article

Langkah Terbaik Memilih Ayunan Bayi Terbaik

Langkah Terbaik Memilih Ayunan Bayi Terbaik

ayunan bayi murah

Bunda, merawat bayi memang merupakan hal yang susah-susah gampang namun sangat berguna bagi tumbuh kembang si kecil. Merawat si kecil mulai dari memandikan, memberi ASI atau MP-ASI, mengganti popok, memakaikan baju hingga menidurkan nya sudah barang tentu menjadi tugas wajib para Bunda. Banyak sekali Bunda yang masih kagok dalam melakukan hal-hal demikian namun secara naluri, Bunda akan selalu memberikan yang terbaik bagi si buah hati. Kali ini pembahasannya adalah mengenai cara terbaik dalam memilih ayunan bayi.

Seperti yang para orangtua di jaman dahulu lakukan, atau bahkan kita sendiri yang mengalaminya adalah dengan membuatkan semacam ayunan yang terbuat dari kain gendongan dalam hal ini biasanya berupa kain selendang batik lalu diikatkan pada dua tiang fondasi rumah atau di kusen pintu bagian atas. Dengan cara ini biasanya para orangtua akan lebih mudah menidurkan bayi yang rewel dan membuat bayi tertidur lebih lelap.

ads

Mungkin saja kita bisa melakukan hal yang sama tapi tentu cara tersebut dinilai kurang aman dan tidak fleksibel. Kurang aman karena kita tidak dapat memastikan apakah ikatannya cukup kuat saat menopang beban tubuh bayi atau tidak, selain itu tidak fleksibel karena tidak bisa membawanya kemana-mana. Saat ini sudah tersedia ayunan bayi yang modern (baby bouncer) yang sudah dijual di pasaran dengan aneka jenis dan pilihan warna serta keunggulannya masing-masing. Ada dua jenis ayunan untuk bayi, manual dan elektrik.

Tips Jitu Dalam Memilih Bouncer / Ayunan Bayi Untuk Si Buah Hati

  • Ketika Anda akan membeli ayunan untuk bayi maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa bagian alas atau dasar dari ayunan tersebut. Sebaiknya pilih ayunan yang memiliki alas yang datar serta bantalannya cukup empuk. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu pertumbuhan tulang belakang si kecil.
  • Sangat disarankan bagi para Bunda untuk memilih ayunan yang kapasitas bebannya setara dengan berat badan si kecil. Biasanya ayunan untuk bayi hanya berkapasitas maksimum sekitar 12 hingga 15 kilogram saja. Dengan menyesuaikan kapasitas ayunan dan berat tubuh si kecil maka ayunan juga tidak akan cepat rusak.
  • Pilih ayunan yang ada sabuk pengamannya. Sabuk pengaman ini sangat berguna dan memang merupakan suatu hal yang wajib ada di ayunan untuk bayi. Dengan adanya safety belt, maka resiko bayi jatuh karena pergerakan yang tidak terduga akan semakin kecil. Terlebih jika bayi yang sudah mulai aktif bergerak, biasanya bayi di atas 4-6 bulan.
  • Sesuaikan ukuran ayunan dengan panjang tubuh si kecil. Agar si kecil tidak mudah melorot atau terpelanting saat diayun-ayunkan, maka penting bagi Bunda untuk memilih ukuran ayunan yang ukurannya pas atau tidak terlalu melebihi ukuran panjang tubuh si kecil.
  • Tidak disarankan untuk Bunda memilih ayunan yang tinggi, selain belum tentu aman, kemungkinan bayi terjatuh dari ayunan saat tidak diawasi maka akan semakin besar.
  • Perhatikan kenyamanan si bayi. Saat membeli ayunan untuk bayi, ada baiknya untuk mencobanya terlebih dahulu, apakah si kecil terlihat cukup nyaman atau ada yang membuatnya merasa tidak nyaman. Meski belum dapat berbicara, si kecil lebih mengetahui mana ayunan yang membuatnya merasa nyaman dan mana yang tidak. Maka saat membeli ayunan bayi, jangan terpaku pada model dan harganya saja, ya, Bund. Tentu kenyamanan si kecil lah yang paling utama.
0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads