article

Spesifikasi Lengkap Asus Zenfone 6, Wajib Baca Sebelum Beli!

Spesifikasi Lengkap Asus Zenfone 6, Wajib Baca Sebelum Beli!

Mungkin dari teman-teman pembaca yang sekaligus merupakan seorang gadget enthusiast bertanya-tanya, kemana sih Asus selama ini di Indonesia? Sejak perilisan smartphone flagship Asus Zenfone 5z di tahun lalu, Asus hingga saat ini belum merilis smartphone flagship lagi.

Sebetulnya Asus tidak kemana-mana. Buktinya, lusa besok atau tepatnya pada tanggal 15 November 2019, Asus akan mulai menjual produk smartphone flagship terbarunya di Indonesia yaitu Asus Zenfone 6 yang jika dilihat dari rekam jejak Asus mengeluarkan smartphone flagship dari dulu, ini adalah smartphone pertama yang punya fitur kamera flip.

Untuk lebih jelasnya lagi, di bawah ini adalah 5 spesifikasi kunci yang perlu Anda ketahui sebelum meminang Asus Zenfone 6.

ads

 

1. Layar

Tidak seperti kebanyakan smartphone flagship sekarang yang sudah menggunakan layar AMOLED, OLED, ataupun Super AMOLED, Zenfone 6 buatan asus ini masih menggunakan layar IPS yang mampu mereproduksi warna hingga 16 juta warna.

Layar pada Asus Zenfone 6 ini memiliki bentang layar 6.4 inch dengan screen-to-body ratio mencapai 83.8 persen. Sedangkan untuk resolusinya, Zenfone 6 juga masih menggunakan resolusi 1080 x 2340 atau Full HD+ dengan rasio 19.5:9 seperti kebanyakan smartphone menengah dan flagship berlayar lebar sekarang ini.

Layar IPS yang kabarnya tidak kalah vibrant dengan AMOLED ini dibalut oleh jenis kaca smartphone terkuat saat ini yaitu Gorilla Glass 6 yang kabarnya walau memiliki tingkat ketahanan terhadap goresan yang sama dengan Gorilla Glass 5, kaca ini kabarnya mampu bertahan hingga 15 kali drop tests, lebih banyak dua kali lipat dari Gorilla Glass yang hanya mampu bertahan 7 hingga 8 kali saja.

Menjadi perbatasan antara bagian depan dan belakang, di tengah-tengah Asus Zenfone 6 diperkokoh dengan pondasi berupa frame yang terbuat dari Aluminium.

Ke bagian belakang, disini kita hanya akan menemukan modul kamera, fingerprint scanner dan lapisan kaca Gorilla Glass yang tidak diketahui versinya. Tapi karena ini smartphone Asus Flagship, pastinya bagian belakang juga menggunakan Gorilla Glass yang punya ketahanan tinggi, bisa Gorilla Glass versi 4 ataupun versi 5.

 

2. Chipset

Masuk ke bagian otak penggerak dari Asus Zenfone 6, smartphone ini ditenagai oleh chipset flagship terbaru dari Qualcomm pada tahun 2019, yaitu Snapdragon 855. Bagi Anda yang sudah banyak menyaksikan ulasan tentang smartphone flagship yang juga ditenagai chipset ini, pasti sudah tahu dong seganas apa Snapdragon 855.

Bagi yang belum tahu, Chipset Snapdragon 855 itu terdiri dari CPU octa-core (1x2.84 GHz Kryo 485 & 3x2.42 GHz Kryo 485 & 4x1.78 GHz Kryo 485) serta GPU Adreno 640 yang saat ini merajai benchmark GPU untuk platform Android.

Dengan kata lain, baik untuk bermain game ataupun kerja multitasking yang berat, chipset Snapdragon 855 dijamin mampu memberikan kinerja yang memuaskan.

 

3. RAM dan Memori Internal

Jika melihat informasi di pasar global, Zenfone 6 ini memiliki tiga varian jika dilihat dari kapasitas RAM dan memori internalnya, yaitu 6/64GB, 6/128GB dan 8/256GB.

Belum ada informasi lebih lanjut yang mana yang akan dirilis di Indonesia. Bisa semuanya, atau mungkin hanya satu atau dua varian saja. Tapi yang biasanya laku di Indonesia itu adalah yang RAM-nya besar dan minimal memiliki penyimpanan sebesar 128GB.

Berbicara soal memori penyimpanan, bagi Anda yang menganggap 128GB atau 256GB itu kurang besar; jangan khawatir karena pada Zenfone 6, sudah tersedia slot memori eksternal dedicated. Sehingga selain dapat memuat dua buah kartu SIM, Zenfone 6 juga punya slot untuk MicroSD sendiri yang mendukung hingga 1TB.

 

 

bersambung ke halaman-2
 

4. Kamera

Salah satu nilai jual yang paling ditonjolkan oleh Asus Zenfone 6 sendiri adalah kamera. Seperti halnya pada smartphone OPPO Find X yang sempat membuat penasaran banyak orang, Asus Zenfone 6 juga mengadopsi kamera bertipe motorik untuk smartphone flagship­-nya saat ini.

Kameranya bertipe dual camera, pengaturan yang memang untuk tahun 2019 ini terkesan ketinggalan. Kamera belakang yang sekaligus bisa menjadi kamera depan ini memiliki resolusi 48MP untuk kamera utamanya adalah kamera wide dengan bukaan f/1.8 yang mendukung PDFA dan laser AF.

Sedangkan untuk kamera keduanya adalah kamera berlensa ultrawide dengan resolusi 13MP dan bukaan f/2.4.

Untuk kemampuan merekam videonya, Asus Zenfone 6 katanya mampu untuk merekam video 4K dengan maksimal 60 fps, sedangkan jika merekam video full HD, fps-nya sendiri bisa mencapai 240 fps, dan ketika merekam pada resolusi 720p atau HD fps-nya bisa mencapai maksimal 480 fps.

Sayangnya, pada fps 240 dan 480, gyro-EIS yang fungsinya untuk membuat video tidak “bergoyang-goyang” tidak aktif, sehingga kualitas video yang diambil dengan menggunakan tangan pasti tidak begitu stabil.

 

5. Baterai

Berbicara soal baterai, Asus Zenfone 6 ini mungkin salah satu yang berani dikelasnya. Ketika kompetitor lainnya masih menggunakan maksimal 4,000 mAh pada baterainya, Asus Zenfone 6 sendiri sudah menggunakan baterai berkapasitas 5,000 mAh yang mendukung pengisian daya QC 4.0 18 Watt.

Kelebihan lainnya dari Asus Zenfone 6 yang masih berkaitan dengan baterai adalah adanya fitur reverse power bank dimana Zenfone 6 ini bisa dijadikan power bank. Kapan lagi punya power bank dapet bonus fitur smartphone?

 

6. kelengkapan Fitur

Hal terakhir yang mau penulis informasikan ke teman pembaca sekalian adalah soal kelengkapan fiturnya termasuk didalamnya kelengkapan sensor-sensor.

Bukan flagship namanya jika sensor-sensor pada smartphone tersebut tidak lengkap. Luckily, Anda bisa menemukan berbagai sensor yang lengkap pada smartphone ini seperti accelerometer, proximity, gyroscope, bahkan compass juga ada.

Fitur keamanan pada Zenfone 6 ini tentunya juga sama dengan kebanyakan smartphone flagship lain seperti face unlock dan juga fingerprint scanner.

Bluetooth pada Zenfone 6 juga sudah menggunakan bluetooth 5.0 yang mendukung aptX HD bagi Anda para penikmat musik berkualitas tinggi.

Kemudian juga speaker-nya yang sudah stereo, atau yang dengan kata lain suara yang keluar dari smartphone ini ketika mendengarkan musik atau menonton video berasal dari dua sumber, yaitu speaker yang letaknya di bagian bawah smartphone, dan speaker yang menempel di ear piece. –BB-

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads