Sebagai pemula yang ingin belajar saham dan akan terjun dalam kegiatan trading, anda wajib memahami betul apakah tujuan anda membeli saham perusahaan karena ingin berinvestasi saja (mengharapkan deviden) atau untuk tujuan jual beli, atau bahkan keduanya.
Apapun alasan anda membeli saham perusahaan, yang pasti pengetahuan anda seputar kredibilitas dan posisi finansial perusahaan wajib benar-benar matang. Mengapa?
Saham ialah variasi sekuritas yang High Risk High Return. Artinya resiko yang akan anda hadapi sebagai pemegang saham sangat rentan dengan resiko yang nantinya akan dialami perusahaan, apakah itu profit, loss, atau bahkan gulung tikar (gulung tikar).
Kecuali High Risk, saham juga High Return. Artinya tingkat pengembalian berupa profit yang akan anda dapatkan dapat berkali-kali lipat. Akan tapi, seandainya anda hanya berbekal pengetahuan dangkal seputar pasar (market) dan unsur-unsur yang mempengaruhi fluktuasinya, anda hanya akan terjebak pada permainan spekulasi yang tanpa dasar.
Ingat bahwa saham tidak terlepas dari kegiatan spekulasi, tapi para profesional trading bukan melakukan spekulasi yang tanpa landasan. Mereka paham betul kapan saham akan anjlok, naik, atau stabil.
Dengan demikian, salah satu kunci untuk belajar saham ialah dengan memperdalam pengetahuan anda bukan hanya seputar saham tapi bagaimana pasar bereaksi terhadap perekonomian, stabilitas finansial perusahaan, bahkan laporan keuangan perusahaan yang dapat dengan gampang anda akses di situs Bursa Efek Indonesia.
Anda wajib jeli dalam mengamati kredibilitas finansial dan profitabilitas perusahaan karena anda ialah calon pemilik perusahaan itu (pemberi modal).
Metode Investasi Dan Trading Saham Online Untuk Pemula
Sesudah anda memutuskan untuk membeli saham apakah itu untuk tujuan trading atau investasi, maka muncul pertanyaan bagaimana cara membeli saham perusahaan-perusahaan yang sudah anda yakini tingkat profitabilitas finansialnya.
Tips belajar saham yang perlu anda kenal sebelumnya ialah terdapatnya pihak yang mengaitkan calon pemberi modal dan emiten (perusahaan) yang menjadi perantara atau disebut dengan Broker (pialang).
Berikut langkah dan cara yang perlu anda lakukan untuk belajar melakukan transaksi saham di Busra Efek
- Siapkan Dana
Seberapa besar dana yang anda butuhkan? Ini mungkin menjadi pertanyaan klasik bagi mereka yang sekedar “kepoh†atau benar-benar serius ingin membeli saham.
Perlu anda kenal bahwa Investasi saham masa sekarang tidak memerlukan dana sebesar dahulu. Kini, Anda sudah dapat berinvestasi saham hanya dengan modal satu atau lima juta Rupiah.
Beberapa broker bahkan menyediakan rekening khusus yang dapat dibuka dengan modal permulaan 100,000 Rupiah. Semenjak Pemerintah memutuskan bahwa besar jual beli saham minimum per lot ialah 100 lembar, saham-saham bahkan dapat dibeli dengan dana yang relatif rendah.
Tetapi demikian, ada sebagian saham dengan likuiditas tinggi semacam Telkom (TLKM) yang kisaran harga sahamnya sekitar Rp 2700 perlembar. Artinya untuk membelinya anda wajib menyiapkan modal sebesar Rp 270.000 supaya dapat membeli saham TLKM sebanyak 1 Lot.
-Memilih Broker
Tahap kedua dalam belajar saham untuk pemula ialah memilih Broker. Hingga dengan saat ini terdapat sekitar 115 Broker (lihat situs situs BEI) yang dapat anda pilih menjadi perantara dan mitra anda dalam menemukan saham yang menguntungkan.
Broker atau pialang tentu saja memiliki karakteristiknya masing-masing, ada yang familiar karena akses infromasi dan pengetahuan pasar yang luas, ada yang familiar karena online trading nya, atau bahkan ada yang menawarkan modal permulaan yang rendah.
Intinya temukanlah broker yang sesuai dengan keperluan anda.
-Mendaftar Ke Broker Saham
Untuk mendaftar ke broker saham anda dapat melakukannya melewati telepon atau surel ke broker yang anda dapatkan dari berita Bursa Efek atau forum-forum online lainnya. Atau dapat dengan mendatangi Bursa Efek Indonesia secara seketika, seandainya anda kebetulan berada di Jakarta. Amat gampang bukan?
Disana anda akan mendapatkan penjelasan dan tuntunan yang jauh lebih mendetail seputar belajar saham yang efektif sekalian rekomendasi broker yang wajib anda pilih sebagai perantara anda.
-Perdalam Pengetahuan Seputar Investasi Dan Trading
Pengetahuan seputar investasi dan trading serta pergerakan pasar ialah hal krusial yang wajib anda kenal sebanyak mungkin sebagai pemula dalam pengerjaan belajar saham.
Dikala terjun dalam dunia investasi dan trading, jangan pernah sama sekali anda masuk tanpa pengetahuan yang memadai. Bermodalkan spekulasi tidaklah cukup, anda wajib cerdas dalam mengamati keberagaman dan alasan fluktuasi pasar.
Kecuali itu, pengetahuan anda seputar saham dari perusahaan yang anda beli wajib benar-benar maksimal. Siapapun tentu saja tidak ingin perusahaan yang menjadi mitranya tiba-tiba anjlok. Untuk itu, anda wajib tahu betul karakteristik perusahaan itu, minimal dengan menelaah laporan keuangan yang dapat anda dapatkan dari Bursa Efek Indonesia.
Anda dapat mengamati seperti apa EPS (Earning Per Share) perusahaan yang menandakan tingkat laba yang diperolehnya dalam kurun waktu tertentu.
-Memperjualbelikan Saham
Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana cara memperjualbelikan saham? Apakah kita wajib datang seketika ke Bursa Efek Indonesia? Ataukah kita membelinya di kantor broker saham?
Dahulu, jual-beli saham dilakukan dengan menghubungi broker seandainya kita ingin menjual atau membeli suatu saham. Kini, seluruh transaksi itu dapat dilakukan secara online melewati platform dalam wujud webtrading (trading saham dengan log-in ke situs tertentu) ataupun platform trading serupa software yang dapat diunduh dan diinstall di komputer/notebook. Malahan ada sebagian broker saham yang sudah menyediakan aplikasi di Android.
Berbekal platform tersebut anda dapat mengamati dan menelaah indeks saham, data-data penting saham seperti kapitalisasi pasar, dan indikator teknikal yang dapat digunakan untuk analisis, dan lain sebagainya. Anda dapat seketika melakukan order beli dan jual dalam platform semacam ini.
Anda dapat melihat selengkapnya tentang cara investasi saham di Cara Investasi Saham untuk Pemula
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.