Setiap orang memiliki tingkat kekebalan tubuh yang berbeda sehingga terkadang penyakit seperti alergi datang menyerang. Tidak hanya pada orang dewasa, namun, alergi juga dapat menyerang anak-anak terutama pada bayi. Salah satu ciri anak alergi adalah memiliki masalah ketika meminum ASI. Kondisi ini terjadi saat bayi atau anak Anda menangis dan dianggap sebagai tanda jika anak haus namun anak tetap menangis dan tidak meminum ASI namun hanya menggigit putting ibu bahkan hingga terjadi luka.
Selain perilaku tersebut terdapat perilaku lainnya yang menyertai bayi yang menderita alergi. Pertama adalah terjadi gangguan neuro anatomis. Gangguan ini mengakibatkan bayi menjadi mudah kaget jika terdapat suara yang mengganggu. Akibatnya, bibir, tangan dan kaki sering gemetar bahkan kaki akan sering dijulurkan dan kaku. Selain gemetar dan bahkan kaku, bayi juga dapat mengalami breath holding spell.
Perilaku lainnya yang biasanya menyertai alergi pada bayi yaitu:
•   Gerakan motorik yang berlebihan.
•   Bayi akan mengalami gangguan tidur dan biasanya terjadi pada malam hingga pagi hari.
•   Tingkat agresif yang meningkat terutama saat bayi berada di usia 6 bulan.
•   Emosi yang meningkat misalnya sering menangis atau merengek.
•   Terjadi gangguan motorik kasar, keseimbangan serta koordinasi.
•   Gangguan oral motor yang berkaitan dengan keterlambatan bicara serta gangguan mengunyah dan menelan.
•   Impulsive atau tertawa dan tersenyum secara berlebihan.
Kasus alergi pada bayi jika dibiarkan secara terus menerus dapat memiliki dampak yang buruk pada anak. Salah satu ciri anak alergi yang berkaitan dengan perilaku sehari-hari adalah anak akan mengalami gangguan konsentrasi, misalnya cepat bosan bermain, perhatian sering teralihkan. Gangguan alergi akan semakin bertambah berat jika anak Anda mengalami ADHD atau hiperaktif serta autis. Beberapa kasus seperti alergi makanan akan disarankan untuk mengganti susu formula untuk anak Anda misalnya dengan menggantinya menjadi susu soya seperti SGM Eksplor Soya. Susu yang terbuat dari soya tersebut cocok untuk anak Anda yang mengalami alergi makanan. Jadi, pilih SGM Eksplor Soya yang mengandung nutrisi, vitamin dan mineral yang diperlukan bagi anak sebagai susu formula pengganti susu sapi!
Jika sudah paham dengan ciri-ciri ini maka kita bisa memperhatikan anak kita setelah mereka meminum susu. Jika tidak timbul beberapa gejala diatas maka ini semua aman dan anak artinya terbebas dari alergi ini serta masih bisa mengkonsumsi susu dengan baik. Pastikan juga bahwa Anda selalu memberikan gizi yang baik untuk anak karena memang susu yang baik akan sangat mudah dan juga akan sangat membantu. Jangan pernah ragu dalam memeriksakan anak Anda karena memang anak yang mengalami alergi akan mudah sakit.Â
Comments (1)
thanx infonya