Apa itu Dropship?
Dropship merupakan model bisnis menjual barang tanpa kamu memiliki stok barang itu dirumah kamu, yang kemudian nanti kamu jual.
Maksudnya... Kamu hanya sebagai pemasar dari barang itu, dan ketika ada orang yang beli di kamu maka selanjutnya kamu memesankan produk itu ke suplier, dan setelah itu suplier mengirimkan barang tersebut langsung ke customer kamu tadi.
Sampai disini paham ya?, Baik saya lanjut...
Dropship ini merupakan bisnis yang sangt mudah, dan bisa diterapkan oleh semua orang, baik itu muda maupun yang sudah dewasa.
Bisnis ini cocok sekali jika dilakukan oleh mahasiswa. Karena selain menambah penghasilan, juga menambah wawasan dalam mengelola bisnis mahasiswa.
Sebenarnya ada banyak manfaat atau keuntungan yang bisa didapat dari bisnis dropship ini. Berikut kami akan menjelaskan satu per satu, agar Kamu yakin untuk memulai bisnis dropship yang akan kamu jalani.
Ini 5 Keuntungan Bisnis Dropship
1. Modal Kecil
Kamu sebagai dropshipper tidak perlu berinvestasi atau cari modal banyak-banyak untuk melakukan jenis bisnis satu ini. Modal mungkin harus besar bagi para reseller atau penjual yang melakukan bisnisnya secara tradisional. Nah, dengan kegiatan dropshipping ini, Kamu tidak perlu beli produknya dulu kecuali si pembeli yang tertarik sudah melakukan transaksi atau beli ke Kamu. Itupun Kamu tinggal meneruskan uang yang sudah Kamu terima dari si pembeli dan bisa langsung mengambil keuntungannya. Uang atau modal juga jadi lebih sedikit karena Kamu tidak usah memikirkan biaya sewa atau beli tempat penyimpanan buat barang atau produk-produk yang mau Kamu jual.
2. Mudah dijalankan
Bisnis ini juga bisa dikatakan mudah untuk dijalankan, walau Kamu hanya sendirian menjalankannya. Tentunya, ini karena Kamu tidak perlu berurusan dengan produk atau pembeli Kamu secara fisik. Jika Kamu bergelut dalam penjualan yang tradisional pada umumnya, Kamu harus capek-capek melakukan kampanye langsung atau menjadi sales dengan berkomunikasi ke satu dan lebih banyak orang secara tatap muka. Bisnis di era digital kini membuat hal itu jadi lebih mudah. Bahkan bila Kamu membaca penjelasan kami sebelumnya soal konten dari supplier, Kamu sudah punya foto produk dan keterangan lainnya yang tinggal Kamu upload dan masukkan ke media penjualan Kamu. Kamu juga tak perlu mengurus inventarisasi, pengelolaan gudang atau storage, pengemasan dan pengiriman barangnya. Benar-benar tidak ribet, bukan?
3. Lokasi dan Waktu Berjualan Fleksibel
Mengenai lokasi dan waktu, ini sudah pasti fleksibel. Kamu bisa mengatur diri sendiri, kapan Kamu mau mulai membuka online store Kamu dan sampai pukul berapa aktivitas transaksi atau belanja dijalankan. Kamu sebagai dropshipper juga bisa melangsungkan bisnis di mana saja dengan satu ketentuan mutlak, koneksi internet yang memadai. Bila Kamu kewalahan menangani banyaknya calon pembeli atau klien yang sudah lama berlangganan, Kamu bisa membagi beban ke anggota keluarga atau teman terdekat untuk ikut berbisnis bersama tanpa mengorbankan pekerjaan utama mereka sebelumnya.
4. Pilihan Produk yang Mau dijual Sangat Variatif
Karena Kamu tidak usah pusing memikirkan pembelian produk terlebih dahulu secara fisik dan di mana Kamu mau menyimpan produk yang akan dijual kembali, Kamu bisa memilih apa saja produk yang ingin Kamu tawarkan ke calon pembeli Kamu. Segala jenis produk, berapa banyak variasinya tentunya bisa Kamu pilih untuk promosikan.
5. Tidak Terlalu Menghabiskan Waktu, Tenaga dan Pikiran
Memang menjadi dropshipper tidak terlalu capek seperti yang dialami para pebisnis yang melangsungkan penjualannya secara fisik. Namun ini semua kembali kepada Kamu yang bisa mengatur sendiri kapan dan sampai batas mana kegiatan Kamu meladeni pelanggan. Kamu pun bisa membuat pengumuman jika Kamu ingin waktu off atau libur di hari tertentu.
Â
Jadi itulah tadi bisnis menjanjikan yang bisa kamu coba..
Silahkan dicoba!

Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.