Budidaya ikan lele menguntungkan bagi siapa saja yang membudidayakannya.
Mengapa demikian?
Hal ini karena seiring dengan bertambahnya peminat ikan lele dan juga bertambahnya restoran yang menyediakan menu yang berasal dari lele.
Selain itu, budidaya lele juga mudah untuk dijalankan semua orang, bahkan pemula sekalipun juga bisa.
Untuk anda yang ingin mencoba peruntungan dalam beternak, budidaya lele bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda.
Hal ini ditunjukkan kepada anda karena selain beberapa alasan di atas, ikan lele juga mempunyai harga jual yang tinggi.
Sehingga Anda akan mendapatkan untung berlipat-lipat.
Â
Cara Budidaya atau ternak Lele
Budidaya lele bisa dilakukan dalam dua tahap, yaitu pembibitan dan pembesaran.
1.    Pembibitan
Untuk tahap ini, bisa dilakukan dengan 2 cara. Anda bisa membeli bibit ikan lele atau melaksanakan pembibitan sendiri dengan cara pemijahan. Pastikan memakai indukan yang unggul biar mendapat bibit yang unggul pula.
2.    Pembesaran
Pembesaran ikan lele dilakukan dengan memperhatikan unsur unsur yang mempengaruhi kehidupan lele itu sendiri.
Apa sajakah itu?, simak uraiannya berikut ini:
a.    Kolam
Kolam bisa memakai bak beton atau tanah. Jika ingin memakai bak tanah, pastikan tanah sudah bebas dari gas yang berbahaya. Beri kapur dan pupuk sebelum memakai kolam.
Pastikan adanya biota air dengan memberi air dalam ketinggian yang rendah dan membiarkannya selama seminggu. Setelah itu, selalu pantau kebersihan air kolam. Sebelum memasukkan lele kedalam kolam, perhatikan rasio perbandingan volume bak dengan ikan lele.
Termuat alternatif kolam yang bisa anda gunakan untuk budidaya ikan lele, yaitu menggunakan media kolam terpal bulat.
Media ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan kolam jenis lain.
Hal ini sudah banyak yang membuktikannya.
Tinggal Anda yang harus mencobanya.
b.   Pakan
Lele bisa memakan daging dan tumbuhan. Jika ingin mendapat hasil yang maksimal dalam budidaya lele, anda bisa mengkombinasikan pakan dari pembelian di pasaran dan pakan yang anda buat sendiri.
Anda bisa memberi pakan alternatif ternak lele dengan ikan, ayam, atau daun-daunan. Sebelum memberi ayam untuk pakan lele, sebaiknya anda cabut bulu-bulunya biar tidak menyumbat pencernaan lele.
Â
Tips budidaya lele yang menguntungkan.
Jika anda telah melaksanakan pembibitan dan pembesara, dalam 2,5-3,5 bulan anda bisa mendapat lele ukuran konsumsi. Untuk pemanenan, sebaiknya sehari sebelumnya, anda tidak memberi pakan biar selama pengangkutan, lele tidak buang kotoran. Dalam memanen, sebaiknya anda melaksanakan pemilihan atau penyortiran.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan harga jual lele anda. Jika ingin mengekspornya, lele harus mencapai berat 500 gram per ekor.
Untuk domestik, biasanya di bawah itu sudah bisa. Dengan melaksanakan penyortiran, anda akan bisa mendapat nilai jual yang lebih tinggi. Budidaya lele anda pun semakin menguntungkan.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.