article

5 Pesepakbola Sukses yang Ayahnya Seorang Legenda

5 Pesepakbola Sukses yang Ayahnya Seorang Legenda

Like father like son ini mungkin kalimat yang cocok menggambarkan seorang anak yang mengikuti jejak ayahnya. Wajar seorang anak mewarisi beberapa kemampuan dan tingkah laku ayahnya, gen ini ada pada mereka.

Di sepakbola tidak terkecuali, sudah banyak contoh di mana seorang anak bisa mengimbangi nama besar ayahnya bahkan mungkin ada yang melebihinya. Tetapi, ada juga yang gagal seperti Jordi Cruyff yang tak sesukses ayahnya. Kali ini, kita akan membahas pesepakbola yang bisa sesukses ayahnya.

Paulo Maldini dan Cesare Maldini

ads

Sir Alex Ferguson mengaku pernah ingin membawa Paulo Maldini ke Old Trafford. Dia kemudian menanyakannya kepada ayah Paulo, Cesare sayangnya jawabannya cukup membuat manajer legendaris Manchester United ini kecewa.

“Kakek saya Milan, ayah saya, saya Milan, anak saya Milan. Lupakan saja!”

Ini menjadi keputusan yang tepat untuk Paulo karena di Milan dia menjadi legenda, memenangkan lima Liga Champions, lebih dari keseluruhan yang didapat Manchester United (tiga kali).

Cesare sendiri memenangkan Liga Champions bersama Rossoneri dan juga menjadi kapten di tim ini seperti anaknya.

 

Manuel Sanchis Hontiyuelo dan Manuel Sanchis Martinez

5 Pesepakbola Sukses yang Ayahnya Seorang Legenda

Anak dan ayah ini berbagi nama –tetapi tidak semua- mereka meraih penghargaan yang sama di Real Madrid. Anak dan ayah ini merupakan bek dan kemudian juga berubah menjadi sweeper.

Tetapi pada kasus ini anaknya lebih sukses, bahkan bisa kita bilang dua kali lebih sukses. Sanchis Jr memenangkan delapan La Liga dan dua Liga Champios sedangkan ayahnya empat La Liga dan satu  European Cup.

Sanchis Jr juga lebih sukses di timnas Spanyol, dia tampil 48 kali untuk La Roja sedangkan ayahnya hanya 11 kali.

 

Thiago Alcantara dan Mazinho

5 Pesepakbola Sukses yang Ayahnya Seorang Legenda

Anak dan ayah ini mewakili timnas yang berbeda dansatu-satunya pada daftar ini. Mazinho bermain untuk negara ibunya, Brasil dan Thiago lebih memilih untuk membela Spanyol.

Walau pecapaian anak dan ayah ini tidak jauh berbeda di level internasional ayah Alcantara lebih sukses, Mazinho yang merupakan gelandang bertahan memenangkan Piala Dunia 1994 dan Copa Amerika pada tahun 1989. Alcantara belum sesukses ayahnya di level internasional, tetapi dia masih bisa mencapai itu bila dilihat perkembangannya sat ini dan dia masih muda.

 

Kasper Schmeichel dan Peter Schmeichel

5 Pesepakbola Sukses yang Ayahnya Seorang Legenda

Sama-sama beroposisi sebagai kiper dan sama-sama sukses. Ini cukup jarang terjadi, tak banyak anak seorang kiper legendaris mejadi kiper hebat dan kebanyakan tidak memilih untuk menjadi seorang kiper. Tetapi berbeda untuk Schmeichel.

Peter Schmeichel tidak hanya sukses di level klub bersama Manchester United, tetapi dia juga menjuarai Euro 1992 bersama Denmark dan dia juga punya andil besar memenangkan trofi ini. Dia juga pemain yang paling banyak tampil untuk negaranya sampai saat ini, 129 kali. Selain itu dia juga memenangkan treble bersama United pada tahun 1999 dan menyelesaikan kariernya dengan sembilan gelar Premier League dan satu Liga Champions.

Anaknya belum mencapai level tersebut, tetapi dia berhasil membantu Leicester City juara secara mengejutkan di Premier League dan dia juga punya andil besar pada kesuksesan mereka ini. Dunia mulai melihatnya dan sekarang dia siap untuk menyamai rekor ayahnya.

 

Xabi Alonso dan Miguel Angel

Di daftar ini, Miguel Angel alias Periko harusnya menjadi ayah yang paling bangga pada anaknya. Sebagai pemain dia sudah memenangkan La Liga tiga kali, dua kali bersama Real Sociedad dan sekali bersama Barcelona. Ayah Alonso ini tampil 20 kali untuk timnas Spanyol.

Untuk Alonso catatan ayahnya terlalu kecil. Alonso memenangkan tiga Liga Champions dan di level timnas ayahnya tertinggal jauh, Alonso memenangkan Piala Dunia dan Euro dua kali membuatnya menjadi salah satu pesepakbola tersukses. Dia sudah tampil 114 kali untuk La Roja yang membuatnya menjadi pemain keenam yang tampil terbanyak untuk timnas sepanjang sejarah. (Sumber: Sportskeeda/squawka/soccerway).

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads