Fase hidup baru setelah menikah sebagai pasangan muda tentu membawa kebahagiaan tersendiri. Menikmati momen keromantisan bersama orang yang disayangi adahal hal yang amat dinantikan. Namun selain hal indah yang dinikmati bersama, banyak juga hal lain yang harus dipikirkan bersama-sama.
Setelah menikah, tinggal serumah, menghabiskan banyak watu bersama-sama, barulah berbedaan kamu sadari sebagai hal yang mengejutkan, atau bahkan menjengkelkan. Apa saja perbedaaan itu? Dan apa saja yang perlu direnungkan untuk menjadikan perbedaan itu bumbu dalam pernikahan? \
Â
- PANDANGAN TERHADAP UANG
Biasanya kamu akan bersikap setelah berkeluarga sama seperti pola kehidupan ketika kamu dibesarkan, salah satunya dengan uang.Apakah kamu mendapat uang dari orang tuamu dan bagaimana kamu mengatur uang sebelum menikah? Apakah terbiasa menabung atau malah menghabiskan semua tanpa peduli kebutuhan mendadak esok hari? Apakah keadaaan keuangan orang tuamu membuatmu berada di zona nyaman atau sebaliknya?Semua itu akan mempengaruhi pola pikirmu, caramu memanfaatkan uang.
Â
2. PERBEDAAN BUDAYA
Kita  memang tidak bisa mengganti budaya pasangan kita, dan kita pun belum tentu bisa memakai budayanya. Begitupun dengan pasanganmu.
Tentunya wajar jika terdapat perbedaan, karena kamu dan pasanganmu dididik oleh orang tua yang berbeda, berkembang dalam lingkungan berbeda yang akhirnya menjadi individu dengan kebiasaan dan pola pikir yang berbeda pula.
Perbedaan justru membuat kamu dan pasanganmu bisa menciptakan budaya baru untuk keluargamu nanti. Kamu bisa mencari sumber sebagai motivasi yang kalian sepakati bersama. Budaya baru bisa kamu mulai dengan melakukannya secara rutin untuk menjadikannya sebagai kebiasaan. Nah, kebiasaan inilah yang nantinya bisa membentuk budaya baru untuk keluarga kecilmu.
Â
Banyak hal yang membahayakan hubungan pernikahan, salah satunya adalah pola pikir “ Ini Milikku†dan “Itu Milikmuâ€. Hal ini tentunya menciptakan batas antara kamu dan pasanganmu.  Padahal seharusnya dengan pernikahan kalian bisa menyatu, sehingga apapun yang kalian miliki adalah milik bersama. Dan dari pihak manapun Tuhan memberikan rejeki, entah dari istri atau suami, rejeki ini diperuntukkan untuk kalian berdua.
Memang tidak bisa dipungkiri untuk mengalahkan diri sendiri adalah hal yang sulit. Tapi kamu dan pasangan harus percaya  dan mengikuti apa yang menjadi firman Tuhan untuk kebaikanmu dan orang lain disekitarmu. Jadi tidak perlu mendahulukan ego yang nantinya malah menjadikan jarak yang pelan pelan bisa memisahkan dalam rumah tanggamu.
Cari Cincin tunangan Cek di spillajewelry.com yaa
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.