Apakah anda mengetahui tentang hewan malam yang satu ini yaitu bernama kunang-kunang yang seringkali terlihat menerangi kegelapan di lapangan atau pekarangan rumah. Banyak orang menyukai keberadaan kunang-kunang ini namun sangat disayangkan saat ini kunang-kunang sudah jarang terlihat dan tercatat sebagai hewan yang mengalami kepunahan.
Yuk kenali lebih dekat tentang keberadaan hewan unik nan cantik di waktu malam hari ini.
1/ Morfologi tentang kunang-kunang
Di bawah ini kami berikan morfologi dari hewan malam kunang-kunang.
1.1/ Bentuknya
Kunang-kunang memiliki bentuk tubuh layaknya hewan invertebrata lainnya yaitu oval memanjang, tubuhnya lunak dengan bagian kepala lebih lebar jika dilihat dari atas. Hewan yang termasuk serangga ini memiliki 3 pasang kaki dibagian thoraks dan 2 antena dibagian kepala depan. Dibagian bawah atau segmen terakhir dari tubuhnya menyimpan bagian yang bercahaya.
1.2/ Ukuran
Kunang-kunang memiliki panjang tubuh berkisar antara 5 mm hingga 25 mm sedangkan berat tubuhnya kurang lebih sekitar 20 mg untuk kelompok kunang-kunang dewasa.
1.3/ Kepala
Bagian kepala kunang-kunang berbentuk datar dibagian belakang dan melengkung dibagian depan. Pada bagian kepala ini juga terdapat sepasang antena.
1.4/ Sayap
Kunang-kunang memiliki sepasang sayap transparan dan sepasang penutup sayap yang memiliki tekstur cukup keras.
2/ Habitat dan sebaran dari kunang-kunang
Beberapa tahun yang silam serangga kunang-kunang masih bisa dengan mudah ditemukan di lapangan atau semak belukar dan halaman rumah warga di daerah pedesaan. Namun seiring berjalannya waktu ke masa depan seperti saat ini mereka sudah jarang sekali terlihat. Hal ini menjadi pertanda bahwa habitat mereka kemungkinan saja bisa terancam punah atau mulai berkurang.
Di bawah ini kami berikan sedikit penjelasan yang berhubungan dengan habitat dan sebaran mereka di mana saja ?
2.1/ Habitat kunang-kunang
Kunang-kunang seringkali dijumpai menerangi pekarangan dekat permukinan warga yang agak gelap ketika malam hari tiba. Tetapi dengan seiringnya berjalannya waktu ke masa depan dengan disertai banyak perubahan di daerah permukiman warga yang menjadi serba modern, pemandangan malam dengan kerlap-kerlip sinar kunang-kunang keberadaannya sudah mulai berkurang. Salah satu penyebabnya adalah habitat yang semakin hilang. Kunang-kunang sendiri terbiasa hidup di berbagai habitat tetapi sebagian besar spesies ini hidup di ladang, kebun, sawah dan hutan. Ada juga yang senang tinggal di genangan air seperti rawa-rawa, kolam, sungai atau danau meskipun sebenarnya mereka tidak membutuhkan banyak air untuk bertahan hidup.
2.2/ Daerah sebaran
Kunang-kunang bisa dengan mudah ditemukan di seluruh belahan dunia baik itu di daerah tropis maupun sub tropis kecuali Antartika. Di daerah tropis mereka tersebar di negara-negara Asia seperti Indonesia, Thailand, Malaysia dan lain sebagainya. Sementara di daerah sub tropis mereka banyak ditemukan di wilayah Amerika Serikat dan Kanada.
3/ Tentang perilaku dan cara hidup kunang-kunang
Tersebut di bawah ini adalah penjelasan mengenai perilaku dan cara hidup dari kunang-kunang antara lain sebagai berikut :
3.1/ Makanan
Ketika masih dalam bentuk larva, kunang-kunang adalah termasuk ke dalam kelompok hewan karnivora yaitu mereka memakan beragam serangga bertubuh lumak yang memiliki kehidupan di tanah atau di dalam tanah seperti cacing, siput atau larva hewan lainnya. Tetapi ketika mulai tumbuh dewasa maka kunang-kunang akan berubah menjadi seperti hewan kumbang yang akan makan serbuk sari bunga atau nektar. Ditemukan beberapa spesies yang gemar memangsa kunang-kunang yang memiliki tubuh kecil dimana kelompok ini memegang peranan yang cukup penting dalam rantai makanan meskipun ukuran tubuh hewan-hewan ini relative lebih kecil dari kunang-kunang itu sendiri.
3.2/ Perilaku
Kunang-kunang dikenal sebagai salah satu hewan yang bagian belakang tubuhnya bisa menghasilkan cahaya yang khusus terlihat ketika malam hari saja. Sebagian besar spesies hewan ini adalah noktural atau hewan yang aktif pada waktu malam hari dan akan bersembunyi di dalam sarang saat siang hari. Namun ditemukan juga beberapa spesies yang memiliki sifat diurnal atau aktif pada waktu siang hari sama seperti yang dilakukan manusia. Kunang-kunang jika ditangkap maka beberapa menit kemudian cahaya atau kilatan dari tubuh mereka akan perlahan-lahan memudar.
