article

4 Formasi Alternatif untuk Manchester United Arahan Jose Mourinho

4 Formasi Alternatif untuk Manchester United Arahan Jose Mourinho

Pekan-pekan awal Liga Inggris musim 2016-2017, Manchester United terbilang cukup mendominasi dengan beberapa kemenangan. Awal yang baik itu memberikan asa bagi para fans “Setan Merah” untuk kembali ke posisi puncak setelah beberapa tahun lamanya cukup terseok-seok. 

Harapan untuk mengembalikan reputasi sebagai klub papan atas itu memang mulai tampak. Apalagi Manceshter United alias MU ini dilatih oleh salah satu pelatih kenamaan, Jose Mourinho. Dibawah arahannya, Jose Mourinho seolah memberi angin segar bagi para fans berkat kemenangan yang gemilang di awal liga. 

Sayangnya, “langit cerah” kemenangan itu tak nampak di beberapa pekan selanjutnya. Akibatnya, Manchester United terlempar dari 5 besar Premier League (saat artikel ini dibuat).  Mereka juga kurang bertaji ketika menghadapi klub besar Inggris lainnya. 

ads

Apa yang salah Manchester United? Banyak yang berkomentar bahwa menurunnya performa Manchester United disebabkan oleh taktik Jose Mourinho. Taktik yang diterapkan oleh manajer asal Portugal itu masih kaku dan kurang cerdik untuk menghadapi tim Liga Inggris yang kini makin kompetitif. 

Padahal kalau melihat ke belakang, Jose Mourinho ini termasuk pelatih yang cerdik. Apalagi ketika ia menangani Chelsea pertama kali, banyak yang memujinya lantaran mampu menerapkan taktik yang cerdik. 

Jose Mourinho menerapkan formasi 4-2-3-1, formasi yang belum ketika itu. Saat banyak yang tahu bahwa formasi tersebut ternyata cukup ampuh, kini formasi tersebut jadi umum dan banyak digunakan oleh banyak manajer klub maupun pelatih tim negara di ajang internasional. 

Jose Mourinho pun menerapkan formasi tersebut ke Manchester United. Sayangnya, formasi tersebut ternyata kurang efektif dan tidak lagi taktis. Banyak yang menganggap bahwa Jose Mourinho seharusnya bisa menerapkan formasi lain agar permainan Manchester United lebih hidup dan bisa lebih kompetitif.

Atau Jose Mourinho juga perlu melirik pemain dari Persib Bandung kali yah, Feby atau Vladimir bisa juga dicomot tuh.

Baca Juga : 5 Pemain yang Menjadi “Kunci Permainan” Persib Bandung di Ajang TSC 2016

Nah, ada empat formasi alternatif yang seharusnya dicoba oleh Jose Mourinho di Manchester United.

Berikut keempat formasi alternatif tersebut. 

1. Formasi Tiga Pemain Belakang 

Menempatkan tiga pemain belakang tidak membuat pertahanan gampang dijebol. Buktinya, formasi tiga pemain belakang ini cukup efektif untuk perkembangan sepakbola saat ini. Contohnya, tim nasional Wales di Piala Eropa 2016 atau kalau mau pembanding, West Ham United tergolong cukup sukses mengadopsi formasi dengan tiga pemain belakang. 

Manchester United bisa menerapkan formasi tiga pemain belakang dengan format 3-4-3. Formasi ini terbilang sukses diterapkan oleh Chelsea saat klub yang dilatih oleh Antonio Conte itu melumat Manchester United 4-0 di Stamford Bridge.

Jose Mourinho bisa menerapkan formasi 3-4-3 dengan memainkan tiga pemain belakang Daley Blind, Chris Smalling dan Eric Bailly.

Pogba dan Herrera dimainkan sebagai pemain tengah yang diapit oleh pemain sayap Luke Shaw dan Antonio Valencia. Posisi sayap ini jelas tidak akan masalah mengingat Luke Shaw dan Antonio Valencia cukup lihai bermain di posisi belakang. 

Di bagian depan, Zlatan ditempatkan sebagai penyerang murni yang disokong dan dibantu oleh Martial, dan Lingard. 

Formasi ini bisa jadi pilihan bagus untuk dicoba oleh Jose Mourinho. Sayangnya, formasi ini akan mematikan peran nomor 10, Juan Mata.  Meskipun demikian, posisi Anthony Martial dan Jesse Lingard akan memiliki lebih banyak ruang untuk memotong serangan lawan dari tengah dan bisa membangun serangan kedepan. 

Formasi alternatif lainnya adalah formasi yang mungkin tidak diduga, formasi piramid yang ulasannya bisa dibuka pada halaman selanjutnya. 

 

2. Formasi Piramid

Formasi  Piramid adalah sebutan untuk formasi dengan skema 5-3-2. Formasi yang tidak terlalu umum sebenarnya. Tetapi formasi ini bisa dicoba Jose Mourinho agar Manchester United bisa lebih efektif dalam melakukan pertahanan maupun penyerangan. 

Formasi ini juga jadi solusi sebagai antisipasi ketika Zlatan gagal mengeksekusi umpan menjadi gol. Pemain asal Swedia itu memang termasuk pemain bagus tetapi kadang kurang bisa mengeksekusi sentuhan terakhir dengan baik. Karena itu, Zlatan tidak ditempatkan sebagai penyerang tunggal tetapi justru memiliki teman duet di depan. 

Pilihan tepat untuk mendampingi Zlatan di depan adalah pemain muda, Marcus Rashford. Keberadaan Rashford akan membuat tipe serangan Manchester United menjadi lebih beragam dan mungkin akan tidak diduga lawan. 

Duo striker ini ditopang oleh tiga pemain tengah yang bisa dibilang menjadi “nyawa” bagi Manchester United. Ketiganya adalah Pogba, Mata, dan Herrera.  Juan Mata kembali ke habitatnya sebagai pemain 10. Dan Pogba juga bisa lebih nyaman di posisi ini mengingat di Juventus ia juga bermain dengan skema tiga pemain di tengah. Semuanya menjadi lengkap dengan keberadaan Ander Herrera. 

Skema alternatif lainnya adalah menempatkan Carrick sebagai pengganti Juan Mati. Pemain senior ini masih cukup berkontribusi besar bagi Manchester United. Pola permainan juga jadi berbeda ketika Carrick bermain. Maka jika Carrick bermain, formasinya adalah sebagai berikut.

Bally, Blind, Smalling bisa lebih fokus di pertahanan. Sementara Shaw dan Valencia bisa bergerak di bagian sayap untuk membantu pertahanan maupun maju kedepan untuk menyerang.

Formasi alternatif lainnya adalah formasi yang sudah lama digunakan dan masih relevan, “old but gold” yang bisa dibaca pada halaman selanjutnya. 

 

3. Formasi “Old But Gold” 

Skema formasi lama 4-4-2 adalah skema umum dan populer  yang diterapkan oleh banyak pelatih dari dulu. Formasi ini mulai kehilangan popularitasnya karena banyak pelatih yang lebih senang dengan formasi 4-2-3-1, termasuk di Liga Inggris. 

Meskipun demikian formasi 4-4-2 masih terbilang efektif untuk digunakan pada era sepakbola sekarang. “Old but gold” begitulah istilah untuk formasi ini. Meskipun formasi ini dianggap lawas tetapi cukup ampuh digunakan Leicester City ketika mereka menjuarai Liga Inggris 2015-2016. 

Formasi ini bisa diterapkan Jose Mourinho untuk Manchester United dengan Rashford dan Zlatan berada di posisi depan. Empat pemain tengah berada di belakang mereka yakni Martial, Pogba, Herrera, dan Juan Mata yang akan bertugas untuk membangun serangan ke depan. 

Empat pemain di pilar belakang dihuni oleh Shaw, Blind, Baily, dan Valencia. 

Formasi ini cukup bagus dan efektif tetapi akan membuat beberapa pemain menempati posisi yang baru dan bisa dibilang tidak wajar. Tapi dukungan empat gelandang tentunya akan membuat MU lebih banyak mendominasi lapangan tengah.

Yang diharapkan dari formasi ini adalah duet maut Zlatan dan Rashford yang tentu saja akan mengulang kembali kesuksesan Manchester United saat memakai formasi 4-4-2 dengan Dwight Yorke dan Andy Cole sebagai duo striker maut. Bisa saja nanti Zlatan dan Rashford akan mengikuti duet legendaris tersebut jika Jose Mourinho menerapkan formasi ini. 

Formasi alternatif lainnya adalah formasi dengan tiga penyerang depan yang bisa dibaca pada halaman selanjutnya 

 

4. Formasi 4-3-3 

Jose Mourinho juga perlu memperhitungkan 4-3-3 sebagai formasi alternatif. Formasi ini menempatkan empat pemain bertahan yang terdiri dari Shaw, Blind, Baily, dan Smalling. 

Dengan formasi ini, Mourinho tidak perlu bingung untuk menempatkan pemain tengah yang sedang bagus performanya di bagian tengah. Pogba yang memang berada di posisi terbaiknya akan lebih bisa bekerjasama dengan Carrick dan Hererra. 

Mourinho juga tidak perlu kehilangan peran nomor 10 karena Juan Mata bisa ditempatkan sebagai gelandang serang yang bisa melengkapi duet Rashford dan Zlatan. 

Formasi 4-3-3 alternatif lainnya bisa digunakan Mourinho dengan tetap mempertahankan Zlatan sebagai “nomor 9”. Formasi ini mengubah susunan pemain depan yang menjadikan Juan Mata dan Mkhitaryan sebagai penyokong Zlatan. 

Tentu saja jika Mourinho hendak memainkan Wayne Rooney ataupun Jesse Lingard, dua posisi yang diisi oleh Juan Mata dan Mkhitaryan bisa digantikan. 

Trio Pogba, Carrick, dan Herrera tetap berada di tengah. Morgan Schneiderlin ataupun Valencia bisa sebagai alternatif pengganti meskipun mereka berdua lebih dominan banyak membantu pertahanan.

Keempat pemain bertahan yakni Shaw, Blin, Balily, dan Smalling rasanya tidak perlu diragukan. Mereka akan bermain maksimal di pertahanan sekaligus membantu serangan. 

Nah itu tadi, 4 formasi alternatif yang bisa diterapkan oleh Jose Mourinho. Tentu 3 alternatif ini adalah saran bagi Jose untuk mengobah taktik agar Manchester United kembali meraih kemenangan dan tidak melempem dengan taktik yang sama. 


Sumber disadur dari dua sumber berikut 
Thehardtackle, 
Thefalse9

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads