Hal ini membuktikan ilmuwan muslim juga tidak kalah dan sangat diakui dalam bidang teknologi, seperti ilmuwan barat.
Nah, berikut 5 ilmuwan muslim yang berpengaruh terhadap dunia teknologi di antara ilmuwan-ilmuwan lainnya.
1. Ibnu Al-Haitham
Ibnu Al-Haitham menjadi salah satu tokoh Islam yang berpengaruh di dunia teknologi. Ilmuwan ini menciptakan teknologi optik yang saat digunakan pada perangkat kamera.
Teknologi temuan Ibnu Al-Haitham menginspirasi Rogen Bacon dan Kepler untuk menciptakan mikroskop dan teleskop.
2. Abbas Bin Firnas
Ilmuwan muslim bernama Abbas Bin Firnas merupakan orang pertama di dunia yang membuat konstruksi alat yang bisa terbang.
Pada abad ke-9, Abbas Bin Firnas menciptakan sebuah alat terbang bersayap menyerupai burung dan berhasil menerbangkannya di Cordoba, Spanyol.
3. Al Battani
Al Battani merupakan seorang astronom yang berhasil menemukan hitungan dalam satu tahun terdapat 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik.
Pria dengan nama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Jabir ibn Sinan ar-Raqqi al-Harrani as-Sabi al-Battani ini juga menemukan sejumlah persamaan trigonometri.
4. Anousheh Ansari
Anousheh Ansari merupakan seorang insinyur asal Iran-Amerika. Ia menjabat sebagai co-founder dan CEO Telecom Technologies.
Dia juga menjadi perempuan muslim pertama sekaligus orang Iran pertama yang berhasil terbang ke luar angkasa. Hebatnya lagi, perjalanannya ke luar angkasa didanainya sendiri.
5. Al-Khawarizmi
Al-Khawarizmi atau yang bernama lengkap lengkap Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi adalah seroang ahli di bidang matematika, astronomi, dan geografi dari Iran.
Ia lahir tahun 780 dan wafat pada 850 Masehi. Penemuan yang terkenal dan masih digunakan sampai saat ini adalah Aljabar.
Al-Khawarismi juga dikenal sebagai bapak Algebra atau yang disebut Al Gorisma oleh orang Eropa.
6. Abdus Salam
Abdus adalah seorang fisikawan muslim taat asal Pakistan. Kontribusinya dalam pengembangan teori penyatuan electroweak membuatnya dianugerahi Nobel Prize pada tahun 1979. Ia menjadi orang Islam pertama yang mendapat penghargaan Nobel.
7. Ibnu Sina
Ibnu Sina atau yang lebih dikenal di dunia barat sebagai Avicenna lahir pada 980 dan meninggal pada 1037. Ibnu Sina dikenal sebagai peletak dasar-dasar ilmu kedokteran.
Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib yang merupakan Referensi di bidang kedokteran selama berabad-abad. Seperti dikutip dari Softschools, Ibnu Sina mempunyai beberapa fakta menarik yang jarang diketahui orang.