4/ Fakta unik tentang keberadaan kunang-kunang
Di samping memiliki kemampuan untuk menghasilkan cahaya kunang-kunang juga memiliki beberapa fakta unik lainnya antara lain sebagai berikut :
4.1/ Karena indah terlihat di waktu malam hari maka dibuatlah beberapa objek wisata berupa taman kunang-kunang
Ada sejumlah taman wisata kunang-kunang yang tersebar di seluruh dunia, berikut beberapa tempat wisata tersebut diantara adalah seperti tersebut di bawah ini :
- Taman Kunang-Kunang di Bogor, Indonesia
- Roman Forest Republic di Jepang
- Great Smoky Mountains di Tennessee
- Hotaru no Yu di Jepang
- Congaree National Park di Carolina Selatan
- Hotaru Park Hokkaido di Jepang
- Taiko-en Garden di Jepang
- Allegheny National Forest di Pennsylvania
- Kampung Kuantan Fireflies Park di Malaysia
- Hachikita in Hyogo di Jepang
- Bhandardara di India
- Elkmont di Tennessee
- Purushwadi di Maharashtra
- Kuala Selangor di Malaysia
- Setagaya di Jepang
- Blue Spring State Park di Florida
4.2/ Alkemis yang handal adalah kunang-kunang
Kunang-kunang adalah hewan yang menyukai kehidupan liar di alam semesta terutama pada waktu malam hari dimana hewan yang satu ini tidak bisa mengubah logam menjadi emas namun mampu menciptakan cahaya sendiri. Cahaya yang dihasilkan adalah berasal dari enzim yang terdapat dibagian perut kunang-kunang yaitu dikenal dengan istilah luciferin. Enzi mini berupa bahan kimia / katalis yang melakukan interaksi dengan substrat untuk mempengaruhi laju reaksi kimia. Interaksi lucifersae dengan luciferin dan oksigen akan menghadirkan produk-produk sampingan yang dikenal dengan istilah oxyluciferin. Oxyluciferin inilah yang menyebabkan kunang-kunang terlihat bercahaya.
4.3/ Fungsi cahaya untuk kunang-kunang
Fungsi cahaya bagi kunang-kunang di waktu malam hari adalah sebagai salah satu alat komunikasi yang menjadi peringatan adanya bahaya yang akan mengancam mereka. Mereka juga menggunakan cahay tersebut sebagai media untuk pertahanan diri guna memperingatkan predator bahwa mereka bukanlah makanan yang enak untuk dimangsa, juga cahaya ini berfungsi sebagai penarik perhatian lawan jenis ketika sedang musim kawin.
4.4/ Hewan liar sebagai penghasil cahaya yang sempurna
Cahaya yang berasala dari punggung kunang-kunang adalah cahaya terefisien yang pernah dibuat yaitu hampir 100 persen berasal dari energi yang bereaksi kimia sehingga menghasilkan cahaya yang tidak panas. Cahaya yang dihasilkan pun sangat menarik dan bervariasi yaitu mulai dari warna oranye, kuning, hijau hingga merah terang.
4.5/ Penggoda yang paling menarik
Masing-masing spesies memiliki pola kedipan cahaya yang berbeda-beda. Umumnya yang jantan akan mengaplikasikan pola kedipan tertentu guna memberitahukan kepada sang betina dengan spesies yang sama bahwa mereka adalah pasangan yang tepat. Ketika sang betina melihat jantan mana yang cocok maka mereka akan menunjukkan kedipan tersendiri jadi dalam hal ini betina akan menggunakan informasi kedipan untuk memilih jantan mana yang akan dikawini.
4.6/ Termasuk ke dalam kelompok kumbang dan bukan lalat
Kunang-kunang adalah salah satu hewan yang berasal dari anggota lampyridae juga sebagai famili di bawah ordo coleopteran atau kumbang bersayap. Jadi mereka adalah bagian dari kumbang dan bukan lalat. Nama family lampyridae sendiri berasal dari Bahasa Yunani yaitu lampein yang artinya adalah bersinar.
4.7/ Memiliki kebiasaan makan yang cukup aneh
Kebanyakan orang mengira bahwa kunang-kunang memakan mahkota bunga yang memiliki serbuk sari berasa manis. Padahal ketika mereka masih dalam wujud larva, mereka adalah salah satu hewan karnivora yang memakan keong, siput dan cacing. Ketika mereka tumbuh besar maka sebagian dari mereka akan beralih menjadi kanibal atau memakan kunang-kunang yang bertubuh lebih kecil dan sebagain lainnya memakan nektar atau serbuk sari. Namun ada juga spesies lain yang memilih untuk tidak memakan apapun karena kehidupan yang dijalani relatif pendek dengan sebagian waktu dihabiskan untuk berburu pasangan.
Demikian kami menjelaskan dengan singkat mengenai artikel dengan judul “ Sebaran Dan Perilaku Serta Fakta Unik Tentang Kunang-Kunang †yang dirangkum dari beberapa sumber berita. Semoga memberikan informasi bermanfaat bagi para pembaca.
Â
 Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.