Aglaonema sudah terbukti memiliki nama besar karena hampir setiap penjual tanaman hias pastilah mempunyai koleksi aglaonema yang mereka dagangkan di lapak-lapak mereka. Aglaonema selalu laku dijual dalam jumlah besar karena tanaman hias daun ini biasa difungsikan menjadi hiasan di rumah-rumah mewah, kantor-kantor, taman bunga dan lain sebagainya sebagai bagian dari dekorasi bahkan pada beberapa kota memiliki kecenderungan keberadaan aglaonema di tempat mereka mencerminkan strata sosial mereka.
Cara Menanam Tanaman Hias Daun Aglaonema
Bibit tanaman di dalam wadah plastik secara berhati-hati dikeluarkan, perhatikan akar tanaman bersangkutan agar dijaga supaya tidak rusak seperti patah-patah. Lalu masukkan tanaman ke dalam pot kosong yang sudah disediakan dan beri media hingga hampir penuh. Siram pelan-pelan dan tempatkan tanaman di tempat yang teduh. Pertumbuhan tanaman lebih lanjut sangat tergantung dari perawatan yang anda berikan meskipun tanaman kadang-kadang bisa tumbuh dengan sendirinya walaupun tanpa dirawat. Tetapi penampilannya tidak akan optimal. Perawatan yang rutin wajib dilakukan adalah penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama serta penyakit. Penanaman aglaonema tidak jauh berbeda dengan tanaman lainnya, hanya di sini membutuhkan styrofoam guna memudahkan pembuangan air. Pot-pot yang sudah disiapkan diisi dengan styrofoam sekitar 1/3 pot dan media dimasukkan hingga setengah pot saja.
Media Tanam Tanaman Hias Daun Aglaonema
Pertumbuhan dan kesuburan tanaman aglaonema dipengaruhi oleh pemilihan media tanam. Bukan hanya berfungsi sebagai tempat penyedia nutrisi bagi tanaman ini, media tanam juga merupakan tempat untuk merekatnya tanaman. Hindari menggunakan media tanam yang terlalu basah apalagi sampai tergenang air. Yang diperlukan adalah media bersifat porous artinya bisa dengan segera meresapkan air sehingga tidak terjadi genangan atau media menjadi becek. Campuran media tanam yang dapat digunakan untuk kesuburan pertumbuhan aglaonema adalah sekam, pakis atau cocopeat, sekam bakar atau arang dan pupuk kandang. Dapat pula ditambahkan dengan pasir Malang.
Perhatikan Intensitas Cahaya
Tanaman aglaonema hybrid harus dihindarkan dari sinar matahari penuh. Seringkali aglaonema yang terpapar sinar matahari secara langsung pada waktu siang hari akan menyebabkan daunnya mudah terbakar dan menjadi kering. Letakkan aglaonema di bawah naungan atau dalam ruangan dengan tingkat pencahayaan rendah seperti di teras yang akan memberikan warna merah cerah.
Seperti diketahui bahwa semua tanaman tak terkecuali aglaonema pastilah membutuhkan sinar matahari sebagai sumber energi untuk melakukan fotosintesis. Tetapi untuk perawatan aglaonema hybrid tidak begitu menyukai sinar matahari secara langsung dimana intensitas cahaya yang tepat akan memunculkan warna daun aglaonema yang lebih cerah dan tampil menarik. Guna memperoleh intensitas cahaya matahari yang tepat bagi tanaman hias ini tentunya di setiap daerah memiliki cara yang berbeda-beda namun pada umumnya yang dilakukan oleh para penghobi aglaonema adalah melakukan penjemuran pada waktu pagi hari untuk dapat memastikan aglaonema mendapatkan cahaya yang cukup. Selanjutnya tanaman aglaonema akan dikembalikan pada tempat yang ternaungi.
Penyiraman Aglaonema
Media tanam perlu dilakukan penyiraman yang bisa dilakukan dua kali dalam seminggu terutama ketika musim kemarau atau panas. Tetapi jika musim penghujan tiba maka penyiraman cukup dilakukan seminggu sekali saja. Sedangkan untuk melembabkan lingkungan sekitarnya bisa melakukan pengkabutan sekali sehari. Pemeliharaan aglaonema dengan penyiraman yang dilakukan secara berlebihan akan mengakibatkan pembusukan pada akar sehingga tanaman akan mudah mati.
Pemberian Pupuk, Nutrisi Dan Pemberian Obat
Jangan memberikan obat ketika sedang musim kemarau tiba namun pada saat penghujan bisa dilakukan meskipun akan merepotkan karena musim penghujan adalah musim penyakit bagi aglaonema. Pencegahan bisa dilakukan dengan pemberian bakterisida, fungisida dan insektisida. Pemupukan bisa diberikan dengan memilih pupuk NPK slow release atau pupuk tidak mudah larut dengan intensitas paling sering adalah sebulan sekali. Selebihnya bisa diberikan pupuk organik cair / POC karena POC mudah diaplikasikan dan dikombinasikan dengan pupuk lain seperti untuk pencerah daun dimana POC tidak memberikan efek buruk terhadap pertumbuhan aglaonema. Pemberian pupuk bisa dilakukan secara langsung pada daun maupun pada media tanam.
Tingkat Kelembaban Dan Temperatur
Tanaman hias ini sangat menyukai kondisi lingkungan yang lembab sehingga media tanamnya harus bersifat porous agar tidak menjadikan bagian bawah aglaonema tergenang air. Jika media tanam terlalu basah maka akan menyebabkan busuk akar. Namun kelembaban lingkungan sekitar tanaman ini tumbuh sangat penting untuk diperhatikan. Seperti dijelaskan tersebut di atas terlalu sering melakukan penyiraman pada media tanam akan menyebabkan akar tanaman mudah membusuk. Cukup dengan menjaga tingkat kelembabannya saja. Aglaonema hybrid menyukai tingkat kelembaban sedang meskipun dalam beberapa kondisi mampu bertahan hidup pada lingkungan dengan tingkat kelembaban tinggi tetapi dapat meningkatkan resiko terkena penyakit. Kesuburan aglaonema bisa terganggu jika keadaan lingkungan kurang lembab jadi agar kelembaban terjaga terutama ketika musim kemarau maka tanaman harus disemprot air bersih pada bagian daun. Tanaman ini mampu tumbuh dengan bagus di iklim tropis dengan temperatur rata-rata 15 sampai dengan 25 derajat C.
Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang artikel dengan judul “ Tips Merawat Tanaman Hias Aglaonema â€. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.