenyataannya memiliki kecenderungan dapat menyebabkan manusia terserang meningitis di bagian kepala. Meskipun sangat jarang ditemukan, anda harus tetap waspada dengan cara menjaga kesehatan usus anda.
2/ Bakteri Listeria
Meskipun tidak terlalu berbahaya namun bakteri jenis yang kedua ini mempunyai kecenderungan untuk secara tiba-tiba menyerang manusia terutama di bagian kepala yang bisa menyebabkan orang bersangkutan terkena meningitis. Karena kemampuan bakteri ini bisa menyebabkan radang pada bagian meninges. Bakteri ini biasanya sangat mudah menyebar ke banyak tempat bahkan makanan pun bisa terkontaminasi oleh bakteria listeria ini. Dimana yang sebenarnya bakteri listeria ini berasal dari makanan yang memang mempunyai potensi sangat mudah terkena bakteri seperti keju dan daging dari hewan peliharaan.Â
3/ Bakteri Haemophillus
Bakteri ketiga yang dapat menyebabkan meningitis adalah haemophillus yang memiliki tipe B sangat berbahaya jika dibandingkan dengan bakteri-bakteri sebelumnya. Bakteri ini secara langsung bisa menyerang kekebalan tubuh manusia hingga terkena meningitis. Meskipun jarang ditemukan, tetap saja anda mesti selalu waspada terhadap keberadaan bakteri ini di dalam tubuh. Meningitis yang disebabkan oleh bakteri ini menyebabkan perkembangan penyakit berjalan sangat cepat. Penderita yang mengalami meningitis karena bakteri ini harus segera mendapatkan perawatan dari tim dokter. Gejala awal adalah seperti anda terkena flu biasa yang lama-kelamaan bisa merambat dan menyerang bagian otak dalam waktu kurang dari 48 jam. Uniknya penderita yang terserang meningitis karena bakteri ini biasanya sangat sulit terdeteksi alias tidak terlalu kelihatan. Karena gejala yang muncul sangatlah umum dan tidak terlalu spesifik seperti demam, pusing-pusing kepala, muntah, ada ruam pada bagian tubuh tertentu dan lain sebagainya. Bahkan sulit untuk mengetahui apakah bakteri ini sedang aktif atau pasif. Sehingga untuk mengetahui apakah seseorang terserang meningitis atau tidak maka haruslah dengan melakukan pemeriksaan tertentu.
4/ Bakteri Neisseria
Bakteri keempat yang menyebabkan seseorang terserang penyakit meningitis adalah neisseria yang dikenal sebagai bakteri meningokokus. Bakteri ini adalah bakteri yang sangat umum dan paling mudah memunculkan penyakit meningitis pada seseorang. Bakteri ini mampu bertahan hidup pada organ-organ penting yang ada di dalam tubuh manusia seperti tenggorokan dan hidung. Pada awal bersarang bakteri ini tidak menyebabkan infeksi atau bersifat non aktif namun kondisinya tiak akan selamanya seperti ini. Aka nada satu waktu dimana bakteri ini bisa melawan kekebalan tubuh manusia yang sangat mudah terjadi pada bayi yang mempunyai kekebalan tubuh masih sangat lemah sehingga bakteri ini mudah sekali menyerang sistem imun tubuhnya. Neisseria biasanya ditularkan karena adanya interaksi dari jarak dekat dengan orang-orang yang terinfeksi bisa karena bersin atau terkena liurnya.
5/ Bakteri Streptococcus
Bakteri lainnya yang dapat menyebabkan meningitis yang terakhir adalah streptococcus pneumonia. Bakteri ini mampu hidup dalam tenggorokan dan hidung manusia yanh hidup dalam kondisi non aktif sehingga keberadaan bakteri ini tidak menyebabkan infeksi nyata pada tubuh. Dimana secara struktural jenis bakteri ini mirip dengan neisseria yang akan menyerang saat sistem imun atau kekebalan tubuh manusia mulai melemah. Apabila sistem imun semakin melemah maka bakteri ini siap siaga menyerang manusia di bagian otak sehingga orang bersangkutan terkena meningitis. Inilah jenis bakteri yang sangat sering menyerang bayi dan anak-anak.
Semoga bermanfaat.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.