Melahirkan dengan proses operasi caesar telah banyak diperbincangkan di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, sangatlah disayangkan karena banyak sekali mitos tentang operasi caesar ini yang menyebabkan masyarakat menjadi rancuh dan takut melahirkan dengan metode ini.
 Mitos Operasi Cesar
1. Tidak Bisa Melakukan Skin-to-Skin Contact
Mitos pertama yang cukup sering terdengar dari proses bedah caesar adalah ibu tidak bisa melakukan kontak skin-to-skin dengan bayi sesaat setelah melahirkan. Faktanya, mereka yang melahirkan dengan cara ini tetap bisa, lho, melakukan kontak kulit dengan bayi ketika perut sedang dijahit. Jadi, jangan sungkan meminta dokter/perawat untuk meletakkan si bayi di dada Bunda, ya!
2. ASI Tak Keluar
Mitos caesar kedua inilah yang banyak menimbulkan kekhawatiran pada mereka yang ingin melahirkan lewat bedah caesar. Nyatanya, ASI yang tidak keluar sangat mungkin terjadi pada siapa pun, termasuk ibu yang melahirkan dengan cara “normal†atau vaginal birth.
Inisiasi menyusui dini (IMD) pada ibu dengan operasi caesar bahkan bisa dilakukan ketika masih berada dalam ruang operasi. Bunda pun bisa meminta obat pereda nyeri pada dokter agar tidak merasakan sakit saat menyusui pertama kali.
3. Caesar Tidak Sakit
Mitosyang satu ini memang sering kita dengar, seringkali Ibu yang memilih melahirkan secara caesar disebut-sebut bertujuan agar menghindar dari rasa sakit. Memang benar adanya ketika menjalani proses bedah caesar, Ibu memang tidak merasakan sakit karena dibius dengan anestesi. Namun, setelah anestesinya hilang selepas operasi, sakit bisa dirasakan selama berhari-hari sampai seminggu lebih.
4. Jadwal Bersalin Bisa Diatur Sesukanya
Salah satu keuntungan dari melahirkan dengan cara caesar adalah calon orang tua bisa menentukan/memilih tanggal bersalin sesuka hati. Namun, hal tersebut juga tidak bisa dijadikan patokan, sebab masih ada beberapa hal yang mesti dipertimbangkan baik-baik saat ingin melakukan caesar, salah satunya adalah cukup tidaknya usia janin. Untuk itu, komunikasikan dengan dokter kandungan atau bidan yang akan menangani proses bersalin Anda nantinya.
5. Kehidupan Seks Lebih Baik
Melebarnya otot-otot vagina dan rongga panggul setelah proses melahirkan “normal†dianggap sebagai salah satu penyebab berkurangnya rasa nikmat saat bercinta dengan pasangan. Namun, bedah caesar pun bukan merupakan jaminan kehidupan seks yang lebih baik.
Tips paling jitu untuk mengembalikan kekencangan otot vagina adalah dengan rutin melakukan senam kegel. Selain tidak terlalu banyak gerakan, senam ini juga bisa dipraktikkan kapan saja.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.