article

Hey Para Pria! Pilih Calon Istri yang Fokus pada Rumah Tangga atau pada Karir?

Hey Para Pria! Pilih Calon Istri yang Fokus pada Rumah Tangga atau pada Karir?

Menjadi seorang wanita bukanlah hal yang mudah.

Dikatakan seperti itu karena menjadi wanita itu memang memiliki banyak tanggung jawab yang kemudian jatuh ke berbagai pilihan hidup yang bagi sebagian wanita menjadi pilihan yang cukup sulit.

Mulai dari menjadi seorang ibu rumah tangga yang bertanggung jawab serta berfokus untuk mengurus keluarganya, hingga seorang ibu yang mengejar karirnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

ads

Hingga sekarang ini, para wanita yang lebih memilih untuk mengejar karir ketimbang menjadi ibu rumah tangga selalu dihantui oleh sebuah persepsi bahwa rumah tangga wanita seperti itu biasanya tidaklah baik.

Karena selain timbulnya pendapat tentang rumah tangga yang tidak terurus karena terlalu sibuk bekerja, anak-anak dari orang tua yang sibuk bekerja juga pada umumnya menjadi anak-anak yang nakal karena kurangnya perhatian.

Tapi apakah seperti itu adanya? Dimana wanita yang mengejar karir selalu berdampak negatif terhadap rumah tangganya. Lalu bagaimana dengan wanita yang menjadi ibu rumah tangga?

Di bawah ini akan dijelaskan seperti apa perbedaan antara wanita yang memilih untuk menjadi ibu rumah tangga dan wanita yang memilih untuk menjadi ibu yang bekerja.

Tujuannya sendiri sederhana; yaitu agar para pria yang hingga saat ini masih belum menikah dapat merencanakan masa depan dengan memilih calon istri yang tepat.

 

A. Wanita yang Memilih untuk Menjadi Wanita Karir

Hey Para Pria! Pilih Calon Istri yang Fokus pada Rumah Tangga atau pada Karir?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menjadi wanita karir itu adalah sebuah pilihan yang cukup sulit dan memiliki resiko yang tinggi bagi seorang wanita dikarenakan melekatnya sebuah persepsi di masyarakat yang menyatakan bahwa wanita karir pada umumnya memiliki rumah tangga yang tidak harmonis dan gampang hancur.

Persepsi hanyalah persepsi, karena sesungguhnya banyak wanita karir di luar sana tidak sedikit yang sukses mensejahterakan keluarganya serta membangun rumah tangga mereka dengan kokoh.

Mungkin salah satunya adalah Anda?

Secara umum, menjadi seorang wanita karir bagi mereka para wanita yang sudah memiliki anak biasanya bukanlah karena ego mereka saja.

Khususnya di tanah air kita ini, para ibu yang bekerja umumnya adalah mereka yang keadaan ekonominya cukup terpuruk.

Menjadi wanita karir tidaklah sepenuhnya merugikan, karena dengan menjadi merekalah seorang wanita akan dapat memiliki kebebasan finansial dimana mereka tidak harus selalu bergantung dari uang yang dihasilkan oleh suami mereka.

Kemudian soal persepsi tentang anak yang menjadi nakal dan haus kasih sayang dikarenakan kurangnya perhatian dari orang tua adalah sebuah hal yang tidak selalu benar karena pada umumnya, seorang ibu yang bekerja sanggup untuk melakukan keduanya, walaupun rasa lelah yang didapatkan menjadi berlipat ganda.

Bahkan menjadi seorang ibu yang bekerja itu menguntungkan bagi si anak, karena dengan melihat ibunya yang bekerja sambil mengurusi rumah tangga, hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi si anak dimana ia melihat sosok ibunya sebagai sosok yang mengagumkan.

Menjadi seorang istri yang bekerja juga cukup menguntungkan bagi para wanita yang ada di luar sana. Karena dengan bekerja dan mampu menghasilkan uang sendiri membuat para suami merasa bangga serta semakin hormat dengan istri mereka.

Itu bagi mereka yang mengejar karir. Lalu bagaimana dengan mereka yang memilih jalan hidupnya sebagai ibu rumah tangga?

 

B. Wanita yang Memilih untuk menjadi Ibu Rumah Tangga

Hey Para Pria! Pilih Calon Istri yang Fokus pada Rumah Tangga atau pada Karir?

Sudah menjadi sebuah kebiasaan turun-temurun (sebelum adanya emansipasi wanita) bahwa wanita itu sebaiknya mengurus rumah saja.

Mungkin di satu sisi hal tersebut terlihat otoriter dimana wanita menjadi korban. Padahal kebiasaan tersebut merupakan sebuah solusi terbaik bagi sebuah keluarga. Karena kalau bukan wanita yang mengurus rumah tangga, siapa lagi?

Wanita yang menjadi ibu rumah tangga, pada umumnya adalah pilihan ideal yang dicari oleh para pria untuk dijadikan calon istri lantaran wanita yang pintar mengurus rumah tangga dipercaya menjadi sebuah pondasi yang kokoh untuk membangun sebuah rumah tangga yang harmonis dan bahagia.

Terlepas dari persepsi tentang wanita yang menjadi ibu rumah tangga, ada beberapa fakta kenapa seorang wanita harus menjadi seorang ibu rumah tangga seperti, dengan memilih untuk menjadi seorang ibu rumah tangga, seorng wanita akan dapat berfokus mengurus anak dan suaminya.

Termasuk menghabiskan waktu keluarga yang berkualitas bersama-sama.

Tidak seperti wanita yang memilih untuk bekerja, para wanita yang memilih untuk menjadi ibu rumah tangga cenderung terlepas dari stress dan rasa lelah yang berlebih. Hal tersebut dikarenakan mereka dapat berfokus pada satu pekerjaan saja yaitu mengurus rumah tangga.

Wanita karir yang karena kesibukannya hanya dapat mengurus rumah tangga dan pekerjaannya dengan waktu yang “mepet” diantara keduanya, biasanya akan terisolasi dari masyarakat disekitarnya. Alasannya satu, yakni karena tidak adanya waktu untuk bersosialisasi.

Namun, dengan menjadi seorang wanita yang memilih untuk mengurus rumah tangga, sosialisasi adalah bagian dari aktivitas sehari-hari yang tak mungkin terlewatkan.

Hal lain yang menjadi kelebihan dari menjadi wanita yang memilih untuk mengurus rumah tangganya adalah bebasnya dari rasa bersalah karena tidak memberikan apa yang seharusnya mereka berikan kepada keluarganya.

Yang terakhir ini mungkin adalah keuntungan dari menjadi ibu rumah tangga sekaligus yang menjadi alasan kenapa para suami tidak mengizinkan istrinya untuk bekerja.

Hal tersebut adalah bebasnya para wanita tersebut dari yang namanya pelecehan.

Hampir setiap hari, mayoritas pekerja wanita di dunia mengalami pelecehan, termasuk didalamnya pelecehan seksual yang dapat merusak moral dan membuat mereka yang menjadi target pelecehan mengalami depresi yang berkepanjangan.

 

Itulah penjelasan singkat tentang mereka para wanita yang mengejar karir, serta mereka yang lebih memilih untuk menjadi ibu rumah tangga.

Jika Anda adalah seorang pria, wanita mana yang menurut Anda paling ideal untuk dijadikan seorang istri? Wanita karir atau Wanita yang mengurus rumah tangga?

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads