article

Mengetahui Gunung di Sulawesi yang Masih Aktif

Mengetahui Gunung di Sulawesi yang Masih Aktif

Seperti pulau-pulau lainnya yang ada di Indonesia, Sulawesi menyimpan penampakan alam yang berbeda dari pulau lainnya. Dimana dari sekian banyak penampakan alam yang dimilikinya, gunung menjadi salah satu penampakan alam yang menjadi kebanggaan bagi warga masyarakat di Sulawesi. Dimana diketahui bahwa negara Indonesia mempunyai ribuan pulau besar dan kecil yang tersebar dari daerah Sabang hingga wilayah Merauke. Pulau-pulau tersebut mempunyai ukuran yang berbeda-beda akan tetapi yang perlu diingat bahwa hanya terdapat 5 pulau besar yang terbentang di Indonesia dan salah satu diantaranya bernama Pulau Sulawesi.

Di Sulawesi ditemukan sederet gunung yang sebagian masih tergolong ke dalam kelompok gunung berapi yang masih aktif. Nah apa saja gunung-gunung yang masih aktif tersebut ? Simak berikut daftarnya.

1/ Gunung Soputan yang masih aktif

ads

Yang pertama adalah Gunung Soputan yang terletak di wilayah Sulawesi Utara terbentuk pada masa kuarterner di pinggir sebelah selatan kaldera Tondano. Gunung Soputan termasuk ke dalam salah satu gunung berapi paling aktif di Sulawesi dengan ketinggian mencapai 1.784 meter di atas permukaan laut. Lokasi gunung ini tepatnya hanya berjarak sekitar 50 Km sebelah barat daya selatan dari Kota Manado. Gunung Soputan bertipe erupsi yaitu berupa ledakan, kubah lava, aliran piroklastik dan aktivitas strombolian. Letusan terakhir tercatat terjadi sekitar tahun 2018 dengan ketinggian letusan mencapai 4.000 meter yang menyebabkan warga yang tinggal sekitar 4 Km dari puncak gunung dihimbau untuk menyelamatkan diri dengan cara mengungsi.

2/ Gunung Submarine 1922 yang masih aktif

Gunung Submarine 1922 adalah termasuk salah satu gunung yang memiliki sifat alam yang unik berbeda dari gunung lainnya di Indonesia. Keunikannya adalah merupakan salah satu gunung berapi aktif yang terletak di bawah permukaan laut Sulawesi dengan mencapai ketinggian -5.000 meter atau sekitar -12.000 kaki di bawah permukaan laut. Secara geografis lokasi gunung ini berada di antara 40 dan 60 LU antara 1240 dan 1260 BT, termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Sangir, Provinsi Sulawesi Utara yang berdekatan dengan Kota Tahuna.

3/ Gunung Mahawu yang masih aktif

Gunung yang ketiga adalah Gunung Mahawu yang termasuk ke dalam jenis gunung berapi kerucut atau bertipe stratovolcano yang berlokasi di bagian timur Gunung Lakon dan Gunung Empung di Sulawesi Utara. Gunung ini mempunyai lebar sekitar 180 meter dengan kedalaman kawah mencapai 140 meter, terdapat dua kerucut piroklastik di sebelah lereng utara. Tinggi gunung mencapai ukuran 1.311 meter di atas permukaan laut. Gunung ini pernah tercatat mengalami letusan kecil pada tahun 1789 kemudian letusan besar di tahun 1994 yang mengeluarkan letupan berupa lumpur femoral dan aktivitas geyser yang terjadi di sepanjang danau kawah dan letusan selanjutnya pada tahun 1999. Hingga saat ini Gunung Mahawu masih aktif mengeluarkan aroma belerang yang terbawa oleh angin dengan kondisi danau kawah yang semakin mengecil ukurannya karena sebagian pinggirnya telah mengering.

4/ Gunung Karangetang yang masih aktif

Gunung yang keempat adalah Gunung Karangetan atau populer dengan sebutan Gunung Api Siau merupakan salah satu gunung berapi yang berada di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro di Sulawesi Utara. Gunung ini termasuk ke dalam kelompok gunung berapi aktif di Indonesia dimana tercatat pernah meletus sebanyak lebih dari 40 kali sejak tahun 1675 dengan mengeluarkan beberapa letusan kecil yang tidak terdokumentasikan oleh catatan sejarah. Kemudian pada tanggal 14 Agustus 2010 yang lalu, Gunung Karangetang kembali meletus yang menyebabkan masyarakat sekitar gunung harus melakukan evakuasi. Letusan ini cukup besar yang mengakibatkan jalan-jalan transportasi lumpuh total sebagai akibat ambruknya jembatan oleh lahar panas. Pada tanggal 18 Maret 2011, gunung ini meletus lagi dengan mengeluarkan api dan awan panas yang berhasil merusak sebuah jembatan dan beberapa rumah warga di sekitar gunung.

5/ Gunung Lokon yang masih aktif

Gunung Lokon merupakan salah satu gunung berapi yang terletak berdekatan dengan kota bunga yaitu Kota Tomohon di Sulawesi Utara yang mempunyai ketinggian mencapai 1.580 meter di atas permukaan laut. Gunung ini bertipe stratovolcano pernah tercatat meletus beberapa kali yakni di tahun 1951, 1991, 2001 dan 2011. Letusan terakhir yang terjadi pada tahun 2011 dimulai dari terjadinya peningkatan aktivitas gunung pada tanggal 18 Juni 2011. Dan pada tanggal 14 Juli 2011 gunung ini meletus tepat di pusat kawah Tompaluan dengan melontarkan material pijar, pasir dan hujan abu setinggi 1.500 meter. Akibat letusan tersebut sekitar 10.000 masyarakat dari beberapa desa di sekitar gunung harus mengungsi ke Tomohon dan Manado.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang artikel dengan judul “ Mengetahui Gunung Di Sulawesi Yang Masih Aktif ”. Semoga memberikan informasi bermanfaat bagi para pembaca.

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads