article

Digigit nyamuk? Kenali Penyakit Akibat Gigitan Nyamuk dari 3 Tanda Ini

Digigit nyamuk? Kenali Penyakit Akibat Gigitan Nyamuk dari 3 Tanda Ini

Musim hujan datang lagi. Siklus yang selalu berulang disetiap penghujung sampai awal tahun ini kembali datang. Dengan datangnya musim hujan, datang pula penyakit-penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan resiko yang tidak diinginkan bahkan sampai menyebabkan kematian.

Penyakit umum yang selalu datang saat musim hujan dan tak bisa dihindarkan berasal dari nyamuk. Tidak dipungkiri hewan kecil tersebut bisa menyebabkan berbagai macam penyakit hanya dengan gigitannya. Sayangnya, saat ini masyarakat masih banyak yang kurang sadar bahkan cenderung tidak perduli akan akibat gigitan nyamuk.

Untuk mengetahui penyakit apa saja yang ditimbulkan akibat gigitan nyamuk, kenali 3 tanda berikut ini :

ads

1.      Kedinginan dan Sakit Kepala

Kalau Anda merasakan kedinginan dan sakit kepala setelah digigit nyamuk, hati-hati, kamu sedang terserang penyakit Malaria. Malaria adalah infeksi darah yang disebabkan oleh parasit (plasmodium) dan ditularkan oleh nyamuk anopheles betina yang menggigit manusia di malam hari.

Malaria dapat disembuhkan, tetapi pada kasus tertentu seperti Malaria Otak (plasmodium falciparum), penderita dapat kehilangan nyawanya setelah terinfeksi selama 1-2 hari saja.

Gejala ditahap awal Anda akan menggigil selama 1 jam. Demam tersebut akan berkelanjutan beberapa jam bahkan sampai beberapa hari kedepan. Jadi, kalau Anda sudah mulai merasakan kedinginan setelah digigit nyamuk, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

2.      Bintik-Bintik Merah pada Kulit

Cek kulit Anda, kalau ada bintik-bintik merah setelah digigit nyamuk, artinya Anda akan terinfeksi penyakit Demam Berdarah. Demam berdarah disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk hitam berbintik-bintik putih yaitu Aedes Aegypti. Demam berdarah dapat menyebabkan kematian jika si penderita sudah terserang untuk yang kedua kalinya.

Bintik-bintik merah tersebut biasanya muncul pada saat penderita berada pada fase pertama disertai dengan demam tinggi. Bintik-bintik merah tersebut biasanya akan muncul di area wajah, leher, dada lalu kemudian akan menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Umumnya nyamuk ini bersarang ditempat yang kumuh yang memiliki iklim lembap, seperti tempat dengan genangan air atau tempat yang saluran pembuangan airnya buruk. Karenanya rajinlah bersih-bersih lingkungan sekitar Anda untuk mencegah gigitan nyamuk berbahaya ini.

3.      Nyeri Otot

Jangan remehkan nyeri otot pada sendi-sendi Anda kalau habis digigit nyamuk. Tandanya Anda sedang terinfeksi Demam Chikungunya. Demam Chikungunya identik dengan Demam Berdarah. Demam ini ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Gejala awal ditandai dengan demam tinggi dan muncul bintik-bintik merah. Gejala selanjutnya penderita akan mengalami nyeri otot hingga berhari-hari. Nyeri otot yang dialami bahkan bisa sampai menyebabkan penderita tidak bisa bergerak melakukan aktivitas seperti biasanya. Nyeri otot akan terjadi di pergelangan tangan, lutut dan pergelangan kaki. Bila tak ditangani dengan segera, Chikungunya dapat menyebabkan kematian.

Agar terbebas dari gigitan nyamuk, tidak ada cara lain yang dapat dilakukan selain mencegahnya dengan rutin membersihkan lingkungan sekitar Anda. Dan yang paling penting, segera periksa ke dokter jika Anda merasakan 3 tanda-tanda tersebut setelah digigit nyamuk.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads