Setiap harinya, setelah beraktivitas seharian, tubuh tentu perlu beristirahat, rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu 7 – 8 jam untuk tidur, sedangkan untuk remaja dan anak – anak memerlukan waktu tidur sekitar 10 jam. Selain itu apabila kita tidur dengan baik dan sesuai porsinya, maka tubuh bisa menjadi lebih fresh dan siap untuk beraktivtias kembali
Dan di dunia ini ada 2 macam kebiasaan orang ketika tidur, yaitu tidur dalam keadaan lampu menyala dan yang tidur dalam keadaan lampu mati, alasan sebagian orang yang tidur dalam keadaan lampu menyala mungkin karena takut apabila berada di dalam ruangan gelap
Dilansir dari lifestyle.kompas.com, menurut Joyce Walsleben, PhD, anggota asosiasi dosen di New York University School of Medicine, meskipun kita tertidur, cahaya tetap dapat terdeteksi oleh kelopak mata dan otak kita tidak akan memproduksi melatonin. Walsleben juga berkata bahwa kita membutuhkan kegelapan dalam kamar segelap yang masih bisa kita hadapi tanpa menyandung sesuatu (masih bisa mendeteksi keberadaan benda-benda)
Lalu apa efeknya jika kita tidur dengan lampu yang menyala?
- Meningkatkan Resiko Terkena Kanker
Ketika kita tidur, maka tubuh kita akan memproduksi hormone melatonin , yaitu hormone yang berfungsi mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker pada tubuh, namun apabila kita tidur dalam keadaan lampu yang menyala makan produksi hormone melatonin pun tidak akan maksimal oleh karena itu hal ini dapat meningkatkan resiko terkena berbagai macam kanker, salah satunya kanker payudara
- .Membuat badan menjadi gemuk
Dikutip dari hellosehat.com, Sirkuasi tubuh 24 jam kita mengontrol beberapa hormone seperti, ghrelin, insulin dan serotonin yang berpengaruh kepada nafsu makan, penyimpanan lemak, dan mood . Oleh karena itu, hal – hal yang mengganggu sirkulasi bisa menyebabkan kegemukan, diabete tipe 2, dan depresi. Bahkan ,dokter dan ilmuwan juga menjadi khawatir akan penemuan kasus ini oleh American Medical Association
- Menyebabkan Insomnia
Beberapa ahli percaya bahwa tidur dalam keadaan lampu menyala dapat menyebabkan efek biologis. Sebuah studi di Harvard menemukan bahwa pencahayaan lampu kamar pada larut malam yang berasal dari lampu pijar dapat mengurangi tingkat melatonin, sehingga kita menjadi sulit tidur. Dan bukan hanya dari lampu saja, cahaya-cahaya pada benda elektronik seperti komputer,televise,smartphone dapat menekan sekresi melatonin
- Menyebabkan Depresi
DIkutip lagi dari hellosehat.com, Gangguan tidur sangat terkait dengan risiko depresi dan pengalaman depresi. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Psychiatry menunjukkan bahwa pencahayaan di malam hari, meskipun redup dan hanya setara dengan lampu tidur, dapat meningkatkan perubahan fisiologis seperti yang terjadi pada hewan pengerat.
Pada hamster, cahaya redup di malam hari memicu perilaku seperti depresi dan perubahan pada otak. Hal ini dapat terjadi akibat ritme sirkadian yang terganggu dan juga penekanan melatonin, menurut Tracy Bedrosian, seorang kandidat PhD pada departemen ilmu saraf di The Ohio State University di Colombus. Kabar baiknya adalah bahwa gejala akan menghilang ketika kondisi pencahayaan normal kembali.
Lalu adakah tips untuk tidur dengan cahaya yang aman?
Berikut tips tips yang mungkin bisa anda terapkan yang saya rangkum dari alodokter.com :
- Mematikan semua sumber cahaya satu jam sebelum tidur
- Apabila ingin menggunakan lampu tidur, pakailah lampu dengan pencahayaan yang redup contohnya lampu berwarna merah atau kekunngan
- Batasi pencahayaan yang masuk ke kamar, apabila ada cahaya terang dari luar kamar, anda bisa menggunakan penutup mata
- Hindari menyalakan lampu yang terang ketika terbangun di malam hari, apabila terbangun karena anda ingin melakukan sesuatu dan perlu ada penerangan, disarankan menggunakan lampu dengan cahaya redup
Sebenarnya apabila ingin tidur yang berkualitas, anda tidak perlu menggunakan cahaya lampu tidur, dan apabila ingin menggunakan lampu tidur, tidak disarankan menggunakan lampu dengan cahaya biru, dikarenakan menghambat produksi melatonin hingga dua kali lipat dibanding warna lainnya
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.