Pengertian Editing
Editing dalam bahasa Indonesia adalah serapan dari Inggris.Â
Editing berasal dari bahasa Latin editus yang artinya menyajikan kembali. Editing dalam bahasa Indonesia bersinonim dengan kata editing. Â
Dalam bidang audio-visual, termasuk film, editing adalah usaha merapikan dan membuat sebuah tayangan film menjadi lebih berguna dan enak ditonton. Tentunya editing film ini dapat dilakukan jika bahan dasarnya berupa shot (stock shot) dan unsur pendukung seperti voice, sound effect, dan musik sudah mencukupi. Selain itu, dalam kegiatan editing seorang editor harus betul-betul mampu merekontruksi (menata ulang) potongan-potongan gambar yang diambil oleh juru kamera. Editing berasal dari bahasa Latin editus yang artinya menyajikan kembali. Editing dalam bahasa Indonesia bersinonim dengan kata editing. Â
Leo Nardi berpendapat editing film adalah merencanakan dan memilih serta menyusun kembali potongan gambar yang diambil oleh juru kamera untuk disiarkan kepada masyarakatÂ
Â
Pengertian Video
Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Aplikasi umum dari sinyal video adalah televisi, tetapi dia dapat juga digunakan dalam aplikasi lain di dalam bidang teknik, saintifik, produksi dan keamanan.
Kata video berasal dari kata Latin, "Saya lihat".
Istilah video juga digunakan sebagai singkatan dari videotape, dan juga perekam video serta pemutar video.
Â
Manfaat Editing Video
Ada banyak alasan kita melakukan pengeditan dan pendekatan editing sangat bergantung dari hasil yang kita inginkan, yang terpenting adalah ketika kita melakukan pengeditan, pertama adalah menetapkan tujuan kita melakukan editing. Namun, secara umum, tujuan editing adalah sebagai berikut:
- Memindahkan klip video yang tak dikehendaki.
- Memilih gambar dan klip yang terbaik.
- Menciptakan arus.
- Menambahkan efek, grafik, musik dll.
- Mengubah gaya dan suasana hati dan langkah dari gambar.
- Memberikan sudut yang menarik bagi hasil rekaman.
Contoh Aplikasi Editing
Aplikasi editing gratis
1. HitFilm Express ini mungkin perangkat lunak yang memiliki banyak sekali fitur editing video diantara software editing video gratis lainnya. Software ini tersedia untuk pengguna Windows dan Mac, dan dilengkapi dengan fitur yang cukup baik untuk melakukan dasar video editing.
2. Windows Movie Maker merupakan aplikasi edit video yang dibuat oleh Microsoft, Windows Movie Maker dibuat eksklusif untuk mesin Windows. Ini adalah perangkat lunak yang sangat dasar untuk editing video dengan fitur yang bisa dibilang terbatas, dan hanya baik untuk memberikan beberapa sentuhan sederhana saja untuk video buatan Anda.
3. iMovie merupakan software yang dibuat oleh Apple dan gratis untuk semua Mac terbaru, namun harus membayar sebesar $14.99 untuk lainnya. Ini merupakan aplikasi yang sangat mudah untuk digunakan namun memiliki banyak sekali fitur untuk membuat video Anda terlihat lebih bagus. Ini termasuk salah satu aplikasi edit video terbaik untuk pemula yang ingin membuat video Youtube.
– Baca juga: 4 Cara Agar Video Youtube Ditonton Banyak Orang
4. LightWorks sudah takterbantahkan lagi adalah salah satu perangkat lunak gratis yang paling terkenal untuk editing video. Alasan? Ini sama sekali tidak terlihat seperti perangkat lunak yang gratis jika melihat jumlah dan kualitas fitur yang ditawarkan, dan di atas semua, aplikasi ini bisa bekerja pada komputer Windows dan Mac. Jadi, kurang keren apa lagi coba?
Software editing untuk pemula
1. Corel VideoStudio Pro – Corel bukanlah nama baru di industri perangkat lunak, namun mereka adalah pelopor dalam semua jenis software yang mereka buat, termasuk VideoStudio Pro. Ini adalah salah satu perangkat lunak untuk editing video yang sangat canggih, namun asiknya software ini sangat mudah digunakan, sehingga cocok untuk pemula.
2. Adobe Premiere Elements – Jika Anda melakukan upgrade dari Windows Movie Maker, maka Adobe Premiere Elements bisa menjadi pilihan yang sempurna untuk Anda. Ini adalah perangkat lunak entry level editing video dari Adobe, dan dirancang khusus untuk kemudahan pemula dalam pembuatan konten video YouTube. Ini tersedia untuk Windows dan Mac.
3. Camtasia merupakan aplikasi edit video lain yang kaya fitur, namun perangkat lunak editing video ini mudah untuk digunakan, cocok untuk pemula. Aplikasi ini juga menawarkan banyak fitur tambahan. Selain dapat digunakan pada Windows maupun Mac, Camtasia juga memungkinkan Anda merekam layar komputer Anda, sehingga Anda dapat dengan mudah mengedit pada perangkat lunak itu sendiri. Keren kan, cobain deh kalo tidak percaya.
4. Pinnacle studio ini hanya tersedia untuk pengguna Windows, ini adalah software editing video level dasar namun cukup mumpuni sebagai software editing video untuk mereka yang suka membuat video YouTube. Selain itu, software ini biaya jauh lebih murah daripada perangkat lunak lain dengan kualitas yang sama.
– Baca juga: 7 Aplikasi Edit Video Android Terbaik
5. AVS Video Editor bukanlah software mewah, namun sangat berguna untuk membuat video YouTube. Timeline yang dimilikinya membuat proses lebih mudah, perangkat lunak ini juga memiliki banyak fitur yang berguna untuk proses editing video.
Software editing bagi professional
1. Adobe Premiere Pro tentunya sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, Adobe Premiere Pro adalah software paling oke dan terbaik untuk semua pekerjaan yang terkait video editing. Ia bisa menangani segala sesuatu yang Anda butuhkan dalam hal tersebut, termasuk menangani video 4K, pengeditan multi kamera. Sofware ini tentunya memiliki begitu banyak fitur, namun itu bisa jadi akan menyulitkan bagi pemula untuk mempelajarinya, setelahnya Anda akan memahami bahwa tidak rugi mempelajarinya.
2. Final Cut Pro X adalah sebuah produk buatan Apple, dan eksklusif untuk komputer Apple, Final Cut Pro X memiliki antarmuka yang mirip dengan iMovie yang sudah dibahas di atas, tetapi memiliki lebih banyak fitur yang mereka tawarkan. Aplikasi ini sangat cepat dan bisa menangani segala sesuatu dengan mudah, karena dirancang khusus untuk bekerja pada komputer Mac yang terkenal dengan spesifikasi yang sangat baik untuk multimedia.
3. Sony Vegas Pro adalah software buatan Sony, Sony sendiri sudah tidak diragukan lagi kiprahnya dalam hal pembuatan video maupun musik. Software buatan mereka ini sangat mumpuni dan bisa Anda buktikan sendiri. Bisa dibilang ini adalah software edit video ‘high-end’ dan sangat sempurna untuk mengedit video Youtube dan konten lainnya. Software ini mungkin akan sulit digunakan oleh pemula, karena fiturnya cukup banyak.
Â
Grammar of the edit (Bahasa dalam pengeditan video)
Semua audio/suara asli subjek/objek yang diambil bersama dengan pengambilan gambar/visual.
1.     Motivasi
Pada video atau film, motivasi dapat diartikan sebagai  pendukung atau pengiring atau pun penjelas dari gambar selanjutnya yang akan ditampilkan disebuah cerita dalam video. Motivasi dapat berupa gambar-gambar seperti jalanan kota, gunung, laut, awan, dll. Selain gambar, motivasi dapat juga dimunculkan dalam bentuk audio, misalnya : suara telepon, air, ketukan pintu, langkah kaki, dan sebagainya. Motivasi dapat juga berupa perpaduan gambar dan audio.
2.     Informasi
Berbeda dengan motivasi, informasi didalam video merupakan arti dari sebuah gambar. Gambar-gambar yang dipilih oleh seorang editor harus memberikan suatu maksud atau menginformasikan sesuatu.
3.     Komposisi
Komposisi gambar merupakan aspek yang paling penting dalam sebuah video. Komposisi gambar yang bagus dapat dipresentasikan dalam sebuah video. Bagus di sini artinya memenuhi standar yang sudah disepakati atau sesuai dengan Cameraworks.
4.     Continuity
Continuity merupakan suatu keadaan di mana terdapat kesinambungan antara gambar satu dengan gambar sebelumnya. Sebagai penonton yang menyaksikan suatu film atau video akan sangat amat memperhatikan satu gambar dengan gambar yang lain berdasarkan jalan ceritanya, jika terdapat gambar yang tidak sesuai dengan jalan cerita maka akan sangat jelas terlihat oleh seorang penonton. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fungsi dari continuity adalah untuk menghindari adanya jumping (adegan yang terasa meloncat), baik itu pada gambar atau audio.
5.     Tittling
Untuk menambah informasi dalam sebuah video dibutuhkan juga rangkaian huruf-huruf. Misalnyasaja  : judul utama, nama pemeran, dan tim kreatif.
6.     Sound
Sound dalam editing dibagi menurut fungsinya, sebagai berikut :
- Original Sound
- Atmosfer
Semua suara latar/background yang ada di sekitar subjek/objek.
- Sound Effect
Semua suara yang dihasilkan/ditambahkan ketika saat editing, bisa dari original sound maupun atmosfer.
- Music Illustration
Â
Semua jenis bunyi-bunyian/nada, baik itu secara akustik maupun electric yang dihasilkan untuk memberi ilustrasi/kesan kepada emosi/mood penonton
Â
Â
Jenis Gerakan Kamera
Â
Panning
Panning adalah gerakan kamera secara horizontal (posisi kamera tetap di tempat) dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
Pan right : gerak kamera mendatar dari kiri ke kanan.
Pan left : gerak kamera mendatar dari kanan ke kiri.
Tilting
Tilting adalah gerakan kamera secara vertikal (posisi kamera tetap di tempat) dari atas ke bawah atau sebaliknya.
Tilt up : gerak kamera secara vertikal dari bawah ke atas.
Tilt down : gerak kamera secara vertikal dari atas ke bawah.
Tracking
Track adalah gerakan kamera mendekati atau menjauhi obyek.
Track in : gerak kamera mendekati obyek
Track out : gerak kamera menjauhi obyek.
Â
Jenis-Jenis Video
Â
Pada dasarnya terdapat dua jenis video dalam layer computer, yaitu : analog dan digital video.
a. Video Analog merupakan produk dari industri pertelevisian dan oleh sebab itu dijadikan sebagai standar televise
b. Video Digital adalah produk dari industri computer dan oleh sebab itu dijadikan standar data digital.
1. Video Analog
Meskipun banyak video yang diproduksi hanya untuk platform display digital(untuk Web, CD-ROM, atau sebagai presentasi HDTV DVD), video analaog (kebanyakan masih digunakan untuk penyiaran televisi) masih merupakan platform yang paling banyak diinstal untuk mengirim dan melihat video.
Standar Penyiaran Video Analog
Tiga standar penyiaran video analog yang paling banyak digunakan di dunia adalah NTSC, PAL, dan SECAM. Di Amerika Serikat, standar NTSC sudah tidak digunakan lagi, digantikan oleh standar Televisi Digital ATSC. Karena standar dan format ini tidak dapat saling menggantikan, maka sangat penting untuk mengetahui di mana proyek multimedia Anda akan digunakan. Kaset Video yang direkam di Amerika Serikat (menggunakan NTSC) tidak an diputar ditelevisi Negara Eropa manapun (yang menggunakan PAL atau SECAM), meskipun metode dan style recording kaset menggunakan VHS. Demikian juga tape yang direkam di Eropa dalam format PAL ata SECAM tidak akan diputar di recorder kaset video NTSC. Masing-masingsistem didasrakan pada standar yang berbeda yang mendefinisikan cara informasi diekode ntuk menghaslkan sinyal elekronik, yang pada akhirnya membentuk gambar televise VC mulormast dapat meutar ketiga standar tersebut, namun biasay idak dapat dubbing dari satu standar ke standar yang lain; dubbing antar standar membutuhkan perlengkapan khusus terkemuka.
