article

Mengenal Ciri-Ciri Hewan yang Hidup di Gurun

Mengenal Ciri-Ciri Hewan yang Hidup di Gurun

Gurun adalah salah satu ekosistem yang ada di bumi. Ekosistem gurun menyimpan ciri khusus tersendiri yang tidak dapat ditemukan pada daerah-daerah lainnya, dimana gurun ini memiliki kondisi dan karakteristik tersendiri yang saling mempengaruhi masing-masing komponen ekosistem yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah memberikan pengaruh terhadap bentuk dan kondisi dari setiap flora dan fauna yang hidup dan menetap di dalamnya.

Nah melalui artikel kami kali ini akan mendiskusikan tentang beberapa ciri dari hewan yang mampu bertahan hidup di gurun yang sangat kering dan tandus. Setiap ciri yang dimiliki oleh hewan tersebut merupakan sebuah proses adaptasi yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Ada banyak hewan yang mempunyai cara khusus untuk tetap mampu bertahan hidup dalam kondisi gurun yang sangat ekstrim. Dimana pada dasarnya ada beberapa hal yang bisa anda lihat untuk diketahui mengenai ciri-ciri ini, antara lain sebagai berikut :

1/ Ciri yang pertama adalah memiliki cadangan lemak

ads

Ciri pertama yang menunjukkan daya tahan hewan gurun sangat kuat adalah karena memiliki cadangan lemak. Pada beberapa hewan yang menyimpan cadangan lemak yang tertimbun di dalam tubuhnya dalam jumlah besar, hewan bersangkutan memiliki daya tahan hidup yang kuat di gurun. Salah satu hewan yang paling terkenal adalah unta. Cadangan lemak yang terkandung pada unta terletak di bagian punggung dimana cadangan lemak ini dikenal dengan istilah punuk. Masing-masing jenis unta mempunyai jumlah punuk yang berbeda-beda, ada beberapa jenis unta yang mempunyai 1 buah punuk dan yang lainnya memiliki 2 punuk di punggungnya. Jumlah punuk ini biasanya memberikan pengaruh terhadap kondisi lingkungan sekitar yang rata-rata berhawa sangat panas.

2/ Ciri kedua adalah suka memendam diri dalam pasir

Ciri yang kedua adalah terlihat dari perilaku hewan memendam diri yang biasanya dilakukan oleh beberapa jenis reptil dan kelompok serangga tertentu. Perilaku ini selain bisa mengurangi jumlah panas yang menyelimuti tubuh mereka, memendam diri juga bisa mengurangi kemungkinan tersapu oleh badai gurun yang sering terjadi di gurun.

3/ Ciri selanjutnya adalah memiliki rambut badan yang lebih sedikit

Ciri yang ketiga untuk hewan yang mampu bertahan hidup di gurun adalah terbanyak ditemukan pada beberapa hewan mamalia. Terletak pada jumlah bulu yang semakin sedikit akan dapat membantu dalam pelepasan hawa panas yang menyelimuti tubuh. Di samping itu jumlah bulu yang sedikit bisa membantu mendinginkan suhu tubuh dari hewan bersangkutan. Biasanya juga dapat ditemukan pada beberapa jenis kucing dan rubah yang hidup di daerah gurun.

4/ Ciri keempat adalah dilihat dari pembuatan tempat tinggal

Seperti diketahui bahwa gurun merupakan salah satu media yang menunjukkan keanekaragaman ekosistem yang nantinya akan membentuk permukaan bumi. Ini akan berhubungan dengan kondisi dari iklim yang sangat ekstrim akan mempunyai pengaruh besar terhadap perilaku dari hewan yang tinggal di dalamnya. Salah satu perilaku yang umum ditemukan adalah ketika hewan membuat tempat tinggal mereka. Beberapa jenis hewan gurun ini akan membuat tempat tinggal jauh di dalam tanah dengan tujuan untuk menghindari udara panas yang betebaran di permukaan bumi. Yang menarik di sini adalah suhu di dalam tanah jauh terasa lebih dingin dan lebih nyaman.

5/ Ciri kelima adalah memiliki telinga yang lebih panjang

Ciri yang kelima ini banyak ditemukan pada rubah gurun. Memiliki sepasang telinga yang berukuran panjang yaitu sebagai fungsi untuk mempertajam daya dengar mereka dan juga fungsi untuk mengurangi penguapan sekaligus mempercepat proses pelepasan panas dari dalam tubuh.

6/ Ciri keenam adalah suka memanfaatkan air embun

Sekali waktu apabila anda mengunjungi bioma gurun yang tersebar di beberapa daerah di dunia termasuk Indonesia, maka anda akan melihat perilaku yang unik terjadi pada waktu pagi hari. Perilaku ini biasa terjadi pada beberapa jenis burung dan serangga. Dimana ketika pagi menjelang dan banyak ditemukan air embun beterbangan di udara, ditemukan beberapa jenis serangga sedang asyik dengan kehidupan mereka. Kondisi ini memiliki tujuan untuk mengumpulkan embun sebanyak-banyaknya. Juga berlaku terhadap beberapa burung yang kadang-kadang ditemukan memiliki lapisan khusus di bagian bawah lapisan bulunya. Lapisan inilah yang bisa menyerap air embun di waktu pagi hari guna disimpan. Salah satunya adalah jenis hewan yang mempunyai perilaku seperti ini yaitu kumbang hitam namimbia.

7/ Ciri yang terakhir adalah memiliki lapisan telapak kaki lebih tebal

Kondisi dimana lapisan telapak kaki lebih tebal dari organ tubuh lainnya akan menyebabkan panas di sekitarnya akan diserap oleh kaki sehingga menyebabkan rasa panas menjadi berkurang. Selain itu dengan telapak kaki yang berukuran lebih tebal akan memudahkan hewan-hewan bersangkutan bergerak di atas permukaan pasir. Adaptasi ini bisa anda temukan pada kucing dan beberapa hewan mamalia lainnya yang hidup di gurun. Biasanya hal ini bisa anda temukan pada beberapa jenis reptil yang ada di gurun.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat mengenai artikel dengan judul “ Mengenal Ciri-Ciri Hewan Yang Hidup Di Gurun ”. Semoga memberikan informasi bermanfaat bagi para pembaca.

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads