Jika Anda menganggap semua monitor itu memiliki teknologi panel yang sama karena secara visual monitor-monitor tersebut dapat menghasilkan gambar dengan warna yang sama dan resolusi yang sama, maka disini Anda sudah terjerumus menjadi bagian dari golongan YPAG (yang penting ada gambarnya).
Namun bagi Anda yang ingin “lulus†dari orang yang gaptek, khususnya di bidang monitor, maka Anda sedang berada pada artikel yang tepat. Disini penulis akan memperkenalkan beberapa jenis panel yang sudah umum atau biasa digunakan pada monitor-monitor konvensional yang mungkin biasa Anda jumpai sehari-hari jika pekerjaan Anda memang ada hubungannya dengan bidang teknologi.
Secara umum, ada 4Â teknologi panel yang biasa digunakan pada monitor sekarang ini. Keempat teknologi panel tersebut adalah IPS, VA, TN dan yang paling baru adalah OLED. Jika Anda sudah membaca artikel "Tips Memilih Monitor yang Cocok untuk Anda di Tahun 2019"Â mungkin Anda sudah tahu perbedaan keempat panel tersebut, tapi ya hanya secara garis besarnya saja. Dalam kesempatan ini, penulis akan membahasnya lebih dalam lagi sehingga Anda bisa tahu kelebihan dan kekurangan dari masing-masing panel, serta cocok untuk siapa panel tersebut.
Â
1. IPS (In Plane Switching)
Adalah sebuah teknologi panel monitor yang hingga saat ini masih dianggap panel terbaik dari segi kualitas gambar, viewing angle, dan akurasi warna. Bahkan setelah monitor yang menggunakan panel OLED muncul juga, IPS masih saja dianggap sebagai yang terbaik.
Salah satu alasannya mungkin karena monitor yang menggunakan panel OLED sendiri belum banyak beredar di pasaran. Tidak seperti monitor dengan panel IPS yang setiap merek monitor pasti memiliki beberapa seri monitor berpanel IPS.
Kelebihan dari monitor IPS sendiri adalah punya kualitas gambar yang bagus, viewing angle yang luas hingga mencapai 178 derajat, dan akurasi warna yang sangat baik. Akibatnya, monitor ini sangat digandrungi oleh mereka para desainer grafis atau mereka para pekerja kreatif yang memang membutuhkan reproduksi warna yang baik pada aktivitasnya.
Untuk kekurangan monitor ini sendiri secara umum adalah dari harganya yang hingga saat ini masih mahal jika dibandingkan dengan tipe panel lain dengan spesifikasi yang hampir sama. Dan kekurangan lainnya dari panel ini adalah tidak begitu cocok untuk gamer karena untuk versi terendahnya refresh rate yang dimiliki biasanya terbilang rendah jika dibandingkan dengan panel lainnya dimana dengan harga yang sama, biasanya memiliki refresh rate yang lebih tinggi.
Â
Â
2. TN (Twisted-Nematic)
Panel TN bisa dibilang sebagai polar opposite atau kebalikannya dari panel IPS. Karena dari segi harga, monitor ini jauh lebih murah dibandingkan dengan monitor yang menggunakan panel IPS. Selain itu, keunggulan tipe monitor ini juga bisa dilihat dari response time yang sangat kecil dan refresh rate yang biasanya sangat tinggi untuk harga yang ditawarkan serupa dengan yang menggunakan panel IPS. Dan berbicara soal refresh rate, hanya panel TN yang sampai sekarang mampu menyajikan refresh rate hingga 240Hz.
Sayangnya, untuk harga yang murah tersebut, jenis panel TN tentunya bukan tanpa kekurangan. Kekurangan yang paling terlihat dari panel ini adalah dari segi reproduksi warna yang bisa dibilang “kurang enak dipandang†lantaran apa yang diperlihatkan oleh panel TN itu biasanya bukanlah gambar dengan warna yang sama dengan warna yang dilihat mata. Singkatnya, akurasi atau reproduksi warnanya tidak bagus.
Meskipun demikian, panel TN ini adalah panel yang menurut penulis sangat direkomendasikan untuk para gamer. Pasalnya, monitor ini memiliki refresh rate tinggi dan response time rendah yang untuk sebuah gamer itu merupakan sebuah nilai plus tersendiri untuk bermain game.
Oh iya, satu lagi kekurangan panel TN itu tidak mendukung teknologi HDR.
Â
(bersambung ke halaman 2)
3. VA (Vertical Alignment)
Panel VA merupakan panel yang menjadi favorit penulis dari keempat panel yang dibahas pada artikel ini. Karena selain harganya terjangkau, spesifikasi yang berkaitan dengan performa seperti refresh rate dan response time pada monitor ini juga sangat baik walaupun masih sedikit kalah sama panel TN.
Jika ada sebuah tingkatan kasta pada teknologi panel, maka panel VA ini bisa dibilang berada antara IPS dan TN. Dikatakan seperti itu, karena panel VA ini memang punya masing-masing kelebihan serta kekurangan dari panel IPS dan TN. Seperti yang sudah ditulis di atas, panel VA ini refresh rate yang baik dimana kelebihan tersebut biasanya dapat Anda lihat pada panel TN.
Sedangkan untuk kelebihan dari panel VA yang mengadopsi dari panel IPS adalah reproduksi warna dan viewing angle yang hampir mendekati panel IPS.
Untuk kekurangannya sendiri adalah dari segi response time yang biasanya tidak begitu baik untuk monitor dengan harga yang murah hingga standar. Karena pada monitor dengan harga yang standar, response time yang dimiliki biasanya berada lebih dari 6ms. Dan sudah menjadi sebuah rahasia umum dikalangan para pengguna monitor yang paham akan monitornya, response time di atas 5ms itu biasanya menyebabkan ghosting atau yang biasa disebut dengan efek blur. Tapi ya efek tersebut biasanya hanya muncul pada game bertipe fast-faced seperti contohnya PUBG ataupun Counter-Strike.
Namun masalah tersebut biasanya dapat teratasi dengan membeli monitor berpanel VA yang harganya sedikit lebih mahal namun tidak lebih mahal jika dibandingkan dengan IPS dengan response time 1ms dan refresh-rate 144Hz.
Â
Â
4. OLEDÂ (Organic Light-Emitting Diode)
Jika ditanya, mana diantara keempat panel monitor yang merupakan panel terbaik tanpa mempedulikan faktor harga dan ketersediaan. Maka penulis akan menjawab panel OLED lah yang terbaik.
Untuk reproduksi warnanya, panel OLED ini tidak bergantung pada cahaya backlight atau dimming zone seperti halnya pada ketiga panel di atas. Oleh karena itu, warna dari panel OLED ini biasanya sangatlah akurat. Seperti contohnya warna hitam akan terlihat sangat hitam jika dibandingkan dengan tipe panel lainnya.
Kelebihan dari panel OLED sendiri yang paling terlihat selain dari reproduksi warna yang sangat baik adalah response time yang sangat cepat, bahkan mengalahkan monitor yang memiliki response time 1ms serta refresh rate yang tinggi.
Namun sayangnya, dari banyak kelebihan panel bertipe OLED ini, kekurangannya bisa membuat kita urung untuk membeli monitor yang sudah menggunakan panel OLED.
Yang paling terlihat mungkin dari harganya yang biasanya berkali-kali lipat dari monitor dengan panel IPS. Kemudian ketersediaannya yang hingga saat ini, monitor dengan panel OLED yang beredar di pasaran masih bisa dihitung jari.
Jadi untuk sekarang, monitor ini belum bisa penulis rekomendasikan untuk Anda dengan budget terbatas atau dengan aktivitas yang tidak menuntut Anda untuk menggunakan monitor dengan kelebihan-kelebihan di atas.
Â
Â
Penutup
Diantara keempat panel yang sudah dibahas di atas, panel IPS adalah panel yang penulis paling rekomendasikan untuk para pekerja kreatif seperti desainer grafis dan fotografer. Sedangkan panel VA penulis rekomendasikan untuk mereka yang suka bermain game cepat seperti FPS ataupun racing.
“Lalu bagaimana dengan panel TN?â€
Panel ini sangatlah cocok bagi Anda yang biasa disebut gamer “low budget†namun ingin bermain game dengan performa yang di atas rata-rata. –BB-
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.