a. NTSC
Amerika serikat, Kanada, Meksiko, Jepang, dan banyak Negara lain menggunakan system penyiaran dan pemutaran video berdasarkan spesifikasi yang dibuat pada tahun 1952, National Television Standar Comitee. Standar ini
mendefinisikan sebuah metode untuk mengenkode informasi kedalam sinyal video terbuat dari 525 garis Horizontal yang di-scan dan digambar ke dalam wajah dalam tabung gambar berfosfor setiap 1/30 detik dengan electron yang bergerak cepat. Gambar tersebut muncul dengan cepat sehingga mata Anda menangap image yang stabil. Gerakan electron sebenarnya membuat dua lintasan ketika ia menggambar satu frame video, pertama meletakkan semua garis berangka ganjil, kemudian semua garis berangka genap. Masing-masing lintasn ini (yang terjadi dalam kecepatan 60 perdetik, atau 60 Hz) melukis sebuah field dan dua field dikombinasikan untuk menciptakan satu frame dengan kecepatan 30 fps(frame per second ). ( Secara teknis, kecepatan sebenarnya adalah 29.97 Hz.) Proses pembuatan satu frame dari dua field disebut interlacing, sebuah teknik yang membantu mencegah kedipan pada layer televise. Monitor computer menggunakan teknologi scan progresif yang berbeda dan menggambar daris dari seluruh frame dalam satu lintasan, tanpa menggabungkannya dan tanpa kedipan.
b. PAL
Sistem Phase Alternate Line (PAL) digunakan di Inggris, Eropa Barat, Australia, Afrika Selatan, Cina, dan Amerika Selatan. PAL meningkatkan resolusi layer menjadi 625 garis Horizontal, namun memperlamabta kecepatan scan menjadi 25 frame per detik. Sama seperti saat penggunaan NTSC, garis genap dan ganjil digabungkan , setiap field memerlukan 1/50 detik untuk menggambar (50Hz).
c. SECAM
Sistem Sequantial Color and Memory (SECAM, diambil dari bahasa Perancis, Systeme Electronic pour Couleur Avec Memoire atau Sequentiel Couleur Avec Memoire) digunakan di Perancis. Eropa timur, USSR (sekarang Rusia), dan beberapa Negara lai. Meskipun SECAM merupakan system dengan 625 garis, 50 Hz, namun berbeda jauh dari system warna NTSC dan PAL dalam hal dasar teknologi dan metode penyiaran. Terkadang TV yang dijual di Eropa memanfaatkan dual komponen dan dapat menggunakan system PAL dan SECAM.
d. ATSC
High Definition Television (HDTV) dari komisi komunikasi federal pada tahun 1980-an, pertama-tama berubah menjadi Advanced Television, kemudian berakhir menjadi Digital Television (DTV) seperti diumumkan FCC pada 1996. Standar,
yang diubah sedikit demi sedikit dari Digital Televisons Standard ( ATSC Doc. A/53) dan Digital Audio Compression Standard (ATSC Doc. A/52), mengubah televisi amerika dari standar analog ke standar digital dan menyediakan bagi stasiun televisi bandwidth cukup untuk mempresentasikan empat atau lima sinyal Standard Television (STV, menyediakan resolusi NTSC 525 garis dengan aspek rasio 3:4, namun dalam bentuk sinyal digital) atau satu sinyal HDTV (menyediakan garis 1080 garis resolusi dengan layer bioskop dengan aspek rasio 16:9). Hal penting untuk produser multimedia , standar tersebut mengizinkan adanya transmisi data ke komputer dan untuk layanan ATV interaktif yang baru .
Sampai bulan Mei 2003, 1587 stasiun TV di Amerika Serikat (94 %) telah memiliki Izin atau lisensi konstruksi DTV. Diantara jumlah itu, 1081 stasiun benar-benar menyiarkan sinyal DTV, hamper semuanya men-simulcast sinyal TV mereka. Berdasarkan jadwal terbaru, semua stasiun televise meninggalkan siaran dalam channel analog dan secara penuh adan berpindah ke sinyal digital pada tahun 2006 ini.
High Definition Television (HDTV) menyediakan resolusi tinggi dengan aspek rasio 16:9. aspek rasio ini mengizinkan melihat film dalam Cinemascope dan Panavision.terdapat perdebatan antara indusri penyiaran dn indstri ompter apakah akan mengunakan teknologi interlacing atau scan progresif. Industri penyiaran telah mengumumkan secara resmi format interlaced 1920 x 1080 resolusi ultra-high sebagai batu penjuru generasi baru dari pusat hiburanterkemuka, namun industri komputer lebih senang memakai sistem scan progresif 1280 x 720 untuk HDTV. Karena format 1920 x 1080 menyediakan lebih banyak piksel dibanding standar 1280 x 720, kecepatan refresh-nya juga akan berbeda. Format dengan interlace resolusi lebih tinggi mengirimkan hanya setengah gambar setiap 1/60 dalam satu detik dank arena interlacing tersebt, dalam image dengan detail ebih ingi terdapat edipacuup besar setiap 30 Hz. Orang-orang yang berkecimpung dibidang computer berpendapat nahwa kualitas gambar dalam 1280Ã720 lebih superior dan stabil. Kedua format telah dimasukkan dalam standar HDTV oleh Advanced Television Systems Committee(ATSC, http://www.atsc.org)
2. Video Digital
Integrasi Penuh dari video digital dalam kamera dan komputer mengurangi nemtuk televisi analog dari video dari produksi multimedia dan platform pengiriman, jika kamera video anda menggerakkan sinyal output digital, Anda dapat merekam video
Anda langsung ke disk, yang siap untuk diedit. Jika sebuah video klip disimpan sebagai data pada hard disk, CD-ROM atau perangkat penyimpanan massal lain, klip tersebut dapat memainkannya kembali dimonitor tanpa perangkat keras khusus.
Dunia video kini telah mengalami perubahan dari analog ke digital. Perubahan ini terjadi pada setiap tingkatan industri. Pada konsumen rumahan dan perkantoran kita dapat menikmati kualitas video digital yang prima lewat hadirnya teknologi VCD dan DVD (Digital Versatile Disc), sedangkan dunia broadcasting kini juga lambat laun mengalihkan teknologinya kearah DTV (Digital Television). Sebagian besar rumah tangga di Amerika Serikat telah menggunakan penerimaan sinyal kabel digital dan sinyal satelit digital untuk menikmati siaran televisi digital.
Arsitektur Video Digital
Arsitektur Video Digital tersusun atas sebuah format untuk mengenkode dan memainkan kembali file video dengan komputer dan menyertakan sebuah player yang dapat mengenali dan membuka file yang dibuat untuk format tersebut. Arsitektur video digital yang utama adalah AppleQuicktime, Microsoft Windows Media Format, dan Real Network RealMedia. Format file video yang terkait adalah QuickTime movie (.mov), Audio Video Interleaved(.AVI), Windows Media Video (.wmv) , dan RealMedia (.rm). Beberapa player mengenali dan memainkan lebih dari satu format file video.
Video, seperti halnya audio juga mengalami proses yang serupa yaitu biasanya direkam dan dimainkan sebagai sinyal analog. Untuk itulah harus dikonversi menjadi digital terlebih dahulu agar dapat diproses menjadi sebuah multimedia title.
Sebuah sumber video seperti Kamera Video, VCR, TV, atau videodisk, dikoneksikan ke sebuah kartu penangkap video (video capture card ) yang terdapat dalam sebuah computer. Ketika sumber Video tersebut dimainkan, sinyal analog dikirim ke kartu video dan dikonversi menjadi data digital yang kemudian disimpan kedalam harddisk. Dalam waktu yang bersamaan, suara dari sumber video juga didigitalisasi.
Â
Kesimpulan
Â
Editing yaitu kegiatan memotong-motong gambar yang panjang, menyambung potongan-potongan gambar yang bercerita (memiliki sekuen) dalam durasi yang ditentukan, dan siap ditayangkan pada waktunya. (J.B Wahyudi: 2004)
Â
Editing dibangun oleh beberapa elemen. Hasil dari sebuah editing tergantung pada bagaimana elemen tersebut digunakan, bagus tidaknya dan apakah gambar mengganggu atau tidak saat ditonton. Pada prinsipnya editing bukan hanya memotong dan menyambung shot, namun yang perlu diperhatikan bahwa setiap shot memiliki aspek ruang dan waktu. Maka perhitungkan bagaimana susunan shot tersebut efisien dan tidak bertentangan dengan logika penonton
Â
Ada banyak alasan kita melakukan pengeditan dan pendekatan editing sangat bergantung dari hasil yang kita inginkan, yang terpenting adalah ketika kita melakukan pengeditan, pertama adalah menetapkan tujuan kita melakukan editing
Video merupakan gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu. gambar-gambar yang digabung tersebut dinamakan frame dan kecepatan pembacaan gambar disebut dengan frame rate, dengan satuan fps (frame per second).
Ada beberapa metode dalam pengeditan video dan masing-masing metode ini mempunyai proses yang berbeda. Meski saat ini, metode non linear editing paling banyak digunakan, utamanya para editor profesional, ada baiknya bagi kita mempelajari berbagai metode editing ini.
Â



Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.