ALPHA . BETA . DEMO .
Dalam dunia Game , pernahkah anda menemukan sebuah Game dengan ada kata seperti “ Alpha “ atau “ Beta “ atau “ Demo “ ?
Hhhmmm . . .
Sebenarnya apa yang membedakan dari ketiga istilah tersebut dalam dunia Game ? Mengapa para Developer Game kadang-kadang menggunakan istilah-istilah tersebut ?
Hhhmmm . . . Akan saya jelaskan maksud dari ketiga istilah tersebut satu per satu . Saya mulai dari :
ALPHA
Dimulai dari 0 yah . . . maksud saya dimulai dari istilah “ Alpha “ . Alpha merupakan Game Tester atau Game uji coba saat pertama kali dibuat . Biasanya terdapat banyak Bug , Glitch , dan Error dalam Gamenya seperti grafis yang jelek , texture yang hilang , fitur yang tidak sinkron , dsb . Tetapi , tujuan dari Alpha adalah menghilangkan atau memperbaiki Bug , Glitch , dan Error . Maka dari situlah , Alpha diciptakan , karena Developer Game ingin merilis Game buatan mereka agar Game tersebut tidak ingin ada kerusakan satupun . Anda sebenarnya bisa memainkan Game ini jika anda adalah seorang Game Tester .
BETA
Selanjutnya adalah “ Beta “ . Beta adalah Game yang masih dalam tahap uji coba dan masih dalam masa percobaan . Mungkin menurut anda sama seperti Alpha , tapi dalam tahap Beta , bukan hanya Developer Game yang mengujinya , melainkan para Gamer . Karena tahap Beta adalah untuk mencari kelemahan dan kekurangan Game dan memberikan Feedback oleh para Gamer kepada Developer apakah masih ada kerusakan atau kekurangan dalam gamenya sebelum dirilis ke Full . Biasanya dalam tahap Beta , Game masih dalam pengerjaan sekitar 50 % - 80 % .
DEMO
Demo adalah tahap dimana Game yang sudah dibuat sudah bisa dicoba secara gratis sebelum membeli Game yang sudah Full . Biasanya Game Demo hanya memiliki satu level atau stage . Apabila para Gamer tertarik dengan Game Demo yang ia mainkan , maka ia akan membeli Game Full nya .
Â
So itulah perbedan dari Alpha , Beta , dan Demo . Apabila anda adalah orang yang suka membuat Game , alangkah baiknya anda membuatnya dari tahap awal , seperti Alpha , dimana anda harus menghilangkan Bug , Glitch , dan Error . Lalu , menuju ke tahap berikutnya , yaitu Demo , dimana para Gamer mencoba Game buatan anda , apakah masih ada kekurangan atau kerusakan . Lalu menuju tahap Demo , dimana anda merilis ( bukan Full Release , tapi Pre-Release ) game anda untuk dicoba oleh para Gamer , apakah para Gamer akan membeli Game anda atau justru sebaliknya .